Cipta Kondisi Nataru, Polres Kebumen Musnahkan 1.717 Botol Miras
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 29 Des 2025
- visibility 895
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Guna menjamin keamanan menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Polres Kebumen menggelar pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Acara tersebut berlangsung di halaman Mapolres Kebumen, Senin 29 Desember 2025.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith menyatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi Operasi Lilin Candi 2025. Fokus utama KRYD kali ini adalah menekan peredaran miras untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kita memusnahkan sebanyak 1.717 botol minuman beralkohol dari berbagai merek. Langkah ini diambil karena miras sering menjadi pemicu pertikaian di masyarakat. Orang yang berdekatan saja bisa berkelahi jika sudah mabuk, maka pencegahan harus dimulai dari kepedulian lingkungan,” ujar Kapolres.
Kapolres menekankan pentingnya peran aktif masyarakat melalui Satkamling dan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas untuk menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi antara Polres, Forkopimda, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci terciptanya rasa aman di Kabupaten Kebumen.
Selain pemusnahan miras, Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya baru saja meresmikan Jembatan Presisi di Desa Jlegiwinangun yang menghubungkan dengan Desa Korowelang. Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolres bersama Bupati Kebumen.
“Alhamdulillah, jembatan sudah diresmikan. Semoga bermanfaat dan masyarakat bisa merawatnya bersama. Ini adalah bentuk pengabdian kami untuk mewujudkan Kebumen yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Adapun prosesi pemusnahan diawali dengan penandatanganan berita acara oleh Kapolres, Pemkab Kebumen, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Dandim, dan tokoh agama.
Secara simbolis, Kapolres bersama jajaran Forkopimda melemparkan botol miras ke tanah, yang kemudian dilanjutkan dengan penggilasan seluruh barang bukti menggunakan mesin compactor.
Menutup keterangannya, Kapolres mengimbau masyarakat agar menjaga ketertiban pada malam pergantian tahun. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian telah mencabut izin pesta kembang api di seluruh wilayah Kebumen sebagai bentuk empati kepada korban bencana di Sumatra.
“Untuk pesta kembang api, izinnya kami cabut. Termasuk rencana pesta kembang api di tempat-tempat wisata, semua ditiadakan demi menjaga keamanan bersama,” tegasnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar