KPU Kabupaten Kebumen Gelar Rapat Evaluasi Pilkada, Banner Berbau Politik Identitas Dibahas
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 23 Des 2024
- visibility 1.784
- comment 0 komentar

Saksi Masing-masing Paslon Beri Masukan
Selain paparan dari narasumber, sejumlah saksi dari masing-masing paslon juga menyampaikan beberapa hal.
“Pemasangan APK yang difasilitasi KPU terkesan masangnya asal-asalan. Apakah kurang dana, atau vendornya memilih tempatnya salah? Begitu juga ketika rusak tidak ada yang mengurus. Meskipun begitu, ada juga yang pemasangannya baik. Kemudian partisipasi pemilih dari kaum difabel di mana mendapatkan mereka mendapatkan prioritas di dalam memberikan hak suaranya, saya apresiasi. Dari 2.744 difabel, yang ikut nyoblos 1.048 orang,” kata Bambang Tri Saktiono yang merupakan saksi paslon Andika-Hendi.
Sementara itu Dian Lestari, saksi dari Lilis-Zaeni, menyampaikan tentang banner/spanduk yang menurutnya menyinggung masalah gender. Di mana temuan tersebut menurut Dian tidak ada tindakan yang nyata dari Bawaslu Kebumen.
Ditanya hal ini, Bawaslu Kebumen yang diwakili Imam Khamdani mengatakan bahwa banner tersebut bukan kategori alat peraga kampanye (APK).
“Kami tidak berani menurunkan langsung karena itu bukan termasuk APK,” jawabnya.







Saat ini belum ada komentar