Kompak Mencuri, Nasib Dua Sahabat Ini Berakhir di Kantor Polisi

  • Whatsapp
Dua tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Kebumen. (Foto: Polres Kebumen)
Dua tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Kebumen. (Foto: Polres Kebumen)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Apa jadinya jika dua orang sahabat kompak melakukan kejahatan? Saat tertangkap polisi, mereka harus membayarnya dengan bersama-sama menjalani hukuman di harus meringkuk di balik jeruji besi tahanan.

Dua pemuda berinisial WA (31) dan JE (26) warga Kecamatan Mirit, Kebumen ditangkap jajaran Sat Reskrim Polres Kebumen karena kasus kriminal yang mereka lakukan. Keduanya menjadi tersangka dugaan pencurian sepeda motor di berbagai lokasi di Kebumen.

Berita Lainnya

Dua Tersangka Curi Motor dan Pompa Air

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan didampingi Kasat Reskrim AKP Mardi menyampaikan bahwa saat beraksi melakukan pencurian sepeda motor, mereka berdua berboncengan. Mereka berdua mencuri sepeda motor bersama di dua lokasi dan mencuri mesin sedot air di wilayah Mirit.

Lokasi pertama Desa Banjareja, Kecamatan Puring Kebumen di dekat lapangan SD Negeri 2 Banjareja. Mereka mencuri sepeda motor Yamaha Jupiter Z, milik warga warga setempat pada Januari 2020. Kedua tersangka dengan mudah mengambil sepeda motor karena kunci masih menempel di sepeda motor saat diparkir.

Honda Grand Curian Dijual Rp 400.000

Pencurian berjalan mulus, mereka kembali beraksi mencuri sepeda motor di tanah perkebunan pinggir aliran Sungai Lukulo Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Senin 22 Februari 2020. Sepeda motor Honda Grand milik warga Kelurahan Panjer Kebumen saat ditinggal memancing di sungai dibawa kabur. Saat dicuri kunci masih menempel di sepeda motor.

“Kedua tersangka mencari lengahnya para korban. Sarana yang digunakan untuk mencuri, adalah sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dicurinya di Puring,” AKBP Rudy Cahya Kurniawan.

Honda Grand milik pemancing hasil curian, dijual dengan harga Rp 400.000 kepada seorang penadah inisial RM (36) warga Mirit Kebumen.

Barang Curian Dijual Kepada Penadah

Selain sepeda motor Yamaha Jupiter Z dan Honda Grand, mereka juga mencuri mesin sedot air milik Petani di Kecamatan Mirit. Mesin sedot air itu juga telah dijual kepada tersangka RM selaku penadah sepeda motor Honda Grand sebelumnya.

“Tersangka RM, WA dan JE mereka berteman. RM mengetahui jika barang dari WA dan JE adalah hasil curian,” jelas AKBP Rudy berpesan kepada masyarakat memastikan sepeda motor terkunci dengan benar dan diparkir di tempat yang mudah diawasi. (win)

Berita Terkait