Kembali Aktif, Bupati Arif Sugiyanto Kumpulkan PKL Alun-alun
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 24 Nov 2024
- visibility 845
- comment 0 komentar

Para PKL Alun-alun saat bertemu dengan Bupati Kebumen. (Foto: Istimewa)
Bupati menjelaskan, sejauh ini yang berdagang di Kapal Mendoan baru PKL yang biasa berdagang di pagi atau siang hari. Untuk PKL di malam hari belum bisa beroperasi. Pihaknya menyatakan, tidak lama lagi semuanya akan dibuka. Sehingga semua pedagang bisa masuk.
“Kita minta secepatnya semua kios yang ada di Kapal Mendoan bisa segera ditempati, nanti PKL diminta untuk koordinasi dengan Disprindag,” terangnya.
Dalam pertemuam itu juga dibahas mengenai pedagang asongan dan juga pedagang yang berjualan di car free day.
Steril dari Pedagang
Haryono Wahyudi menambahkan bahwa pada prinsipnya Alun-alun harus steril dari pedagang. Sehingga perlu dilakukam penataan kembali. Hal ini nantinya akan dibahas lebih lanjut dengan semua stakeholder.
“Penataannya nanti apakah akan diberi tempat di luar Alun-alun atau seperti apa? Kemudian pedagang asongan itu bisa dipusatkam dalam satu titik, aturannya Alun-alun tidak boleh berjualan,” katanya.
Baca Juga: PKL Shift Pagi Dijadwalkan Mulai Berjualan di Kapal Mendoan pada 18 Agustus
Menurut Haryono jika ada PKL yang mengaku tidak dapat tempat di Kapal Mendoan, bisa jadi memang PKL tersebut memang sebelumnya tidak terdaftar sebagai PKL yang pernah berjualan di alun-alun. Ia mengakui, PKL yang saat ini berjualan di alun-alun jumlahnya semakin banyak.
“Makanya ini perlu kita data kembali. Jangan sampai protes tidak kebagian tempat di Kapal Mendoan. Data 160 itu kita sudah punya akan kita kroscek lagi, mereka yang tidak dapat mungkin karena tidak terdaftar. Kita tahu jumlah PKL sekarang terus bertambah, ini yang harus kita data ulang,” jelasnya.







Saat ini belum ada komentar