Kekeringan Meluas, 67 Desa di Kebumen Krisis Air Bersih
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 30 Okt 2023
- visibility 3.227
- comment 0 komentar

Warga memanfaatkan air dari Sungai Lukulo. (Foto: Gunoto)
Di Kecamatan Poncowarno, kekeringan terjadi di tiga desa, yakni Jatipurus, Soka dan Lerepkebumen. Di Kecamatan Kutowinangun, kekeringan melanda dua desa, yakni Desa Tunjungseto dan Triwarno.
Alokasi Anggaran Droping Air Bersih APBD 2023

Pengiriman bantuan air bersih. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Di Kecamatan Karanganyar, kekeringan terjadi di dua desa, yakni Desa Giripurno dan Grenggeng. Di Kecamatan Kebumen, kekeringan juga terjadi di dua desa, meliputi Jemur dan Kutosari. Kecamatan Prembun, kekeringan hanya ada di satu desa, yakni Desa Pesuningan.
Kepala BPBD Kebumen Haryono Wahyudi menyampaikan bahwa saat ini BPBD Kebumen masih melakukan penyaluran air bersih kepada desa-desa yang dilanda kekeringan. BPBD telah menyalurkan 600-an tangki air bersih ke desa-desa yang dilanda kekeringan.
Baca Juga: Belum Ada Tanda-tanda Turun Hujan, PMI Kebumen Distribusikan Air Bersih di Sejumlah Desa
Adapun total alokasi anggaran untuk droping air bersih dari APBD 2023 sebesar Rp 264,8 juta atau setara dengan 800 tangki. Selain dari APBD, bantuan juga datang dari masyarakat baik melalui CSR perusahaan, maupun dari organisasi masyarakat.
“Terima kasih kepada semua pihak yang turut ambil bagian meringankan beban warga yang mengalami krisis air bersih,” ujar Haryono Wahyudi.









Saat ini belum ada komentar