Kasus Perceraian di Kebumen Tinggi, Ini Upaya Kemenag untuk Mencegahnya

Angka Perceraian di Kebumen
Foto bersama usai di sela-sela Bimbingan Remaja Usia Nikah. (Foto: Dok. Kemenag Kebumen)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Beberapa tantangan pelestarian perkawinan di Kebumen adalah masih tingginya angka perceraian, perkawinan dini, perkawinan siri, kekerasan dalam rumah tangga dan masalah stunting.

Di Kebumen angka perceraian masih cukup tinggi, tahun 2021 sebanyak 3.381 kasus perceraian. Kemudian  tahun 2022 sebanyak 2.798 kasus perceraian.

Bacaan Lainnya

Kepala Kankemenag Sukarno menyampaikab bahwa Kementerian Agama memiliki komitmen yang tinggi dalam upaya mewujudkan ketahanan keluarga dan pembangunan keluarga sakinah, salah satunya melalui Bimbingan Remaja Usia Nikah (Brun). Selain Brun, Kementerian Agama juga memiliki program yang dikenal dengan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Calon Pengantin, dan Brus (Bimbingan Remaja Usia Sekolah).

Baca Juga: Kakankemenag Kebumen Lantik Tiga Kepala KUA, Siapa Saja?

Kantor Kemenag Kebumen juga bekerjasama dengan Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen menggelar kegiatan Brun, Rabu 13 September 2023. Kegiatan berlangsung di Mushola UMNU Kebumen dan diikuti oleh seratusan peserta yang merupakan mahasiswa setempat.

Hadir dan turut memberikan materi bimbingan diantaranya Kepala Kankemenag Kebumen Sukarno, Kasi Bimas Islam Salim Wazdy dan Rektor UMNU Dr Imam Satibi.

Pos terkait