Ditinggal ke Sawah, Rumah Warga Karanganyar Hangus Terbakar
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 13 Nov 2025
- visibility 277
- comment 0 komentar

Petugas membersihkan puing-puing rumah yang terbakar. (Foto: Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebuah rumah di Dukuh Wanasri, Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kebumen, ludes dilalap api pada Kamis pagi 13 Nopember 2025. Rumah milik Jeminem (67), seorang ibu rumah tangga, terbakar habis saat ditinggal pemiliknya pergi ke sawah.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta akibat sebagian besar isi rumah hangus terbakar.
Api Muncul Saat Rumah Kosong
Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30 WIB saat rumah dalam keadaan kosong.
“Pemilik sedang berada di sawah. Api pertama kali diketahui oleh tetangga yang melihat kepulan asap dari arah rumah korban,” ujar Kompol Faris, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri.
Saksi mata, Sri Aningsih, yang rumahnya berada tepat di belakang rumah korban, melihat asap tebal keluar dari bagian depan rumah. Ia langsung berteriak meminta pertolongan warga dan menghubungi perangkat desa Tri Haryanto.
Setelah menerima laporan, Tri segera menghubungi Polsek Karanganyar dan tim pemadam kebakaran Gombong.
Api Cepat Menjalar, Rumah Hangus
Tak lama berselang, personel gabungan dari Polsek Karanganyar, Koramil, Damkar Gombong, serta warga sekitar datang ke lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam sebelum api berhasil dikendalikan.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang yang terbakar, antara lain televisi, sofa, kasur, lemari, dan pakaian. Struktur rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu dan beratap asbes membuat api cepat menyebar.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di kamar depan,” kata Kompol Faris.
Polisi Imbau Warga Periksa Instalasi Listrik
Kapolsek Karanganyar AKP Jakaria memimpin langsung penanganan di lokasi bersama personel Polsek, Babinsa Serda Lukman, dan Kepala Desa Wonorejo. Mereka membantu proses pemadaman serta evakuasi barang yang tersisa.
Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, hampir seluruh perabot rumah tangga milik korban tidak bisa diselamatkan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan perangkat desa untuk melakukan pengecekan sistem kelistrikan di rumah-rumah warga, guna mencegah kejadian serupa,” tambah Kompol Faris.
Ia mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko korsleting listrik, terutama di rumah dengan instalasi lama atau kabel yang sudah aus.
“Pemeriksaan rutin jaringan listrik penting dilakukan untuk menghindari kebakaran,” tegasnya.







Saat ini belum ada komentar