Jalan Sehat Milad Ke-38 RS PKU Muhammadiyah Sruweng, Warga Tanggeran Bawa Pulang Hadiah Sepeda Motor
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 22 Mei 2023
- visibility 2.432
- comment 0 komentar

Peserta jalan sehat milad ke-38 RS PKU Muhammadiyah Sruweng. (Foto: Padmo)
Saat ini, RS PKU Muhammadiyah Sruweng sedang menyelesaikan pembangunan gedung baru yang sangat megah. Gedung baru ini dilengkapi dengan eskalator dan lift termasuk bakal dilengkapi dengan berbagai faslitas ternasuk cafe.
Mengusung tagline “Hotel yang mempunyai layanan kesehatan” rumah sakit akan dilengkapi dengan ruang tunggu yang representatif, termasuk ruangan VVIP. Pihak rumah sakit akan memberikan susana nyaman bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
Sejarah PKU Muhammadiyah Sruweng

Dokter Sylvi Febriza Rizkasari memberikan pertanyaan kepada peserta. (Foto: Padmo)
RS PKU Muhammadiyah Sruweng lahir dari sebuah balai pengobatan dan klinik bersalin dengan menempati tanah wakaf Muhammadiyah dari H Chamdani dan H Muflich. Balai pengobatan dan klinik bersalin (BPRB) ketika itu dikelola oleh seorang perawat sekaligus seorang bidan yang bernama Hj Nurhidayati.
Dengan peralatan dan pendukung sarana yang masih sangat sederhana, BPRB PKU Muhammadiyah Sruweng terus berkembang hingga hari ini sesuai dengan komitmennya membantu dan melayani masyarakat seluas-luasnya terutama dalam hal kesehatan.
Baca Juga: Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong Sukses Operasi Kanker Laring
Semangat dan kerja keras hingga menjadi sebuah rumah sakit diteladani dengan baik oleh tokoh-tokoh Muhammadiyah Sruweng seperti H Muflich, H Wachidun, H Sumngani, H Muhasim, H Oemar Syahid, H Dalidjo, serta aktivis Muhammadiyah saat itu H Sunaryo, H Haryono, Hj Khayatun Mas’udi, H Mashudi BA.
Kini dengan umurnya yang telah mencapai 38 tahun RS PKU Muhammadiyah Sruweng semakin terpacu untuk lebih baik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Seiring peningkatan mutu dan keselamatan pasien di RS PKU Muhammadiyah Sruweng ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat.








Saat ini belum ada komentar