Aftershine Sukses Bikin Ambyar Festival UNIMUGO
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 24 Agu 2024
- visibility 4.010
- comment 0 komentar

Aftershine bikin ambyar Festival UNIMUGO. (Foto: Humas UNIMUGO)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Grup musik pop jawa dan koplo Aftershine sukses membikin ambyar Festival UNIMUGO (FestGo), Sabtu 23 Agustus 2024 malam. Tampil di Konser Ambyar Festival UNIMUGO, grup musik asal Seyegan Kebupaten Sleman membawakan delapan tembang bertema patah hati untuk mengajak para penggemarnya ambyar bareng.
Grup yang digawangi Hasan (vokal), Andika Permana Putra (gitar melodi), Zulian Achmad Yuniarto (kibord), Hedo Anka Pindo (gitar akustik), Agus Nugroho (bass), Yuriko Andrianta (kendang) Anggar Widianto, Cahyo Delonge (drum) dan Nanda Riskumala (saksofon) membuka penampilan dengan membawakan tembang “Suket Teki” milik Godfather of Broken Heart, mendiang Didi Kempot.
Baca Juga: Ambyar Bareng Aftershine di Universitas Putra Bangsa, Lewat Lagu “Tekan Semene” Hingga “Aku Ikhlas”
Disambung single “Tekan Semene” yang menceritakan tentang perjuangan tidak pernah dihargai. Single keempat milik Aftershine ini memberikan pesan bahwa menyerah tidak selalu baik, namun membiarkan seseorang yang menyakiti menikmati bahagia itu sudah cukup.
Seperti sebuah cerita, lagu-lagu patah hati seperti ingin melanjutkan kisah dengan dibawaknnya tembang “Pamer Bojo” juga buah karya maestro Didi Kempot. Kemudian lagu karya Masdddho bertajuk “Kisinan” dibawakan dengan rancak. Benar bahwa dengan lagu ini, patah hati tak harus ditagisi, justru enak untuk dijogeti.
Pada tembang “Aku Ikhlas” Hasan sang vokolis duet dengan penyanyi kebanggaan Kebumen Afrida Chan yang sebelumnya tampil bersama iringan Yudhistira Music.
Aftershine Ajak Penonton Bershawalat

Aftershine berpose dengan latar belakang penonton. (Foto: Humas UNIMUGO)
Tak ketinggalan, grup yang dulu bernama Tengah Malam itu membawakan single ke-3 yang meledak di YouTube dengan lebih dari 100 juta penonton, apalagi kalau tidak “Yowes Modaro”.
Penampilan Aftershine ditutup dengan “Kalah”. Sebelum membawakan lagu pamungkas, seperti biasa Aftershine mengajak para penonton untuk bershalawat.
Baca Juga: Festival UNIMUGO 2023 Sukses Digelar, Berikut Daftar Hasil Kejuaraan
Hingga lagu terakhir selesai dinyanyikan dan penyanyi turun panggung, para penonton enggan beranjak seolah tidak ingin mengakhiri perayaan patah hati. Tak terkecuali Rektor UNIMUGO Dr Herniyatun MKep SpMat dan jajarannya juga membersamai hingga acara berakhir.
Sementara itu, Festival UNIMUGO yang mengangkat tema “Menginspirasi Generasi, Menggaungkan Institusi” itu berlangsung mulai 22-25 Agustus 2024. Berbagai acara digelar bazar, ngaji bareng, beauty care Wardah, senam, lomba TPQ, HM SKin, perform band, lomba e-sport, parade drumband SD/MI dan panggung unjuk bakat.
FestGo Tingkatkan Animo Masyarakat

Pembukaan Festival UNIMUGO. (Foto: Dok. Humas UNIMUGO)
Rektor UNIMUGO Dr Herniyatun menyampaikan bahwa Festival UNIMUGO digelar dalam rangkaian peringatan milad ke-30 UNIMUGO. Selain itu event tersebut juga untuk meningkatkan animo masyarakat datang ke UNIMUGO.
“Alhamdulillah, di usianya saat ini UNIMUGO terus menunjukkan eksistensi dan memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya kepada masyarakat,” ujarnya.
Di tengah ketatnya persaingan dengan perguruan tinggi negeri yang semakin banyak menerima mahasiswa baru, UNIMUGO tetap berupaya untuk meningkatkan animo masyarakat salah satunya melalui event FestGo.
“Saya berterima kasih kepada semua pihak yang bekerja keras untuk meningkatkan mutu UNIMUGO baik di bidang akademik maupun non akademik,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar