Istri Alami Gangguan Jiwa, Warga Totogan Bersama Dua Anaknya yang Masih SD Terpaksa Tinggal di Gubuk Reot

Istri Alami Gangguan Jiwa
Gubuk reot tempat tinggal Sarjum dan dua anaknya. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)

KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Kehidupan yang dijalani oleh Sarjum (53) tampak begitu berat. Bagaimana tidak, warga RT 01 RW 05 Desa Totogan, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen rela tinggal di gubuk reot tidak jauh dari rumahnya.

Sarjum memilih mendirikan gubuk reot dan tinggal bersama dua anaknnya yang masih duduk di bangku sekolah dasar, karena rumah yang sangat sederhana ditempati oleh istrinya Sutini (38) yang mengalami gangguan jiwa.  Sudah empat tahun ini dia tinggal di gubuk reot bersama dua anaknya tersebut.

Sehari-hari Sarjum bekerja sebagai seorang buruh serabutan. Ia bercerita menikahi istrinya awalnya hanya secara agama atau kawin siri. Saat itu, ia sudah mengetahui jika istrinya dalam kondisi kurang sehat kejiwaannya. Namun begitu, dia tetap menikahi Sutini lantaran beranggapan nantinya bisa disembuhkan.

Baca Juga: Kepala BPS RI di Kebumen, Penanganan Kemiskinan Ekstrem Harus dengan Cara Berbeda

“Tapi ternyata tidak, malah kondisinya tambah parah. Sekarang suka marah dan ngamuk-ngamuk. Makanya saya buat gubuk untuk tinggal bersama anak saya,” ucap Sarjum saat mendapat kunjungan Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH.

Pos terkait