Istri Alami Gangguan Jiwa, Warga Totogan Bersama Dua Anaknya yang Masih SD Terpaksa Tinggal di Gubuk Reot
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 17 Jun 2023
- visibility 2.310
- comment 0 komentar

Gubuk reot tempat tinggal Sarjum dan dua anaknya. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Kedatangan Bupati Arif Sugiyanto bermula dari laporan dari petugas BPS Kebumen ada warganya yang masuk dalam kategori miskin ekstrem. Kedatangan Bupati ke lokasi untuk mengetahui langsung kondisi rumah Sarjum yang ternyata sangat tidak layak huni.
“Kami langsung cek ke lokasi untuk mengetahui kondisi di lapangan seperti apa? Memang memprihatinkan,” ujar Bupati memerintahkan agar segera dilakukan penanganan.
Bupati Tawarkan Anak Sekolah di Pondok Pesantren

Tempat tidur beralaskan kardus. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Bupati menawarkan kepada Sarjum agar anaknya di sekolahkan di Pondok Al Kahfi Somalangu. Sedangkan ibunya dibawa ke rumah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Desa Wadasmalang. Bupati khawatir jika anak terlalu lama hidup dalam kondisi seperti itu akan berpengaruh pada kejiwaanya.
“Kami tawarkan agar anak disekolahkan di pondok, agar dia tahu dunia luar dan punya banyak teman. Karena kalau kelamaan di sini takutnya nanti kejiwaanya juga terpengaruh. Karena ini sudah tidak layak, kemudian istrinya nanti dibawa ke Wadasmalang untuk diobati,” terang Bupati.







Saat ini belum ada komentar