Makin Mudah, Begini Cara Mengecek Pengguna Kendaraan Dinas Pemkab Kebumen

  • Whatsapp
Aplikasi Sikendi
Bupati Kebumen melaunching aplikasi Sikendi. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Saat ini masyarakat semakin mudah untuk mengetahui identitas pengguna kendaraan dinas di jajaran Pemkab Kebumen. Hanya dengan mengetahui plat nomor polisi, siapa pengguna kendaraan dinas baik mobil atau sepeda motor.

Hal itu setelah Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH melaunching Program Sistem Informasi Kendaraan Dinas atau Sikendi. Sistem ini memudahkan siapapun masyarakat yang ingin mengetahui penggunaan kendaraan dinas yang dikelola pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya
1. Inovasi Smart Pengendalian Penggunaan Barang Milik Daerah

Bupati Arif Sugiyanto menjelaskan bahwa Sikendi merupakan suatu inovasi smart dalam pengendalian penggunaan barang milik daerah yang tersebar di organisasi perangkat daerah (OPD). Program ini merupakan salah satu terobosan dalam peningkatan pelayanan dan kinerja Pemkab Kebumen dalam tata kelola di bidang manajemen aset.

“Dengan sistem ini setidaknya bisa mempermudah pengawasan aset daerah berupa kendaraan dinas yang dipakai para ASN. Jadi kita tahu, kendaraan dinas yang masih terpakai dan yang sudah tidak terpakai, pemakainya siapa saja kita bisa tahu,” ujar Bupati di Gedung F Komplek Kantor Bupati, Kamis 8 Juli 2021.

2. Akses Melalui Website, Masukkan Kata Kunci

Adapun masyarakat bisa mengaksesnya melalui https://sikendi.kebumenkab.go.id. Pengguna tinggal memasukkan kata kunci seperti nomor polisi, nama SKPD, nama pengguna, atau kata kunci lain pada kolom pencarian.

Setelah itu akan muncul hasil pencarian.Meliputi nama OPD, merek, nama pengguna, peruntukan, tahun perolehan hingga tanggal bayar pajak.

Bupati berharap seluruh perangkat daerah dapat menggunakan aplikasi ini untuk kepentingan penyajian data yang lebih cepat, tepat dan akurat, serta untuk pengendalian dan pengawasan penggunaan kendaraan dinas secara transparan.

“Saya mengimbau kepada kepala OPD selaku pengguna barang dan pejabat penatausahaan barang untuk mengoptimalkan penggunaan Sikendi ini untuk meningkatkan tata kelola kendaraan dinas di OPD masing-masing,” jelasnya.

3. Ada 100 Sepeda Motor yang Dilelang

Bupati menambahkan, untuk kendaraan dinas yang sudah tidak terpakai atau sudah cukup tua, maka pemerintah melakukan proses lelang untuk menjual kembali dan hasilnya bisa untuk pembaharuan kendaraan dinas.

“Ada 100 motor siap lelang, siapapun bisa ikut lelang. Silahkan liat barangnya, kalau minat ajukan lelang,” tuturnya.

Dalam perawatan kendaraan dinas, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah juga melibatkan anak-anak SMK untuk membantu melakukan pengecekan atau perawatan kendaraan dinas, setiap bulannya. (gita)

Pos terkait