Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Rob di Demak, Dorong Segera Normalisasi Sungai
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 25 Mei 2025
- visibility 498
- comment 0 komentar

Gubernur Ahmad Luthfi meninjau lokasi rob di Kecamatan Sayung, Demak. (Foto: Humas Jateng)
DEMAK (KebumenUpdate.com) – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung kawasan terdampak rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Minggu 25 Mei 2025. Ia menekankan pentingnya langkah cepat untuk mengatasi banjir rob yang telah menjadi masalah tahunan. Salah satu solusi jangka pendek yang ia dorong adalah normalisasi sungai di wilayah tersebut.
“Saya tidak ingin berlama-lama. Harus ada penyelesaian cepat sambil menunggu solusi jangka panjang. Normalisasi sungai menjadi prioritas awal,” ujar Luthfi saat meninjau lokasi. Ia menyebut kondisi rob kali ini sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir, dan menyayangkan lambannya penanganan.
Solusi Jangka Panjang: Tanggul Raksasa dan Penanganan Terpadu
Ahmad Luthfi menjelaskan bahwa solusi jangka panjang telah disiapkan bersama Kementerian PUPR, yaitu pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall) yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Meski begitu, proyek tersebut baru akan selesai pada 2027.
Sambil menunggu, ia mendorong tindakan preventif lokal, seperti penyiapan pompa dan tanggul skala kampung, serta relokasi sementara warga terdampak. “Kita harus siap sampai 2027. Minimal, tanggul kampung dan pompa bisa bantu warga bertahan,” jelasnya.
Rob yang terjadi diperparah oleh fenomena El Niño berkepanjangan, yang menyebabkan tingginya curah hujan, pasang air laut, serta penurunan muka tanah.
Pompa Rusak dan Solar Minim, Gubernur Perintahkan Tindak Cepat
Saat meninjau Desa Sayung Kidul, Gubernur dibuat terkejut ketika mengetahui pompa air tidak dapat beroperasi optimal karena kekurangan solar. Bahkan, ada pompa yang baru sekali digunakan sudah mengalami kerusakan.
Mendengar laporan langsung dari petugas pompa yang bekerja secara sukarela, Luthfi segera memerintahkan Bupati Demak dan dinas terkait untuk mengirimkan bantuan bahan bakar. “Kalau perlu, distribusi solar langsung ke titik pompa. Jangan tunggu sampai desa,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan jajarannya untuk memastikan bantuan pangan, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar masyarakat selalu siaga selama masa darurat rob.









Saat ini belum ada komentar