Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Balik Rantau Gratis 2026, Total 21.975 Warga Jateng Terlayani
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 28 Mar 2026
- visibility 476
- comment 0 komentar

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melepas peserta balik rantau gratis di Asrama Haji Donohudan. (Foto: Humas Jateng)
“Pergerakan pemudik menjadi lebih terkonsentrasi dan terawasi. Hal ini bisa meminimalkan titik rawan lalu lintas,” ujarnya.
Moda kereta api dalam program ini telah lebih dahulu diberangkatkan pada 27 Maret 2026 dari Stasiun Tawang Semarang menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta.
Mayoritas tujuan perjalanan menggunakan bus diarahkan ke wilayah Jabodetabek melalui Terminal Terpadu Pulo Gebang, sementara sebagian lainnya menuju Bandung.

Antusiasme Tinggi dan Layanan Inklusif
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arif Djatmiko, menyebut minat masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. “Pendaftaran hanya dibuka dua hari, dan dalam 10 menit langsung penuh,” ujarnya.
Program ini juga dirancang inklusif dengan melibatkan kelompok rentan, seperti lansia dan penyandang disabilitas, yang difasilitasi di berbagai titik keberangkatan.
Salah satu peserta, Sudiman, mengaku terbantu dengan adanya layanan tersebut. “Bermanfaat sekali bagi kami sekeluarga. Mudah-mudahan ke depan program ini terus ada,” katanya.
Hal serupa disampaikan Lendra, pengemudi ojek online asal Solo. “Ini kali kedua kami ikut. Sangat membantu karena bisa menghemat pengeluaran,” ujarnya.

Pemberangkatan Serentak dan Dukungan Daerah
Pelepasan peserta dilakukan serentak di tiga titik utama dan diikuti secara daring. Di Terminal Mangkang, sebanyak 550 peserta diberangkatkan menggunakan 11 bus menuju Jakarta.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan harapan agar program ini memberikan manfaat bagi para perantau.
“Kebahagiaan bertemu keluarga ini bisa menjadi penyemangat mereka untuk mencari nafkah di tempat perantauan,” ujarnya.
Ia juga menyebut pelaksanaan program berjalan lancar dengan dukungan berbagai pihak serta kondisi cuaca yang kondusif.
Program mudik dan balik gratis yang diselenggarakan Pemprov Jateng diharapkan terus berlanjut sebagai solusi transportasi aman, terjangkau, dan inklusif, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat pada momentum Lebaran di tahun-tahun mendatang. ***








Saat ini belum ada komentar