Derita Diabetes, Warga Desa Jatisari Tinggal di Rumah Beratap Terpal
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 28 Apr 2022
- visibility 2.331
- comment 0 komentar

Bupati bersama Forkopimda dan Sedulur Kebumen menengok Keri Sudiyono. (Foto: Istimewa9
Ditinjau Bupati bersama Anggota Forkopimda, Sedulur Kebumen akan Memperbaiki Rumah Beratap Terpal Setelah Lebaran
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Nasib yang dialami oleh Keri Ngadiyono (60) sungguh memprihatinkan. Dengan kondisi sakit diabetes yang menahun, warga Dukuh Jatisalam Desa Jatisari Kebumen itu tak berdaya ketika atap rumahnya ambruk karena lapuk.
Dia pun terpaksa tinggal di rumah tersebut dengan hanya beratapkan terpal. Saat turun hujan, atap rumah pun bocor dan tak bisa beristirahat dengan tenang di rumahnya.
Baca Juga: Puluhan Tahun Hidup di Tenda Terpal, Sedulur Kebumen Bantu Bangun Rumah Mbah Ngabsah
Jangankan memperbaiki rumah, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Keri Ngadiyono kesulitan. Dia pun menggantungkan hidup kepada sang istri yang bekerja sebagai seorang buruh di pabrik genteng yang hasilnya tidak seberapa. Sementara dua putri saat ini merantau di ke ibu kota Jakarta.
Kisah tragis Keri Ngadiyono terdengar oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH. Bersama Forkopimda Kebumen dan paguyuban sosial Sedulur Kebumen, Bupati Arif menyambangi rumah Keri Ngadiyono Rabu, 27 April 2022. Saat rombongan bupati sampai di rumahnya, Keri sedang terbaring lemah di atas dipan.
Rumah Tidak Layak Huni

Bupati bersama Forkopimda dan Sedulur Kebumen meninjau rumah Keri Sudiyono. (Foto: Istimewa)
Bupati Arif Sugiyanto cukup prihatin dengan kondisi yang dialami oleh Keri Ngadiyono. Menurutnya, kondisi rumah tersebut sangatlah tidak layak. Apalagi saat ini dia sedang menderita sakit diabetes, yang tentunya perlu istirahat yang cukup. Untuk itu dengan kepedulian bersama dengan komunitas Sedulur Kebumen akan segera memperbaiki rumah. Dengan begitu, dia bisa segera memulihkan kesehatannya dengan tenang.
“Ini rumahnya, beratapkan terpal yang InsyaAllah akan diperbaiki secara bersama-sama oleh Sedulur Kebumen bahu membahu. Tentunya ini adalah hal yang menggembirakan Pak Keri ini mengidap penyakit gula yang membuatnya susah berjalan,” ujarnya.
Baca Juga: Dukung Bedah Rumah Sedulur Kebumen, Pabrik Keramik Arwana Kirim 500 Dus Keramik
Bupati menegaskan, apabila ada masyarakat yang sakit, sekiranya parah dan tidak memiliki biaya untuk berobat agar segera menghubungi Dinas Kesehatan Kebumen. Agar penyakitnya bisa segera tertangani dan tidak menjadi semakin parah.







Saat ini belum ada komentar