BPJS Kesehatan Cabang Kebumen Sosialisasikan Fitur Skrining Kesehatan Kepada FKTP
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 8 Jun 2022
- visibility 1.658
- comment 0 komentar

Peserta sosialisasi fitur skrining kesehatan. (Foto: istimewa)
Upaya Preventif
BPJS Kesehatan juga mengembangkan strategi promotif dan preventif bagi peserta JKN yang masuk kategori berisiko. Ini berguna untuk mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit tertentu melalui skirining kanker serviks (IVA/papsmear) dan SADANIS.
Layanan ini bisa dimanfaatkan oleh peserta JKN dengan kriteria adalah wanita yang sudah menikah atau pernah menikah usia 30-50 tahun serta belum pernah melakukan pemeriksaan papsmear atau sudah pernah melakukan pemeriksaan papsmear lebih dari 1 tahun.
“Pelayanan penapisan atau skrining kesehatan tertentu diberikan secara selektif yang ditujukan untuk mendeteksi risiko penyakit dan mencegah dampak lanjutan risiko penyakit tertentu,” tandasnya.
Baca juga: Empat FKTP Baru Gabung Jadi Mitra BPJS Kesehatan Kebumen
Di akhir acara, Titus berharap FKTP secara kontinyu memastikan skrining kesehatan dimanfaatkan oleh seluruh peserta JKN. Hal ini dinilai penting karena dengan skrining kesehatan maka bisa mendeteksi risiko penyakit sejak dini sebelum memiliki gejala sehingga dapat dilakukan pencegahan dan lebih mudah untuk diobati.
Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Buluspesantren 1 Dewi Sulistyawati. Menurutnya, skrining kesehatan sangat penting dilaksanakan dalam pelayanan kesehatan.
“Skrining Kesehatan merupakan salah satu cara untuk mengetahui adanya faktor risiko terjadinya penyakit di masa yang akan datang seperti Diabetes Mellitus, Hipertensi, Jantung Koroner dan Ginjal Kronik,” tuturnya.
Pihaknya berkomitmen memastikan skrining kesehatan dimanfaatkan oleh seluruh peserta JKN. Di sisi lain, skrining riwayat kesehatan dinilai sangat mudah dan praktis. Peserta JKN bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja selama memiliki jaringan internet.
“Skrining kesehatan sangat mudah. Maka dari itu kami himbau kepada setiap pasien untuk melakukan skrining kesehatan melalui kanal layanan yang tersedia,” kata Dewi.








Saat ini belum ada komentar