BPJS Kesehatan Cabang Kebumen Sosialisasikan Fitur Skrining Kesehatan Kepada FKTP
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 8 Jun 2022
- visibility 1.657
- comment 0 komentar

Peserta sosialisasi fitur skrining kesehatan. (Foto: istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka meningkatkan pemanfaatan layanan promotif preventif dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Kebumen memberikan sosialisasi skrining kesehatan kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Titus Sri Hardianto, menjelaskan bahwa skrining kesehatan merupakan salah satu fokus utama pelayanan primer bagi peserta JKN. Skrining kesehatan terdiri dari skrining riwayat kesehatan dan pelayanan penapisan atau skrining kesehatan tertentu.
“Skrining riwayat kesehatan dilakukan untuk mengetahui potensi risiko penyakit peserta meliputi penyakit Diabetes Mellitus, Hipertensi, Jantung Koroner dan Ginjal Kronik. Melalui Skrining Riwayat Kesehatan, FKTP dapat mengetahui potensi penyakit peserta terdaftarnya serta menindaklanjutinya sedini mungkin sesuai tata laksana, sehingga meningkatkan peran FKTP sebagai gatekeeper yang salah satu fungsinya adalah sebagai care coordinator,” ungkap Titus saat acara yang digelar pada Rabu, 8 Juni 2022.
Baca juga: BPJS Kesehatan Dorong FKTP Optimalkan Layanan Antrean Online JKN-KIS
Beragam Cara Untuk Mengakses Skrining Riwayat Kesehatan
Ia menambahkan, skrining riwayat kesehatan dilakukan dengan mengisi kuesioner mencakup pertanyaan tentang riwayat kesehatan diri sendiri, keluarga dan pola konsumsi makanan sehari-hari. Adapun fitur skrining riwayat kesehatan bisa diakses dengan mudah melalui aplikasi Mobile JKN, website BPJS Kesehatan, Chat Asisstance BPJS Kesehatan (CHIKA) dan Aplikasi Pcare FKTP.
“Fitur skrining riwayat kesehatan bisa dimanfaatkan oleh seluruh peserta JKN yang berusia 15 tahun atau lebih dan dilakukan satu tahun sekali. Skrining Riwayat Kesehatan wajib dilakukan bagi peserta JKN sebelum mengakses layanan di FKTP,” imbuhnya.
Setelah melakukan skrining riwayat kesehatan, jika hasil menunjukan risiko rendah, maka peserta JKN diharapkan senantiasa terus menjaga pola hidup sehat, melakukan olahraga rutin, dan bisa juga melakukan konsultasi kesehatan dengan Dokter FKTP melalui telekonsultasi atau kunjungan langsung ke FKTP jika diperlukan.
Namun jika hasilnya menyatakan risiko sedang dan tinggi, maka peserta JKN dihimbau melakukan konsultasi kesehatan dengan Dokter FKTP melalui telekonsultasi atau kunjungan langsung ke FKTP untuk mendapatkan penjelasan terhadap hasil skrining riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, yaitu pelayanan penapisan atau skrining kesehatan tertentu berupa skrining DM (GDP-GDPP).








Saat ini belum ada komentar