Breaking News
light_mode
Beranda » News » Nasional » Sukses Digelar di TMII, The Tales of Karangbolong jadi Ajang Promosi Wisata Kebumen Mendunia

Sukses Digelar di TMII, The Tales of Karangbolong jadi Ajang Promosi Wisata Kebumen Mendunia

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
  • visibility 863
  • comment 0 komentar

JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Keelokan budaya pesisir selatan Jawa Tengah berhasil memukau publik ibu kota. Sendratari kolosal “The Tales of Karangbolong” sukses dipentaskan di Pendopo Agung Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu 12 April 2026.

Acara yang menjadi bagian dari Pentas Duta Seni Kabupaten Kebumen ini ditonton lebih dari 600 penonton. Mayoritas merupakan warga Kebumen perantauan yang datang dari berbagai daerah seperti Depok, Bekasi, Bandung, hingga Bali.

Para penari foto bersama Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan tamu undangan. (Foto: Hari)

Turut hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, jajaran Forkopimda, perwakilan Badan Penghubung Jawa Tengah, paguyuban/komunitas warga Kebumen di perantauan, serta tokoh masyarakat dan pimpinan TMII.

Berbeda dengan pertunjukan perdananya yang melibatkan 120 penari, kali ini “The Tales of Karangbolong” tampil lebih ramping namun tetap esensial dengan 50 penari.

Karya ini diinisiasi dan dikonsep oleh dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, sebagai pengembangan dari tari kolosal Swardana Kabumian yang sebelumnya sukses di Kebumen Fest 2025.

Lakon yang telah terdaftar secara resmi dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) ini mengisahkan perjuangan Pangeran Surti. Dalam usahanya menyembuhkan sang permaisuri dari kutukan, ia mencari sarang burung walet di pesisir selatan dengan bantuan Lutung Kasarung hingga bertemu Nyi Roro Kidul.

Plt. Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Risturino, mengapresiasi penampilan ini sebagai pembuka rangkaian estafet budaya Jawa Tengah tahun 2026.

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengungkapkan rasa bangganya.

“Sebagai seorang ibu, saya bangga melihat anak saya berkarya. Namun sebagai Bupati, saya melihat ini adalah bukti potensi besar generasi muda Kebumen dalam mengemas budaya secara segar dan modern,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kekuatan budaya berdampak langsung pada pariwisata. Tercatat pada libur Lebaran tahun ini, kunjungan wisata di Kebumen menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Tengah, dengan tiga destinasi masuk dalam sepuluh besar terpopuler.

Di akhir acara, Bupati mengajak seluruh warga perantauan untuk menyukseskan Festival IWAKK Walet Emas 2026 yang akan digelar pada 26 April 2026 di Pelataran Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII.

Festival tersebut akan menampilkan kirab budaya, produk UMKM, hingga kuliner khas sebagai wujud slogan “Kebumen Berdaya: Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.”

Pertunjukan ini menuai respons positif dari berbagai kalangan. Lulu Fadhilah, penonton asal Bekasi yang lahir di Kecamatan Karanganyar, mengaku sangat termotivasi oleh pesan perubahan budaya dalam tarian tersebut.

Sementara itu, Khusnun Anillah, seorang guru asal Madura dari SMK Cinta Kasih Tzu Chi, sengaja membawa siswanya dari Kalimantan Barat untuk mengenal literasi budaya Indonesia.

“Penampilannya sangat berkesan, seolah membawa kita kembali ke sejarah masa lalu. Saya berharap acara edukatif seperti ini bisa rutin diadakan,” ujar Febrika, penonton asal Bekasi. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miliki Vokal Emas, Ini Kisah Izza: Mahasiswi yang jadi Trainer Public Speaking di Usia Muda

    Miliki Vokal Emas, Ini Kisah Izza: Mahasiswi yang jadi Trainer Public Speaking di Usia Muda

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.948
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di era serba digital ini, tak banyak mahasiswa yang berani keluar dari zona nyaman untuk mengasah kemampuan di bidang lain. Namun, bagi Ngizzatul Afriyani, atau akrab disapa Izza, menjadi mahasiswa tak hanya tentang nilai di kampus, tetapi juga tentang keberanian membangun mimpi. Mahasiswi Semester 5 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, IAINU […]

  • Dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika, Berjuang Berdayakan Disabilitas

    Dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika, Berjuang Berdayakan Disabilitas

    • calendar_month Ming, 15 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 21.212
    • 0Komentar

    MUDA, mapan dan peduli. Itulah sekilas saat melihat sosok dokter Faiz Alauddien Reza Mardhika (26). Di beranda media sosialnya, terkadang Reza, panggilan akrabnya, mengunggah kegiatan mengurus bisnisnya  mulai rapat, kunjungan lapangan, hingga sosialisasi pembukaan unit usaha kepada masyarakat. Terkadang, dokter kelahiran Kebumen, 19 Desember 1992 itu mengunggah saat traveling keliling Eropa atau makan malam di […]

  • Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

    Tragedi Panen Jenitri di Kebumen: Pohon Roboh, Seorang Petani Meninggal Dunia

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 295
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Peristiwa tragis menimpa dua orang warga Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, saat sedang memanen buah jenitri, Senin 9 Maret 2026. Satu orang dinyatakan meninggal dunia setelah pohon yang mereka panjat mendadak tumbang. ​Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat korban, Sayono (56) dan rekannya Yatiman […]

  • Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Lukulo Setelah Perahu Terbalik, Begini Kronologinya

    Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Lukulo Setelah Perahu Terbalik, Begini Kronologinya

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.546
    • 0Komentar

    KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Seorang penambang pasir tenggelam di Sungai Lukulo setelah perahu yang dinaiki terbalik. Peristiwa itu terjadi muara Sungai Lukulo masuk wilayah Dukuh Sidomulyo, Desa Tanggulangin, Klirong, Kebumen Senin, 13 Januari pukul 14.30 wib. Penambang pasir yang tenggelam diketahui bernama Rudi Hartono (48) warga Dukuh Beji RT 04 RW 10 Desa Wonoharjo, Kecamatan Rowokele, […]

  • Salah satu korban selamat istirahat di rumahnya. (Foto: istimewa)

    Perahu Terbalik di Pantai Logending, Satu Nelayan Hilang

    • calendar_month Ming, 12 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.588
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kecelakaan laut kembali menimpa nelayan asal Kecamatan Ayah, Kebumen, Sabtu 11 Juli 2020 malam. Seorang nelayan hilang dan satu selamat setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik saat dihantam ombak besar saat hendak berangkat melaut. Korban hilang bernama Yasikin (40) warga Desa Srati RT 03 RW 03 Kecamatan Ayah, Kebumen. Sedangkan korban selamat […]

  • Pantai Mliwis

    Remaja Asal Wonosobo Terseret Ombak di Pantai Mliwis

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.487
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Seorang remaja yang diketahui bernama Hanif Aslam (13) pelajar asal Pesuruhan Desa Ngadisono RT 01 RW 03 Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah terseret ombak di Pantai Mliwis, Desa Kenoyojayan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen, Sabtu 4 Januari 2025. Peristiwa itu bermula sekitar pukul 10.00 WIB korban sedang bermain air dan mandi di […]

expand_less