Bersertifikat Internasional, Kostajasa Perhatikan Aspek Lingkungan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 16 Feb 2023
- visibility 3.253
- comment 0 komentar

Pembagian doorprize dalam kegiatan LPJ Pengurus tahun 2022 dan RAT 2023. (Foto: Hari)
Transaksi Penjualan Hanya 66% Dari Tahun 2021
Dalam LPJ Pengurus Tahun 2022, Kostajasa mengalami penurunan penjualan. Meskipun demikian, Kostajasa masih mencatat angka 66 persen penjualan dibanding tahun 2021.
“Dampak dari pandemi justru penjualan kayu melonjak tinggi. Tahun 2021 kemarin penjualannya hampir 3000 kubik. Untuk tahun 2022 mengalami penurunan hanya sekitar 2000 kubik,” ujar Ketua Kostajasa Sunarto FM didampingi Bendahara Muarif MS.
Baca juga: Serunya Kegiatan BAPER #5 Imake Unnes, Begini Acaranya

Ketua Sunarto FM dan Bendahara Muarif MS. (Foto: Hari)
Menurut Sunarto, Kostajasa merupakan satu-satunya koperasi di Kebumen yang bergerak di hutan masyarakat. Dengan penjualannya yang merambah ekspor ke luar negeri, Kostajasa memperhatikan aspek lingkungan dalam proses pengolahan produknya.
Petani yang menjual kayu di Kostajasa akan dihargai lebih tinggi dibandingkan menjual di pasaran. Selain itu, semakin sering menjual produk kayu maka SHU yang didapat akan bertambah.
“Anggota koperasi ada 271 orang. Kalau anggota hutan rakyatnya hampir 3000 petani yang ada di 7 kecamatan yakni Karanganyar, Karanggayam, Sruweng, Pejagoan, Adimulyo, Rowokele, dan Buayan,” lanjut Untung.







Saat ini belum ada komentar