Berikut Catatan Rektor UNIMUGO Terkait Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto

Rektor UNIMUGO
Rektor UNIMUGO Dr Hj Herniyatun MKep SpMat. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepemimpinan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih pada Senin, 26 Februari 2024 tepat tiga tahun. Selama tiga tahun menjadi nahkoda pemerintahan, gaya kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen mendapat penilaian masyarakat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) Dr Herniyatun MKep Sp MAT menilai selama di bawah kepemimpinan Bupati Arif Sugiyanto Kebumen mengalami kemajuan. Hal ini terlihat antara lain dari wajah kota yang sudah mengalami banyak perubahan.

Bacaan Lainnya

Perubahan itu tampak dari diberlakukannya jalan satu arah, kemudian dibangunnya kawasan Moro Soetta, serta revitalisasi alun-alun dengan berdirinya Kapal Mendoan. Menurut Herni, upaya itu dilakukan untuk memodernisasi wajah kota yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat.

“Bagaimana pun wajah daerah pertama yang dilihat dari tata kotanya. Daerah itu menjadi tujuan banyak orang kalau tata kotanya bagus. Di situ orang akan merasa betah, nyaman untuk berkunjung, menikmati suasana kota sebagai pusat ekonomi. Nah! Saya melihat modernisasi kota Kebumen sudah mulai terlihat sejak kepemimpinan Bupati Arif,” ujar Herniyatun.

Baca Juga: Tiga Tahun Kepemimpinan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di Mata Aktivis Kotak Kosong

Herni menambahkan, pertumbuhan ekonomi di Kebumen sudah semakin baik. Hal ini ditandai dengan pertokoan yang kian menjamur, tempat kuliner, restoran, rumah makan, serta para pedagang kaki lima. Event-event berkelas nasional juga beberapa kali diadakan di kota Kebumen. Menurutnya ini menunjukan Kebumen semakin baik.

“Kalau ini sudah bagus, tinggal bagaimana dikembangkan ke wilayah, agar terjadi pemerataan ekonomi. Menurut saya ini PR pemerintah, artinya membangun sebuah kota itu bagus, tapi membangun wilayah untuk menjadikan kecamatan atau desa yang mandiri, kuat secara ekonomi juga tidak kalah bagus, bahkan sebuah keharusan,” terang Herni.

Pos terkait