Alternatif Pendanaan Pengembangan Geopark Jadi Isu Penting Rakornas KNGI 2024
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 5 Des 2024
- visibility 574
- comment 0 komentar

Kepala Bappeda Bahrun Munawir menyerahkan plakat kepada Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati. (Foto: Padmo)
Sementara itu, welcoming dinner juga dihadiri Direktur Sumber Daya Energi, Mineral dan Pertambangan Kementerian PPN/Bappenas Nizhar Marizi ST MSi PhD, SOLUSI Program Manager GIZ Yuliana Cahya Wulan, Asdep Konektivitas Berkelanjutan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Meinarti Fauzie dan sejumlah pejabat, dewan pakar KNGI, perencana ahli utama, serta badan pengelola Geopark di Indonesia.
Kuliner dan Kesenian Khas Kebumen

Penampilan tari lawet. (Foto: Yuyun)
Pada malam itu para peserta Rakornas disuguhi menu kuliner khas Kebumen. Sate Ambal menjadi menu andalan. Selain itu acara juga dimeriahkan oleh penampilan kesenian tradisional tari lawet dan tari lengger.
Setelah acara formal, peserta mendatkan kesempatan untuk berbincang dan saling berbagi pengalaman dalam sesi ramah tamah.
Kepala Bappeda Kebumen Bahrun Munawir, yang mewakili Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rakornas dan mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pengembangan Geopark Kebumen.
“Kawasan Geopark Kebumen memiliki kawasan geologi Karangsambung di utara dan kawasan karst Karangbolong di selatan, serta kekayaan budayanya. Kami berharap pada saatnya nanti bisa menikmati keindahan Kabupaten Kebumen,” ujarnya.
Baca Juga: Geopark Kebumen Lolos Menjadi UNESCO Global Geopark
Sementara itu, acara utama Rakornas akan berlangsung Kamis-Jumat, 5-6 Desember 2024 dengan mengangkat tema “Kelembagaan dan Pendanaan Pengembangan Geopark”.
Rakornas ini diikuti oleh berbagai pihak terkait, termasuk kementerian dan lembaga pemerintah, serta Badan Pengelola Geopark di seluruh Indonesia, untuk membahas langkah-langkah strategis dalam pengembangan geopark yang berkelanjutan.









Saat ini belum ada komentar