Breaking News
light_mode
Beranda » Entertainment » Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling Sebagai Perayaan dan Refleksi Kultural

Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling Sebagai Perayaan dan Refleksi Kultural

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 463
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah riuh dunia yang terus bergerak, budaya mengajarkan kita untuk berhenti sejenak—untuk mendengar bisikan tanah, menyimak cerita angin, dan menatap mata air sejarah yang mengalirkan kearifan. Karena dari sanalah kita mengenal siapa diri kita dan ke mana arah langkah kita.

Masyarakat Roma Kebon, kembali melakukan refleksi kultural dengan menggelar kegiatan bernama Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling (PET) yang telah diinisiasi sejak tahun 2024 lalu. Pergelaran Eksotika Tjintjinggoeling bukan sekadar program kerja atau agenda dua tahunan namun menjadi ikhtiar batin untuk menyulam kembali lembar-lembar jati diri bangsa yang mulai pudar.

“Ia adalah jembatan yang menghubungkan masa silam yang bijaksana dengan masa depan yang bercahaya. Ia adalah api suci kebudayaan yang harus terus dijaga, dijaga bukan hanya dalam bentuk simbol, tetapi dalam kehidupan nyata, dalam pemikiran, tindakan, dan laku harian bangsa”, demikian disampaikan Bondan selaku founder Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling dan juga pemilik Janitra Wedding Conceptor.

Event budaya tahunan ini dilaksanakan sejak tanggal 14 Juni 2026 diawali dengan kegiatan bersih situs dan kawasan. Dilanjutkan tanggal 15 Juni 2026 dengan bersih dusun. Kemudian tanggal 16 Juni 2026 dilaksanakan penyembelihan hewan kurban dan kenduri massal. Setelah kegiatan bernuansa keagamaan dilanjutkan pada tanggal 17-19 Juni 2026 kegiatan pasar malam suran dan tanggal 20 Juni 2026 pasar kaget Sorjati (ngisor wit jati).

Puncak acara di tanggal 21 Juni 2026 yang menghadirkan kegiatan study trip (jalan-jalan sembari belajar sejarah) berkolaborasi dengan Historical Study Trips (HST) yang dipandu oleh Teguh Hindarto dan tim. Para peserta study trip diajak berkonvoi menuju bukit Kedoya dan melihat keindahan Gombong dan Waduk Sempor, darimana air sungai Tjintjinggoeling (Cincingguling) dikelola untuk kebutuhan masyarakat.

Usai berkonvoi, peserta diajak kembali menyusuri pekarangan warga dimana ada makam tua yang dihubungkan dengan tokoh di era kecamuk Perang Jawa, dimana wilayah Gombong dan sekitarnya masih disebut dengan Roma/Remo Jatinegara. Para peserta bukan hanya antusias mengikuti kegiatan namun sangat menikmati saat acara diakhir dengan membeli kuliner lokal di tepian sungai Tjintjinggoeling. Baca: Mengulik Tjintjinggoeling.

Setelah kegiatan study trip, acara dilanjutkan talk show bertema, “Air dan Kehidupan” dengan menghadirkan tiga narasumber, Teguh Hindarto (Historical Study Trips), Reza Adytama (Direktur Rumah Martha Tilaar), Sesa Wulandari (Jaga Semesta). Suasana talk show nampak semakin hidup dengan sajian musik dari Jazz Tjintjinggoeling.

Penutup kegiatan di siang hari adalah kirab budaya dan malam hari ditutup pertunjukkan musik. Kegiatan ini terlaksana selain kerjasama masyarakat Roma Kebon dan mitra kegiatan juga para sponsor yang terdiri dari beberapa pengusaha lokal brand dan brand level nasional serta para artis muda Gombong.

Melalui gelaran event kultural tahunan ini, penyelenggara mengajak  seluruh pihak—pemerintah, masyarakat, tokoh adat, akademisi, pelajar, dan pecinta budaya— dapat turut mengambil bagian dalam perjalanan luhur yang dirayakan oleh masyarakat Roma Kebon. *** Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Repertoar Dansak, Mengemas Seni Tradisional untuk Generasi Milenial

    Repertoar Dansak, Mengemas Seni Tradisional untuk Generasi Milenial

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 6.370
    • 0Komentar

    SEJATINYA kesenian tradisional dengan modern itu bukan  untuk saling dihadap-hadapkan. Sebagai produk budaya, keduanya dapat dikolaborasikan menjadi sebuah harmoni pergelaran yang cukup menarik untuk disaksikan. Harmoni itu terlihat jelas saat menyaksikan Repertoar Dansak yang dipentaskan oleh Sekolah Rakyat Melu Bae (SRMB) Kebumen, Sabtu (20/7/2019) malam. Pergelaran yang disutradarai oleh salah satu pamong SRMB  Pitra Suwita […]

  • Pantai Selatan

    Telan Banyak Korban, Wisatawan Masih Nekat Mandi di Pantai Selatan

    • calendar_month Ming, 30 Apr 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.985
    • 0Komentar

    MIRIT (KebumenUpdate.com) – Banyaknya korban jiwa akibat tergulung ombak saat mandi di pantai selatan, nyatanya tak membuat jera para wisatawan. Ada saja pengunjung pantai yang nekat bermain air di tengah ganasnya ombak Samudera Indonesia. Seperti terlihat pada saat puncak liburan Lebaran di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Minggu 30 April 2023. Pantai […]

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan meminta keterangan tersangka. (Foto: Polres Kebumen)

    Kawanan Pencuri Kambing Beraksi Pakai Mobil Rentalan, Ternyata Warga Brebes

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.328
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Hewan ternak menjadi sasaran pencurian beberapa waktu terakhir. Rupanya pelaku diduga kawanan pencuri spesialis hewan ternak lintas kabupaten. Malam yang naas bagi mereka karena aksinya gagal saat beraksi di kandang warga di Desa Podpurip, Kecamatan Petanahan, Rabu 24 Juni 2020 sekitar pukul 03.45 Wib. Seorang tersangka berinisial WA (50) warga Desa Karanglo, […]

  • Ketua DPC PDIP Kebumen Saiful Hadi SIKom. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    PDIP Dukung Pemkab Kebumen Terapkan Kenormalan Baru, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.549
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPC PDI Perjuangan Kebumen mendukung Pemkab Kebumen menerapkan kenormalan baru atau new normal. Dengan penerapan new normal itu diharapkan dapat memperbaiki perekonomian masyarakat yang terpuruk karena pembatasan kegiatan masyarakat selama pandemi Covid-19. Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi SIKom menyampaikan bahwa pembatasan kegiatan masyarakat sejak Maret 2020 berdampak pada mandeknya perekonomian […]

  • Pulihkan Pariwisata Terdampak Pandemi, Jogja Fortuner Community Jelajahi Karangsambung

    Pulihkan Pariwisata Terdampak Pandemi, Jogja Fortuner Community Jelajahi Karangsambung

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.321
    • 0Komentar

    KARANGSAMBUNG (KebumenUpdate.com) – Komunitas pengguna mobil yang tergabung dalam Jogja Fortuner Community (Jofoc) mengadakan jelajah alam di Kecamatan Karangsambung, Sabtu 4 Maret 2023. Dengan mengangkat tema Menikmati Indahnya Lantai Dasar Samudra yang Tersingkap, sejumlah 57 anggota Jofoc terbagi dalam 26 unit kendaraan mengunjungi Wisata Bukit Pentulu Indah pada kunjungan hari pertamanya. Baca juga: Ajang Kreativitas, Ratusan […]

  • Ketua PMI Kebumen Pimpin Langsung Pendistribusian Bantuan Kepada Warga Terdampak Bencana

    Ketua PMI Kebumen Pimpin Langsung Pendistribusian Bantuan Kepada Warga Terdampak Bencana

    • calendar_month Ming, 6 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.055
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Bencana banjir dan tanah longsor pada beberapa titik di wilayah Kabupaten Kebumen, direspon oleh PMI Kebumen dengan mengirimkan bantuan ke lokasi terdampak. Penyaluran bantuan berupa paket sembako bagi masyarakat dipimpin langsung Ketua PMI Kebumen Sabar Irianto, Sekretaris PMI Kebumen Mukhsinun, serta para relawan pada Minggu, 6 November 2022. “Kebumen sejak semalam dilanda […]

expand_less