Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Community » Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara Bersama Historical Study Trips

Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara Bersama Historical Study Trips

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 353
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Historical Study Trips (HST) kembali mengadakan kegiatan study trip, Minggu, 21 Juni 2026. Kali ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya karena berkolaborasi dengan event kultural yang dilaksanakan oleh masyarakat Roma Kebon, Jatinegara, Gombong dengan nama Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling (PET).

Event kultural ini sudah diinisiasi sejak tahun 2024 dan di tahun 2026 ini mengambil tema, “Air dan Kehidupan” (Baca: Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling)

Adapun tema yang diusung oleh Historical Study Trips dalam sesi festival budaya adalah, “Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara”. Tjintjinggoeling dan Remo/Roma Jatinegara, dua nama yang mungkin bagi sementara orang terdengar begitu familiar namun bagi sebagian yang lain terdengar begitu sayup-sayup.

Pertama, Tjintjinggoeling adalah nama sungai yang sudah lama ada sebelum Gombong menjadi nama baru yang menggantikan Remo/Roma Jatinegara. Menjelang Perang Jawa berakhir (1825-1830), Pangeran Diponegoro pernah melintasi Sungai Tjintjinggoeling. Muara sungai ini berakhir di laut selatan persis di Gua Karangbolong. Peta-peta lama Hindia Belanda menuliskan nama muara Tjintjinggoeling.

Di tahun 1889 kanal Telomoyo dibangun yang mengalirkan air sungai Tjintjinggoeling ke muara. Kala itu Remo Jatinegara telah berganti nama menjadi Gombong dan berstatu district (kawedanan) di bawah regentschap (kabupaten) Karanganyar. Keberadaan Waduk Sempor yang sudah direncanakan Belanda di tahun 1917 dan dibangun di pemerintahan Sukarno tahun 1959 dan disempurnakan pemerintahan Suharto tahun 1968-1978 memanfaatkan aliran Sungai Tjintjingoeling yang kadang diberi Sungai Jatinegara.

Kedua, Remo/Roma Jatinegara adalah nama wilayah di Bagelen barat yang menjadi kekuasaan kasunanan dan kasultanan pasca Perjanjian Giyanti (1755). Pasca Perang Jawa berakhir (1830), Remo/Roma Jatinegara diganti menjadi Gombong dan pemerintahan digeser ke timur dengan nama baru Karanganyar

Teguh Hindarto dan tim Historical Study Trips mengajak para peserta study trip berkonvoi menuju bukit Kedoya dan melihat keindahan Gombong dan Waduk Sempor, darimana air sungai Tjintjinggoeling (Cincingguling) dikelola untuk kebutuhan masyarakat.

Usai berkonvoi, peserta diajak kembali menyusuri pekarangan warga. Terdapat makam tua yang dihubungkan dengan tokoh di era kecamuk Perang Jawa, saat wilayah Gombong dan sekitarnya masih disebut dengan Roma/Remo Jatinegara.

Para peserta bukan hanya antusias mengikuti kegiatan namun sangat menikmati saat acara di akhir dengan membeli kuliner lokal di tepian sungai Tjintjinggoeling.

Melalui kolaborasi ini, event jalan-jalan bertema sejarah bukan kegiatan yang berdiri sendiri namun juga dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan event kultural. Kiranya menginspirasi komunitas lain untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dalam sebuah event bertema kultural. *** Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang Iran-Israel: Analisa PESTEL terhadap Ketidakstabilan Ekonomi dan Kekacauan Rantai Pasok

    Perang Iran-Israel: Analisa PESTEL terhadap Ketidakstabilan Ekonomi dan Kekacauan Rantai Pasok

    • calendar_month Ming, 13 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.691
    • 0Komentar

    Oleh: Monica Desvi Lesta Putri PERANG antara Iran dan Israel yang terus berlanjut saat ini bukan hanya menjadi isu regional, tetapi juga berpotensi memicu ketidakstabilan ekonomi global yang lebih luas. Latar belakang terjadinya konflik ini sangat kompleks, melibatkan sejarah panjang perseteruan antara kedua negara, yang dipicu oleh perbedaan ideologi, kepentingan geopolitik, dan rivalitas regional. Iran, […]

  • Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Diwarnai Kuis Berhadiah dari Bambang Soesatyo

    Sosialisasi 4 Pilar MPR RI Diwarnai Kuis Berhadiah dari Bambang Soesatyo

    • calendar_month Sab, 16 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.979
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Sosialisasi empat pilar kebangsaan kembali digelar oleh Bambang Soesatyo, Ketua MPR RI. Jika hari sebelumnya sosialisasi berlangsung di Kecamatan Karanganyar, kali ini Sabtu 16 Desember 2023 dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Kabekelan Kecamatan Prembun. Hadir Ketua DPD Partai Golkar Kebumen Halimah Nurhayati dan sejumlah calon legislatif. Di depan 230 peserta yang merupakan […]

  • Desa Giwangretno

    Puluhan Warga Geruduk Kantor Desa Giwangretno, Dugaan Kades Jual Tanah Desa

    • calendar_month Rab, 1 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 9.713
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Puluhan warga Desa Giwangretno, Kecamatan Sruweng, Kebumen menggeruduk kantor desa setempat, Rabu 1 Maret 2023. Kedatangan warga dari dua perdukuhan yaitu Dukuh Gumiwang dan Dukuh Jimbun itu untuk bertemu kepala desa. Mereka ingin mempertanyakan adanya kabar dugaan bahwa dirinya telah menjual tanah milik desa kepada seorang juragan genteng. Kepala Desa Giwangretno Nurbuwono […]

  • Tanaman Tomat, Petani, Harga Tomat Anjlok,

    Petani Biarkan Tanaman Tomat Mengering, Alasannya Bikin Sedih

    • calendar_month Sel, 17 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.725
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) –  Sebagian petani tomat di Kebumen memilih membiarkan begitu saja tanaman yang sudah berbuah. Seperti dilakukan Ambar Fatmawati (43) seorang petani tomat di Desa Sidoharjo, Kecamatan Puring, Kebumen yang mengaku terpaksa membiarkan tanamannya mengering. Bahkan dia menyedekahkan  buah tomat yang ada kepada masyarakat. Warga yang membutuhkan diijinkan untuk mengambil tomat di ladangnya. Baca […]

  • Binda Jateng Fokus ke Vaksin Booster, Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

    Binda Jateng Fokus ke Vaksin Booster, Kesadaran Masyarakat Masih Rendah

    • calendar_month Sel, 5 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.984
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah kembali menggelar vaksinasi dengan sasaran vaksin booster bagi warga pada Selasa 5 April 2022. Pelaksanaan berlangsung di 18 titik dengan target sebanyak 12.000 dosis dengan tujuan meningkatkan percepatan vaksinasi Covid-19. Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto mengatakan bahwa meski bulan puasa, […]

  • Karnaval

    Karnaval Lagi Setelah Dua Tahun Pandemi, Ini yang Perlu Dievaluasi

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.375
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Antusiasme masyarakat Kabupaten Kebumen untuk menyaksikan gelaran karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-393 Kabupaten Kebumen, Minggu 21 Agustus 2022 benar-benar luar biasa. Maklum dua tahun yakni 2020 dan 2021 karnaval ditiadakan akibat pandemi Covid-19. Masyarakat benar-benar menantikan pawai tahunan yang biasa dihelat di bulan Agustus ini. […]

expand_less