Breaking News
light_mode
Beranda » Hobby & Community » Community » Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara Bersama Historical Study Trips

Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara Bersama Historical Study Trips

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 684
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Historical Study Trips (HST) kembali mengadakan kegiatan study trip, Minggu, 21 Juni 2026. Kali ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya karena berkolaborasi dengan event kultural yang dilaksanakan oleh masyarakat Roma Kebon, Jatinegara, Gombong dengan nama Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling (PET).

Event kultural ini sudah diinisiasi sejak tahun 2024 dan di tahun 2026 ini mengambil tema, “Air dan Kehidupan” (Baca: Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling)

Adapun tema yang diusung oleh Historical Study Trips dalam sesi festival budaya adalah, “Mengulik Tjintjinggoeling, Melacak Roma Jatinegara”. Tjintjinggoeling dan Remo/Roma Jatinegara, dua nama yang mungkin bagi sementara orang terdengar begitu familiar namun bagi sebagian yang lain terdengar begitu sayup-sayup.

Pertama, Tjintjinggoeling adalah nama sungai yang sudah lama ada sebelum Gombong menjadi nama baru yang menggantikan Remo/Roma Jatinegara. Menjelang Perang Jawa berakhir (1825-1830), Pangeran Diponegoro pernah melintasi Sungai Tjintjinggoeling. Muara sungai ini berakhir di laut selatan persis di Gua Karangbolong. Peta-peta lama Hindia Belanda menuliskan nama muara Tjintjinggoeling.

Di tahun 1889 kanal Telomoyo dibangun yang mengalirkan air sungai Tjintjinggoeling ke muara. Kala itu Remo Jatinegara telah berganti nama menjadi Gombong dan berstatu district (kawedanan) di bawah regentschap (kabupaten) Karanganyar. Keberadaan Waduk Sempor yang sudah direncanakan Belanda di tahun 1917 dan dibangun di pemerintahan Sukarno tahun 1959 dan disempurnakan pemerintahan Suharto tahun 1968-1978 memanfaatkan aliran Sungai Tjintjingoeling yang kadang diberi Sungai Jatinegara.

Kedua, Remo/Roma Jatinegara adalah nama wilayah di Bagelen barat yang menjadi kekuasaan kasunanan dan kasultanan pasca Perjanjian Giyanti (1755). Pasca Perang Jawa berakhir (1830), Remo/Roma Jatinegara diganti menjadi Gombong dan pemerintahan digeser ke timur dengan nama baru Karanganyar

Teguh Hindarto dan tim Historical Study Trips mengajak para peserta study trip berkonvoi menuju bukit Kedoya dan melihat keindahan Gombong dan Waduk Sempor, darimana air sungai Tjintjinggoeling (Cincingguling) dikelola untuk kebutuhan masyarakat.

Usai berkonvoi, peserta diajak kembali menyusuri pekarangan warga. Terdapat makam tua yang dihubungkan dengan tokoh di era kecamuk Perang Jawa, saat wilayah Gombong dan sekitarnya masih disebut dengan Roma/Remo Jatinegara.

Para peserta bukan hanya antusias mengikuti kegiatan namun sangat menikmati saat acara di akhir dengan membeli kuliner lokal di tepian sungai Tjintjinggoeling.

Melalui kolaborasi ini, event jalan-jalan bertema sejarah bukan kegiatan yang berdiri sendiri namun juga dapat berkolaborasi dan bersinergi dengan event kultural. Kiranya menginspirasi komunitas lain untuk melakukan sinergi dan kolaborasi dalam sebuah event bertema kultural. *** Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Amankan Avanza Bermuatan 17 Jerigen Ciu Bekonang

    Polisi Amankan Avanza Bermuatan 17 Jerigen Ciu Bekonang

    • calendar_month Jum, 21 Jun 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.545
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate) – Sebuah mobil Toyota Avanza bermuatan 17 jerigen yang berisi 750 liter minuman keras jenis ciu Bekonang dihentikan jajaran Polres Kebumen. Mobil yang dikemudikan pria berinisial KH (34) warga Desa Candisari Kecamatan Kuwarsan Kebumen dihentikan polisi saat menggelar di depan Bank BRI Unit Ambal, Kamis (20/6/2019) sekitar pukul 23.30 wib. Operasi dipimpin oleh […]

  • Teriakan Anak di Pasar Petanahan yang Inginkan Kaos Jokowi

    Teriakan Anak di Pasar Petanahan yang Inginkan Kaos Jokowi

    • calendar_month Kam, 9 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.097
    • 0Komentar

    PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Kondisi cuaca yang panas terik tidak dihiraukan oleh warga Kebumen khususnya Desa Petanahan saat menanti kedatangan Presiden Jokowi, Kamis 9 Maret 2023. Warga rela menunggu kedatangan Presiden RI ke-7 tersebut meskipun harus berdiri dan merasakan panas dari sengatan matahari. Setelah rombongan presiden datang, warga mulai berhamburan masuk ke area Pasar Petanahan. Baca […]

  • Festival Sate

    Festival Sate Meriahkan KIE, Hitungan Menit 15.000 Tusuk Sate Ludes

    • calendar_month Ming, 26 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.295
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Festival sate memeriahkan gelaran Kebumen International Expo (KIE) pada hari kedua, Minggu 26 Juni 2022. Sebanyak 15.000 tusuk sate Ambal diberikan secara gratis kepada pengunjung pameran. Festival sate ini disambut cukup antusias oleh masyarakat. Dalam hitungan menit, 15.000 tusuk sate yang sudah dikemas menjadi 3.750 bungkus beserta lontong dan bumbunya itu ludes. […]

  • Drone dan Mekanisasi Dongkrak Hasil Panen Desa Bagung Kecamatan Prembun

    Drone dan Mekanisasi Dongkrak Hasil Panen Desa Bagung Kecamatan Prembun

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 735
    • 0Komentar

    PREMBUN (KebumenUpdate.com) – Sektor pertanian di Kabupaten Kebumen menunjukkan kemajuan signifikan melalui implementasi sistem Corporate Farming. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan Panen Raya Padi oleh Kelompok Tani (Poktan) Sri Rejeki di Desa Bagung, Kecamatan Prembun, Kamis 29 Januari 2026. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, yang memberikan apresiasi atas keberhasilan para petani […]

  • Potong Rambut Gimbal

    15 Anak Bajang Ikuti Ritual Potong Rambut Gimbal, Adila Minta Pak Ganjar Potong Rambutnya

    • calendar_month Ming, 4 Sep 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.695
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 15 anak bajang mengikuti tradisi ritual potong rambut gimbal dalam rangkaian Dieng Culture Festival (DCF) 2022, Sabtu 3 September 2022. Jumlah anak bajang yang dipotong rambut gimbalnya paling banyak tahun ini dibanding sebelumnya. “Ada 15 anak, tapi ada yang batal dan diundur satu. Alhamdulillah, acaranya lancar dan sukses,” ujar Ketua Panitia […]

  • PNS

    Bupati Kebumen Panggil 524 PNS Baru, Serahkah Surat Sakti

    • calendar_month Sen, 26 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.740
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Resmi sudah sebanyak 524 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi seorang PNS. Hal itu setelah para CPNS tersebut menerima Surat Keputusan (SK) PNS. Istimewanya, Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto memanggil para PNS tersebut dan menyerahkan langsung surat sakti itu kepada satu per satu penerima. Penyerahan SK PNS berlangsung di ruang kerja Bupati […]

expand_less