Ini Kronologi Anak di Buayan Serang Ayah dan Ibu Pakai Senjata Tajam
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 322
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Seorang pria berinisial HI (34) diamankan pihak kepolisian setelah nekat menganiaya kedua orang tuanya menggunakan senjata tajam di Dukuh Golongan, Desa Jatiroto, Kecamatan Buayan, Selasa malam 11 Agustus 2026.
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, mengungkapkan bahwa insiden tersebut dipicu oleh pertengkaran keluarga. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku dikenal sebagai pribadi yang mudah tersinggung dan saat ini masih menjalani rawat jalan untuk terapi kejiwaan.
“Antara pelaku dan korban adalah anggota keluarga. Pelaku sebelumnya masih menjalani rawat jalan untuk terapi kejiwaan,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.
Peristiwa bermula sekitar pukul 20.00 WIB. Puncak kejadian terjadi pukul 21.30 WIB ketika pelaku melihat ayahnya, Umar Nasir (korban), terbangun dari tidur. Tanpa alasan yang jelas, pelaku mendadak pergi ke dapur untuk mengambil senjata tajam jenis kudi lalu menyerang korban.
Melihat suaminya diserang, ibu pelaku bernama Santini bergegas melerai dan berusaha merampas senjata tersebut. Tak berhenti di situ, pelaku kembali masuk ke dapur, mengambil sebilah pisau, dan melanjutkan penyerangan terhadap ayahnya.
Suasana gaduh dan teriakan minta tolong dari kedua korban akhirnya mengundang perhatian warga sekitar. Warga langsung berdatangan ke lokasi kejadian dan melaporkan insiden tersebut ke Polres Kebumen melalui layanan darurat Call Center 110.
Akibat penganiayaan tersebut, Umar Nasir mengalami luka serius dengan total tujuh luka terbuka di sejumlah bagian tubuhnya. Sementara itu, sang ibu, Santini, mengalami luka memar di bagian kepala akibat insiden perkelahian tersebut.
Menindaklanjuti laporan warga, personel kepolisian langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa para saksi, mengamankan sejumlah barang bukti, serta berkoordinasi dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa setempat.
Saat ini, baik kedua korban maupun pelaku sama-sama tengah menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Kepolisian memastikan proses hukum selanjutnya akan tetap mempertimbangkan kondisi medis serta kejiwaan pelaku.
“Pelaku telah diamankan dan dibawa untuk pengobatan kejiwaan. Penanganan terhadap korban juga dilakukan secara medis,” pungkas Kapolres. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar