Kolaborasi Djarum Foundation dan Bolo Sewu Antar 100 Anak Menuju Gerbang Kedewasaan
- account_circle Syarif Hidayat
- calendar_month Rab, 24 Jun 2026
- visibility 530
- comment 0 komentar

Prosesi khitan massal di Kompleks Masjid Baiturridwan, Dukuh Keburuhan, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong. (Foto: Syarif Hidayat)
KLIRONG (KebumenUpdate.com) – Di antara langkah-langkah kecil menuju ruang khitan, tampak genggaman erat para ibu yang berusaha menenangkan putra-putranya. Senin 22 Juni 2026 menjadi hari yang tak mudah sekaligus membahagiakan bagi 100 anak di Komplek Masjid Baiturridwan, Dukuh Keburuhan, Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen.
Melalui khitanan massal hasil kolaborasi Djarum Foundation, Majelis Bolo Sewu, dan Khitan Center Klinik Brimob Kutoarjo, mereka tidak hanya menjalani proses menuju kedewasaan, tetapi juga merasakan hangatnya kepedulian yang hadir dari banyak pihak.
Sejak pagi, lokasi kegiatan telah dipenuhi peserta beserta keluarga yang datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Kebumen. Suasana haru dan kebersamaan begitu terasa. Di satu sisi, terdengar tangis lirih anak-anak yang diliputi rasa cemas menjelang khitan. Di sisi lain, senyum lega para orang tua tak mampu disembunyikan setelah putra mereka berhasil menjalani proses tersebut dengan baik.
Khitanan massal ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan akses layanan kesehatan yang aman, nyaman, dan terjangkau. Dengan melibatkan tenaga medis profesional dari Khitan Center Klinik Brimob Kutoarjo, seluruh peserta mendapatkan pelayanan khitan yang mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, serta kenyamanan anak.
Lebih dari sekadar kegiatan medis, khitanan massal ini juga menjadi ruang bertemunya semangat gotong royong. Kolaborasi antara Djarum Foundation, Majelis Bolo Sewu, dan Khitan Center Klinik Brimob Kutoarjo menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja bersama yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Bagi sebagian orang tua, program ini menjadi bantuan yang sangat berarti. Selain meringankan beban biaya, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menjalani salah satu fase penting dalam kehidupan mereka dengan pendampingan dan fasilitas yang memadai. Tak sedikit keluarga yang mengaku bersyukur karena dapat mengikutsertakan putra mereka dalam kegiatan tersebut.
Kehangatan suasana semakin terasa ketika para peserta yang telah selesai dikhitan menerima bingkisan, uang santunan hingga hasil cetak photobooth. Wajah-wajah yang semula tegang perlahan berubah menjadi ceria.
Beberapa anak menunjukkan hadiah yang diterimanya kepada teman-teman dan keluarganya. Sementara para orang tua mengabadikan momen itu sebagai kenangan berharga. Di balik setiap senyum anak yang pulang dari lokasi khitanan, tersimpan cerita tentang uluran tangan, gotong royong, dan harapan yang tumbuh dari kepedulian sesama.

Djarum Tidak Hanya Berjualan, Tapi Memberi Kemanfaatan
Melalui kegiatan ini, Djarum Fondation melalui DMM MS RSO Semarang, W Pergodi berharap manfaat yang dirasakan tidak hanya berhenti pada aspek kesehatan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Kami selalu diajarkan oleh CEO, Owner kami, kegiatan yang bermitra dengan masyarakat itu jangan sampai ditinggalkan. Jadi tujuannya, mewujudkan keberkahan dan bermanfaat untuk masyarakat. Dalam hal ini bagi adik-adik yang mungkin secara ekonomi kurang mampu, kita fasilitasi untuk khitan,” ujar Pergodi.
- Penulis: Syarif Hidayat
- Editor: Hanny Garnet







Saat ini belum ada komentar