Bedanya Sunblock dan Sunscreen: Mana yang Lebih Efektif?
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 9 Mei 2025
- visibility 727
- comment 0 komentar

Image by Charliepix from Charliepix
KAMU mungkin sering dengar istilah sunblock dan sunscreen, tapi tahukah kamu kalau keduanya tidak sama? Meski sama-sama berfungsi melindungi kulit dari sinar matahari, cara kerja dan kandungannya ternyata berbeda.
Nah, supaya kamu nggak salah pilih produk, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) kARIMUN pafikepkarimun.org memberikan penjelasan lengkap untuk mengenali perbedaannya secara lengkap!
Sunblock: Si Perisai Fisik
Sunblock bekerja dengan memantulkan sinar UV agar tidak menembus ke dalam kulit. Produk ini biasanya mengandung bahan aktif seperti zinc oxide atau titanium dioxide.
Karena sifatnya yang fisik, sunblock sering terasa lebih tebal dan kadang meninggalkan lapisan putih di kulit. Tapi justru itulah yang membuatnya ideal untuk kamu yang banyak beraktivitas di luar ruangan atau memiliki kulit sensitif.
Contoh aktivitas yang cocok menggunakan sunblock: hiking, berenang, atau berjemur lama di pantai.
Sunscreen: Si Pelindung Kimia
Sunscreen bekerja dengan menyerap sinar UV lalu mengubahnya menjadi panas sebelum sempat merusak kulit. Kandungan umum dalam sunscreen meliputi avobenzone, oxybenzone, dan octinoxate. Teksturnya lebih ringan dan cepat menyerap, cocok untuk penggunaan harian, terutama di bawah makeup.
Kalau kamu banyak di dalam ruangan tapi tetap ingin melindungi kulit dari sinar matahari lewat jendela atau paparan singkat saat bepergian, sunscreen adalah pilihan praktis.
Mana yang Lebih Baik?
Tidak ada yang “lebih baik”secara mutlak—semua tergantung kebutuhan dan jenis kulitmu. Kalau kamu cari perlindungan maksimal dan tahan air, sunblock bisa jadi pilihan. Tapi kalau kamu lebih butuh kenyamanan dan tekstur ringan, sunscreen jawabannya.
Yang paling penting adalah disiplin memakainya setiap hari, dan jangan lupa reapply setiap 2–3 jam saat terpapar sinar matahari.
Sumber:
Disclaimer: Artikel ini bertujuan untuk edukasi. Selalu konsultasikan dengan dokter kulit jika kamu punya riwayat alergi atau reaksi terhadap produk pelindung matahari.







Saat ini belum ada komentar