Jadi Dalang Wayang Kulit, Dokter Yusuf Damar Sukses Pentaskan Lakon “Gatotkaca Winisuda”
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 19 Jan 2024
- visibility 23.633
- comment 0 komentar

Ki dokter Yusuf Damar Jatinugroho menerima tokoh wayang Gatotkaca dari Ketua Pepadi Kebumen R Suman Sri Husodo. (Foto: Istimewa)
Pimpinan Padepokan Sehat Medika Karanganyar itu mengaku bangga ada seorang anak muda Kebumen yang juga seorang dokter tertarik dengan kesenian tradisional bahkan menjadi dalang.
“Ini bisa menjadi contoh anak muda zaman sekarang. Apapun profesinya, namun tetap mencintai kesenian, tradisi dan budaya yang adiluhung,” ujar Suman Sri Husodo yang rutin menggelar pementasan wayang kulit di padepokannya.
Berkesenian Menjadi Penyeimbang Hidup

Dokter Yusuf Damar Jatinugroho. (Foto: IG @yusuf_damar)
Yusuf yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta itu memang menyukai kesenian utamanya seni pewayangan. Bahkan saat masih menjadi siswa di SMAN 1 Gombong dia juga aktif dalam ekstrakurikuler karawitan.
“Sebagai orang tua 1.000 % kami mendukung untuk kesuksesan anak. Keinginan anak tidak ada yang bisa menghalangi. Kami berharap profesi dokter dipakai dan kesenian sebagai penyeimbang kehidupan agar terus bergembira,” ujarnya H Cipto Waluyo.
Adapun untuk pentas dokter Yusuf Damar Jatinugroho, imbuh politikus PDI Perjuangan itu, sekaligus sebagai syukuran atas telah diwisudanya putra sulungnya itu menjadi seorang dokter pada bulan Agustus silam.
“Semoga berguna bagi kemanusiaan dan sosial,” ujar Cipto Waluyo.
Lebih lanjut, Cipto Waluyo menambahkan, dia mendirikan Sanggar Budaya Purwo Jati tersebut dengan niat untuk nguri-uri budaya. Di usia yang semakin tua, dirinya memiliki keinginan untuk terus gembira, termasuk dengan mengumpulkan para sahabatnya yang aktif dalam kesenian wayang kulit.
“Ibaratnya mengumpulkan balung pisah melalui kesenian. Selain itu, sanggar tersebut juga menjadi tempat anak muda yang berminat dalam seni budaya pewayangan dan karawitan,” ujarnya seraya menyebutkan bahwa hati yang gembira adalah obat baik.







Saat ini belum ada komentar