Dunia Terbalik dalam Lukisan Kapri
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 23 Agu 2022
- visibility 3.029
- comment 0 komentar

‘Kapri’ Supriyanto bersama karya lukisannya. (Foto: Sigit Tri Prabowo)
Kapri intens menekuni lukis kaca sejak tahun 1995. Dalam kurun waktu itu telah puluhan karya yang dihasilkan dan berpindah tangan. Sekalipun masih sebatas teman dan kenalan, beberapa karyanya telah diboyong kolektor keluar Kebumen.
Lukis Kaca Rumit dan Butuh Ketekunan

Salah satu lukisan karya ‘Kapri’ Supriyanto. (Foto: Sigit Tri Prabowo)
Lukis kaca relatif rumit dan membutuhkan ketekunan tinggi. Meski demikian ternyata harga lukisan Kapri sangat terjangkau. Untuk lukisan kecil dibandrol tiga ratus ribu sementara lukisan ukuran 60 kali 80 cm yang melukiskan adegan wayang dipatok harga satu juta.
Selain lukisan wayang, Kapri ternyata juga melukis di media lain. Bahkan dinding ruang tamunya pun dipenuhi karya mural yang menggambarkan tokoh Bima. Sementara di salah satu almari terpajang beberapa wayang golek menak hasil karyanya.
“Tapi karya utama saya tetap lukis kaca. Sampai sekarang memang promosi karya hanya sebatas dari teman ke teman. Saya belum tertarik mengadakan pameran karena saya tidak suka pamer,” tutup Kapri sambil terkekeh. ***









Saat ini belum ada komentar