Bupati Kebumen Launching Universitas Muhammadiyah Gombong, Miliki 11 Program Studi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 14 Sep 2021
- visibility 3.881
- comment 0 komentar

Ketua BPH dr Fatah Widodo SPM menyerahkan penghargaan kepada Rektor UNIMUGO Dr Herniyatun MKep SpMat. (Foto: Padmo)
GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH melaunching perubahan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO), Selasa 14 September 2021. Pelaksanan launching setelah turun Surat Keputusan Mendikbud Nomor 312/E/0/2021 tentang Izin Penggabungan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah (STTM) dengan STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi Universitas Muhammadiyah Gombong.
Launching berlangsung secara hybrid campuran antara tatap muka dengan virtual. Ucapan selamat dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo maupun sambutan dari LLDikti Jawa Tengah berlangsung secara daring. Penampilan kesenian dari para unit kegiatan mahasiswa (UKM) memeriahkan launching.
Dalam rangkaian itu juga diluncurkan logo serta hymne UNIMUGO. Termasuk pemberian penghargaan kepada para pegawai mulai dari pekarya hingga dosen yang mengabdi 20 tahun atau lebih. Penghargaan termasuk diberikan kepada Rektor UNIMUGO Dr Hj Herniyatun MKep SpMat.
Hadir saat launching Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, Ketua DPRD Kebumen Sarimun SSy, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah HM Tafsir, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unimugo dr Fatah Widodo SpM dan juga Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen H Abduh Hisyam serta mantan Bupati Kebumen Ir H Mohammad Yahya Fuad SE.
Kampus Kebanggaan

Bupati Kebumen dan sejumlah tokoh Muhammadiyah. (Foto: ist)
Bupati H Arif Sugiyanto SH menyambut baik berdirinya UNIMUGO sebagai wadah pendidikan yang turut membantu pemerintah dalam rangka mencerdaskan putra-putri Kebumen. Dia berharap kehadiran UNIMUGO bisa meningkatkan derajat hidup seluruh masyarakat Kebumen.
“Ini adalah kampus kebanggaan kita, untuk mewujudkan SDM Kebumen yang unggul, cerdas, dan berkarakter,” ujar Bupati saat melaunching UNIMUGO.
Baca Juga: Selamat! STIKES Resmi Jadi Universitas Muhammadiyah Gombong
Lebih lanjut, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada kampus yang sebelumnya bernama STIKES Muhammadiyah Gombong yang telah mencetak banyak perawat dan bidan. Keberadaan mereka kata Bupati sangat dibutuhkan masyarakat, terlebih di masa pandemi ini. Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam membantu menyembuhkan masyarakat yang terpapar Covid-19.
“STIKES Muhammadiyah Gombong telah banyak mencetak para perawat handal. Mereka menjadi garda terdepan dalam merawat pasien Covid-19. Ini patut kita apresiasi, dan kita bersyukur perawat kita punya keahlian yang cakap dalam penanganan Covid-19,” tandasnya.
Program Studi

Bupati Kebumen menyerahkan penghargaan kepada pegawai. (Foto: Padmo)
Rektor UNIMUGO Dr Hj Herniyatun MKep SpMat menambahkan bahwa perubahan status STIKES Muhammadiyah Gombong menjadi UNIMUGO membutuhkan waktu setahun dengan dukungan Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah dan juga persyerikatan.
“Alhamdulillah sudah mendapatkan SK dari Kemendikbud Ristek. Saat ini kami memiliki 11 program studi. Ada prodi baru seperti S1 Hukum dan S1 Manajemen,” ujar Herniyatun.
Adapun program studi yang ada di UNIMUGO meliputi;
- Profesi Ners (Program Profesi)
- Pendidikan Profesi Bidan (Program Profesi)
- Kebidanan (S1)
- Keperawatan (S1)
- Farmasi (S1)
- Teknik Industri (S1)
- Kebidanan (D3)
- Keperawatan (D3)
- Perawatan dan Perbaikan Mesin (D3)
- Hukum (S1)
- Manajemen (S1).
Herniyatun menyebutkan bahwa semua program studi tetap menjadi unggulan kampus. Namun, bidang kesehatan masih menjadi unggulan utama yang terus dikembangkan oleh UNIMUGO.
“Untuk program studi baru, alhamdulillah sudah lumayan peminatnya dari yang mendaftar. Sedangkan studi lama, keperawatan alhamdulillah sudah melebihi target,” tandasnya. (smn)







Saat ini belum ada komentar