Basuki Hendro Prayitno, Maestro Sadar Literasi
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 11 Agu 2023
- visibility 3.960
- comment 0 komentar

Basuki Hendro Prayitno.(Foto: Istimewa)
Basuki juga memberikan perhatian khusus pada Wayang Menak yang intens digeluti oleh keluarga besar ayah mertuanya, Ki Dalang Sindu Jotaryono. Berulang kali Beliau mengungkapkan keprihatinannya bahwa wayang menak menjadi harta karun budaya Kebumen yang dilupakan justru oleh masyarakat pemiliknya.
Keprihatinan tak berhenti hanya pada keprihatinan. Di penghujung usia, Basuki menulis sebuah buku tentang wayang menak. Buku yang diterbitkan dengan fasilitas dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kebumen ini diharapkan akan menjadi salah satu sarana pelestari wayang golek menak. Karya beliau ini seakan menjadi pelengkap buku kumpulan lakon-lakon wayang menak yang sudah lebih dulu ditulis oleh keponakannya, Nanik Indrayati.
Baca Juga: Banyak Jadwal Pentas Wayang Batal, Ini yang Dilakukan Dalang Ki Langgeng Hidayat
Ki Dalang Basuki memang sosok langka. Tak hanya piawai berkesenian dan arif dalam mengupas berbagai aspek kebudayaan, belau juga memiliki kesadaran literasi tinggi. Ketika banyak pihak ramai berdiskusi terkait hari jadi Kebumen, beliau urun rembug dengan menulis buku. Sebuah teladan dari seorang senior, betapa peradaban maju menuntut kemauan dan ketrampilan berliterasi. Bagaimana bahasa dan tulisan sesungguhnya merupakan alat ampuh untuk mengupas masalah dan menjadi pencerah.







Saat ini belum ada komentar