Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » News » Banyak Jadwal Pentas Wayang Batal, Ini yang Dilakukan Dalang Ki Langgeng Hidayat

Banyak Jadwal Pentas Wayang Batal, Ini yang Dilakukan Dalang Ki Langgeng Hidayat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Rab, 6 Mei 2020
  • visibility 5.523
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pandemi Covid-19 yang melanda saat ini benar-benar membikin limbung para pekerja seni. Hal serupa juga dirasakan para seniman tradisional seperti kesenian wayang kulit. Satu di antaranya turut terdampak adalah dalang wayang kulit Ki Langgeng Hidayat.

Kebijakan pemerintah menerapkan pembatasan fisik dan sosial guna memutus mata rantai penularan virus Corona membawa berdampak turunan. Yakni pelarangan kegiatan yang melibatkan orang banyak, termasuk di dalamnya pergelaran wayang kulit.

Belum lagi maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III/2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) membawa konsekuensi pidana. Jika nekat menggelar kegiatan, bakal dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Jadwal Pementasan Wayang Kulit Dibatalkan

Secara otomatis banyak jadwal pementasan wayang kulit yang terpaksa dibatalkan. Pada bulan April 2020 misalnya Ki Langgeng telah membatalkan lima jadwal mendalang. Sedangkan pada bulan Mei 2020 dia juga telah membatalkan delapan pementasan wayang kulit.

Dengan pembatalan seperti ini tentu saja sangat dirasakan dampaknya secara ekonomi. Apalagi dalam managemennya, Ki Langgeng mempunyai 60 orang crew yang ikut mendukung pentasnya.

“Dengan tidak ada pentas wayang, tentu saja para crew juga tidak memiliki pendapatan,” ujar Ki Langgeng Hidayat saat ditemui di kediamannya di Dukuh Serang RT 01 RW 01 Desa Rangkah, Kecamatan Buayan, Kebumen.

Tetap Berkarya di Tengah Wabah Corona

Meskipun tetap di rumah saja Ki Langgeng Hidayat tetap berkarya dengan cara membuat wayang kulit. Di pendopo rumahnya, setiap hari dia menyulap kulit sapi atau kerbau menjadi sebuah karya seni yaitu wayang kulit.

Mulai ngemal untuk mewujudkan karakter, memahat, hingga mewarnai hingga nyungging dilakukan setiap hari untuk mengisi waktu luang.

“Untuk pengerjaan pembuatan wayang memerlukan waktu rata-rata satu minggu. Tetapi untuk membuat gunungan memerlukan waktu lebih lama karena tingkat kesulitannya,” katanya.

Ajak Masyarakat Berdoa Pagebluk Segera Berakhir

Menyikapi kondisi saat ini, Ki Langgeng berharap kepada masyarakat untuk bersabar dan menyakini sebagai pagebluk. Dia juga mengajak masyarakat tetap berdoa dan meminta dan harus percaya sesuai keyakinannya bahwa pagebluk ini akan segera berakhir.

“Hal ini mungkin karena kita kurang berhati-hati oleh karena itu kita tetap waspada dan untuk menjaga kesehatan,” ujarnya. (rtn)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petugas memeriksa lokasi dapur yang terbakar. (Foto: Istimewa)

    Lansia Meninggal Dunia Terpanggang dalam Kebakaran di Sempor

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.424
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Seorang lansia meninggal dunia dalam sebuah kebakaran di dapur rumahnya di Desa Kedungjati, Kecamatan Sempor, Kebumen, Sabtu 30 Mei 2020. Perempuan bernama Jumiah (66) diketemukan tak bernyawa dalam kondisi terpanggang dalam kejadian memilukan itu. Kejadian ini sontak menggegerkan desa setempat yang biasanya sepi. Informasi yang dihimpun, kebakaran itu diketahui oleh anak korban […]

  • Toko

    Toko Aneka Teknik Karanganyar Terbakar, Kerugian Rp 1 Miliar

    • calendar_month Jum, 20 Agu 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.902
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Toko Aneka Teknik di Jalan Revolusi Karanganyar, Kebumen kebakaran, Kamis 19 Agustus 2021 sore. Korban api dengan cepat melalap bagian dalam toko yang terletak di RT 02 RW 01 Kelurahan Panjatan tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun akibat kebakaran hebat itu, pemilik Toko Aneka Teknik menderita kerugian diperkirakan Rp […]

  • Geopark Dieng

    Dataran Tinggi Dieng Jadi Geopark Nasional

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 325
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Kawasan Dataran Tinggi Dieng secara resmi ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, melalui Surat Keputusan Nomor 172.K/GL.01/MEM.G/2025 tentang Penetapan Taman Bumi (Geopark) Nasional Dieng, yang diterbitkan pada 7 Mei 2025. Salinan surat keputusan tersebut diserahkan oleh Kepala BadanGeologi Kementerian ESDM, Muhammad Wafid kepada Wakil […]

  • Insiden Keracunan, Kades Grenggeng Terima Ganti Rugi Rp 45,5 Juta dari Candisari

    Insiden Keracunan, Kades Grenggeng Terima Ganti Rugi Rp 45,5 Juta dari Candisari

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 30.077
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pihak managemen Hotel dan Restoran Candisari Karanganyar, Kebumen merealisasikan komitmen untuk bertanggung jawab dalam insiden keracunan di pesta perkawinan, 2 Februari 2020. Selain menanggung seluruh biaya pengobatan bagi pasien yang dirawat di rumah sakit swasta, pihak Candisari juga memberikan ganti kerugian kepada warga yang diduga terpapar mikroba dari hidangan yang disajikan. Adapun […]

  • 28 Years Later

    28 Years Later: Kembalinya Cillian Murphy dan Kebangkitan Waralaba Zombie yang Mengguncang Dunia

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.882
    • 0Komentar

    Kilas Balik: Awal Mula Legenda Zombie Modern KETIKA 28 Days Later dirilis pada tahun 2002, dunia perfilman dikejutkan oleh interpretasi baru tentang film zombie. Disutradarai oleh Danny Boyle dan ditulis oleh Alex Garland, film ini mempopulerkan konsep “zombie cepat,” berbeda dari mayat hidup lamban yang selama ini mendominasi layar lebar. Kesuksesan ini berlanjut dengan 28 […]

  • 60,25 Persen Peserta JKN-KIS, Iurannya Ditanggung Pemerintah

    60,25 Persen Peserta JKN-KIS, Iurannya Ditanggung Pemerintah

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.884
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepesertaan program JKN-KIS saat ini didominasi oleh segmen Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang merupakan program jaminan kesehatan untuk fakir miskin dan orang tidak mampu. Iuran segmen PBI dibayarkan oleh pemerintah melalui dana APBN maupun APBD. Peserta yang iurannya dibayar oleh pemerintah ini mendapatkan pelayanan yang sama dengan peserta JKN-KIS yang lain […]

expand_less