Bupati: Kebumen Surplus 123.529,4 Ton Beras
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 1 Sep 2020
- visibility 1.371
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz saat panen padi varietas Inpari 42. (Foto: Humas Kebumen)
ADIMULYO (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menyampaikan bahwa Kebumen masih surplus 123.529,4 ton beras. Kebutuhan beras penduduk Kebumen per tahun sebesar 134.017,05 ton, sedangkan ketersediaan beras 257.546,45 ton.
“Jadi Kebumen masih surplus 123.529,4 ton beras,” ujar Yazid Mahfudz saat melakukan panen padi varietas Inpari 42 di Desa Caruban, Kecamatan Adimulyo, Selasa 1 September 2020.
Menopang Ketahanan Pangan di Kebumen
Berdasarkan hasil panen ubinan Gapoktan Karya Dadi Utama Desa Caruban ditaksir mencapai 83,2 kwintal per hektare. Bupati bersyukur dengan hasil panen tersebut. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, ketahanan pangan menjadi persoalan serius.
“Alhamdulillah hasil panennya bagus. Sehingga bisa menopang ketahanan pangan di Kebumen,” kata Yazid Mahfudz.
Produktivitas 55 Kwintal Per Hektare GKG

Bupati KH Yazid Mahfudz panen menggunakan combine harvester. (Foto: Humas Kebumen)
Bupati menerangkan luas tambah tanam di Kebumen Oktober 2019-Agustus 2020 mencapai 73.984 hektare. Sedangkan luas panen di periode yang sama seluas 51.319 hektare dengan produktivitas 55 kwintal per hektare gabah kering giling (GKG). Sedangkan, produksi mencapai 282.260 ton GKG.
Dalam kesempatan itu, Bupati bersama Forkopimda juga melakukan tanam palawija di lahan yang baru saja dipanen. Tampak hair sejumlah pejabat di Pemkab Kebumen. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Tri Haryono, Asisten Sekda Nugroho Tri Waluyo, Kepala DPUPR Haryono Wahyudi, serta para pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen.
Luas Lahan Kebumen 43.653,87 Hektare
Lebih lanjut, Gus Yazid menambahkan, sektor pertanian merupakan salah satu prioritas utama pembangunan di Kebumen. Karena mempunyai peranan yang strategis dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan dukungan potensi sumber daya alam berupa luas lahan Kebumen mencapai 43.653,87 hektare, maka angka luas panen padi masih berpotensi untuk terus bertambah. Selain tanaman padi, Kebumen juga memiliki potensi tanaman pangan lain yang setiap tahunnya cenderung meningkat produksinya.
“Ini semua patut kita syukuri bersama, terlebih di masa pandemi seperti ini kita benar-benar dituntut untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan,” tandasnya.
Keunggulan Varietas Inpari 42
Keunikan dan keunggulan varietas Inpari 42 diakui oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kebumen Tri Haryono. Tanaman padi varietas Inpari 42 memiliki daun yang mendongak ke atas.
“Karakteristik yang demikian, membuat bulir padi lebih terlindung dari gangguan burung, yang tentu saja membuat hasil yang didapat menjadi lebih optimal,” ujarnya.
Varietas ini juga memiliki banyak keunggulan. Pada Maret 2020 beberapa petani di Kecamatan Ambal telah panen dan ubinan varietas Inpari 42 dengan menggunakan teknik combine harvester. Dari hasil panen padi tersebut dan diperoleh rata-rata hasil panen sebanyak 10,35 ton per hektare. (hms/pdm)







Saat ini belum ada komentar