7 Resolusi di Tahun Kelinci Air Menurut Rhenald Kasali
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 23 Jan 2023
- visibility 3.720
- comment 0 komentar

2023 Resolution. (Foto: Canva.com)
Ingatlah kendaraan yang terpenting dalam hidup ini bukan ijazah kita tetapi diri kita sendiri. Saya selalu bilang pada mahasiswa, jangan jual UI-nya ketika mereka lulus dari program S1, program S2 UI, S3 UI dan bertanya “Pak laku enggak ijazah Saya?”
“Anda sekolah itu hanya mengantarkan Anda untuk mendapatkan sesuatu, selebihnya berjuanglah dengan diri Anda.”
Kalau sesuatu itu mudah maka ingat bahwa sebetulnya orang tua Anda telah melewati masa yang susah. Jangan takut melalui masa susah, karena masa yang susah itu membuat kita terlatih dan kelak melakukan sesuatu menjadi lebih mudah.
-
Perbaiki Karakter; Tidak ada Tempat Bagi Mereka yang Tidak Bisa Dipercaya
Di Rumah Perubahan beberapa kali memberhentikan orang. Orang itu bekerjanya bagus tetapi tidak bisa dipercaya.
“Jadi kalau emas itu diuji dengan api manusia itu diuji dengan uang,”
Walaupun uangnya hanya sedikit, hanya Rp 100.000 tepapi tidak bisa dipercaya. Bagaimana kami bisa percaya uang yang Rp 1 juta, yang Rp 5 juta, Rp 10 juta yang Rp 100.000 saja dikorupsi.
Perbaiki Karakter. Orang tua yang ingin anaknya sukses perbaiki karakter. Banyak juga orang tua yang karakternya tidak bisa dipercaya kalau tidak kenapa kasus korupsi jalan terus di negara kita.
“Karakter ini adalah fondasi yang mencengkram masuk ke dalam tanah dan ia akan menentukan seberapa tinggi gedung itu bisa dibangun ke atasnya.”
-
Ijazah Bukanlah Penentu
Penentu dari keberhasilan bukan hanya ijazah tapi, yang mendasar adalah karakter bisa dipercaya atau tidak. Manusia yang membangun kepercayaan itu membangun brand.
Kemudian kecerdasan. Kecerdasan itu bisa tumbuh, caranya dengan makan-makanan yang memiliki gizi yang baik dan tentu saja harus rajin membaca, membangun kreatifitas, berani keluar dari kungkungan.
Kemudian bangun mental kita, kita hadapi beragam kesulitan dan tentu saja juga yang menjadi penentu kita adalah bagaimana kita bisa membaca arahan pimpinan.
Bukan hanya membaca yang tertulis tapi juga banyak alam semesta. Bagaimana Tuhan menciptakan sesama manusia ini bagaimana Tuhan menciptakan alam ini bagaimana alam bersuara berbicara kepada manusia.
-
Tak Masalah Gunakan Cara Instan, Asal Tetap Explore Setelahnya
Mendapatkan informasi dan ilmu dengan cara instan dari media sosial tidak menjadi masalah. Cara-cara itu mempermudah kita. Namun setelah itu bagaimana harus melakukan eksplorasi.
“Jadi instan oke tapi kemudian kita harus explore, mencari sumber aslinya. Cari lagi pada orang lain dan kemudian perbaiki, dalami dan jadikan pelajaran,” katanya.
Jika kita belum berhasil setelah menjalankan saran; ubahlah sesuatu. Ubah apa saja.








Saat ini belum ada komentar