

GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Ribuan jemaah memadati halaman Kantor Desa Banjarsari Kecamatan Gombong, Sabtu 12 Juli 2025, dalam acara Pengajian Akbar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah. Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, bersama sejumlah tokoh penting lainnya.
Turut hadir dalam acara ini adalah Wakil Ketua DPRD Kebumen Khalisha Adelia Aziza, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sigit Dwi Purnomo, Sekretaris DPRD Kabupaten Kebumen Munadi, serta jajaran forkopimcam Gombong yang meliputi Camat, Kapolsek, serta Danramil.

Tak ketinggalan, para sesepuh desa seperti Mbah Tasrip dan Mbah Nur Akhyar (mantan Kepala Desa Banjarsari), para kepala desa/lurah se-Kecamatan Gombong, Pj Kepala Desa dan perangkat Desa Banjarsari, hingga perwakilan organisasi keagamaan seperti Ketua MWCNU, Ketua PAC NU, Muslimat, Fatayat, dan GP Ansor.
“Semoga tahun ini membawa keberkahan dan kebaikan bagi kita semua. Untuk keluarga, masyarakat, dan tentu saja bagi kemajuan Kabupaten Kebumen tercinta,” kata Bupati Lilis Nuryani.
Bupati menekankan bahwa pengajian ini merupakan wujud nyata bagaimana agama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial.
“Bukan hanya urusan ibadah personal, tapi juga menjadi fondasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan tiga harapan utama kepada pemerintah desa, lembaga desa, dan seluruh masyarakat.
Pertama, memperkuat semangat kebersamaan dan sinergi antar seluruh elemen masyarakat. Kedua, menjaga amanah dan tanggung jawab dalam pelayanan kepada masyarakat, memastikan tidak ada warga yang merasa diabaikan.
Ketiga, mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta nilai-nilai kebaikan, dengan menjadikan masjid dan majelis taklim sebagai pusat pembinaan akhlak dan persaudaraan.
“Pemerintah Kabupaten Kebumen terus berkomitmen untuk mempercepat pembangunan hingga ke tingkat desa. Tapi keberhasilan pembangunan tidak hanya soal infrastruktur. Lebih penting dari itu adalah membangun manusia dan memperkuat nilai-nilai keimanan serta kepedulian sosial,” tegas Bupati.
Ia meyakini, dengan masyarakat yang rukun, pemerintah desa yang transparan dan tanggap, serta lembaga desa yang aktif, Desa Banjarsari akan terus tumbuh menjadi desa yang kuat, maju, dan berkarakter.
Acara ini semakin istimewa dengan penyerahan bantuan paket sembako dan tali asih kepada anak yatim piatu. Bupati Lilis Nuryani juga menghadirkan kuis berhadiah dua unit sepeda dan tumbler bagi warga yang berhasil menjawab pertanyaan, menambah antusiasme jemaah.
Pengajian Akbar ini menghadirkan dua penceramah inspiratif: Ustazah Khafidhotul Khasanah dan Ustaz Hari Wahyudi, yang akrab disapa Hari Dono Aksi Indosiar. Nama terakhir tentu tidak asing bagi pemirsa televisi di Indonesia.
Hari Wahyudi adalah seorang pendakwah muda yang dikenal luas melalui partisipasinya dalam ajang pencarian bakat dakwah di salah satu stasiun televisi swasta nasional, Akademi Sahur Indonesia (Aksi) Indosiar.
Kehadirannya di layar kaca telah memperkenalkan gaya dakwahnya yang lugas, humoris, namun tetap sarat makna dan menyentuh hati.
Sebelum dikenal secara nasional, Ustaz Hari Wahyudi telah aktif berdakwah di berbagai majelis taklim dan acara keagamaan. Dengan latar belakang pendidikan agama yang kuat dan kemampuan komunikasi yang baik, ia mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan cara yang mudah dicerna oleh berbagai kalangan, dari anak-anak hingga dewasa.
Pengalaman dan kepopulerannya sebagai alumni Aksi Indosiar menjadikannya salah satu penceramah yang paling dinantikan dalam berbagai acara keagamaan, termasuk Pengajian Akbar di Desa Banjarsari ini.
Suka menulis, membaca dan berpetualang.