Muslim Life Fair Jogja Suguhkan Produk Lokal Kompetitif
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 10 Jun 2023
- visibility 3.887
- comment 0 komentar

Muslim Life Fair Jogja 2023. (Foto: Istimewa)
Salah satu peserta yang cukup menarik dan banyak mencuri fokus tentu saja stan Masjid Jogokaryan yang menghadirkan kuliner khas Jogja, mulai dari ayam bakar, gudeg, nasi kuning, dengan harga mulai dari Rp 15 ribuan. Tak hanya kuliner, Masjid Jogokaryan juga memperkenalkan aneka produk fashion dan aksessoris yang sudah tembus pasar manca negara.
Wahana Sosialisasi Pentingnya Sertifikasi Halal

Bincang santai tentang bisnis kuliner. (Foto: Istimewa)
Jumeri Mangun Wikarto selaku Manager Kerjasama dan Pengembangan LPPOM MUI DIY dalam sambutannya mengatakan Muslim Life Fair merupakan wahana yang efektif menyosialisasikan pentingnya sertifikasi halal khususnya untuk produk kuliner dan olahannya. Sertifikasi halal merupakan syarat mutlak yang harus diperhatikan pelaku usaha. Karena urgensi dari sertifikasi halal menurutnya, ini memiliki manfaat yang besar, bukan hanya bagi pelaku usaha tetapi juga perlindungan bagi konsumen.
“Halal tidak cukup sebatas memenuhi kewajiban regulasi dari pemerintah semata. Lebih dari itu harus menjadi kebutuhan dan gaya hidup. Berkaca dari ajaran Al Quran dan hadis, umat muslim hendaknya hanya mengonsumsi makanan yang halal dan baik saja,” pungkasnya.
Diakui Jumeri, masih sedikit pelaku usaha kuliner khususnya yang memahami pentingnya sertifikasi halal. Ia menyebut baru 10 persen. Melalui event Mufair, Jumeri berharap persentase tersebut semakin meningkat dipahami masyarakat.
Baca Juga: Festival Goa Pentaskan Kisah Raden Kamandaka
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan bahwa pemerintah pusat menargetkan 1 juta sertifikasi halal hingga 17 Oktober 2024. Berbagai kemudahan dan dukungan telah dilakukan pemerintah dan diharapkan mendapat sambutan baik dari masyarakat terutama para pelaku usaha.
Sri Nurkyatsiwi optimistis bila target tersebut akan tercapai selama ekosistem terbentuk dengan baik. Adanya sinergi pemerintah dan pelaku usaha dengan dukungan BPJH dalam hal ini para pendamping produk halal. Tak kalah penting tentu dukungan semua pihak akan pentingnya sertifikasi halal.
“Berbagai kemudahan telah diberikan pemerintah dan saatnya pelaku usaha menyambut dengan antusiasme. Salah satu dengan kecepatan dalam menyiapkan dokumen untuk kebutuhan sertifikasi halal,” ujarnya.







Saat ini belum ada komentar