Breaking News
light_mode
Beranda » Entertainment » Cerita Pendek: Sepotong Cinta yang Dusta

Cerita Pendek: Sepotong Cinta yang Dusta

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
  • visibility 5.006
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Kartini gembira. Akhirnya ia dapat menepati janjinya bertemu dengan kekasihnya. Sore itu tanpa diantar Karjo, sopir pribadi keluarga majikannya, Kartini keluar gerbang rumah. Ia menyusuri jalan dengan senyum–senyum sendiri. Sesekali ia merundukkan kepalanya menghindari palang jalan. Seolah tak diijinkan lewat kendaraan yang berbak tinggi. Hanya sedan dan sejenisnya yang dapat memasuki palang itu, selebihnya harus berurusan dengan satpam.

Semerbak aroma deodoran dan serpihan bedak yang melapisi wajah Kartini mengubah senja menjadi semakin penuh gairah. Dengan balutan celana jeans dan di atas jingkat sendal selop Kartini melangkahkan kakinya. Di atas kepercayaan janjinya, Agus akan menjemputnya di pertigaan.

***

“Aku telah melakukan dosa. Ah, bagaimana jika kedua orang tuaku mengetahui. Oh Bapak, anakmu telah melanggar nasehatmu?” Desah Kartini dalam hati. Tapi dekapan manja tangan Agus membuat ia tak dapat menolak segalanya termasuk hari ini. Yang ada hanyalah gelora hasrat purba yang mendorong mereka terus bergumul layaknya sepasang kuda yang dilanda birahi.

“Apa kau tidak malu berhubungan denganku yang seorang pembantu, Mas?” Kartini merebahkan tubuhnya pada dada Agus.

“Aku menerimamu apa adanya.”

“Aku mulai ragu pada hubungan kita?”

“Apa yang kamu ragukan?”

“Suatu saat Mas akan meninggalkanku.”

“Itu kekhawatiran yang berlebihan.”

“Aku takut, Mas.”

“Takut apa?”

“Kau hanya mempermainkanku.”

“Aku sangat mencintaimu!”

Kata-kata itu yang membuat Kartini tenang kembali. Agus selalu dapat menenangkan hatinya yang gundah, kalut, sedih, dan marah. Setiap persoalan yang ia alami selalu saja Agus dapat menyelesaikannya. Bagi Kartini, Agus adalah curahan terakhir untuk mengadu. Ia segalanya bagi Kartini, dan semua keraguan atasnya pupus setelah bijak kata Agus menelusup batinnya.

“Tapi orang tuamu apakah akan setuju?” Agus terdiam. Ditatapnya mata Kartini dalam-dalam. Kata-kata yang demikian lancar keluar dari mulutnya seolah tersekat.

“Mereka pasti setuju. Aku sudah katakan dan mereka tak keberatan. Setelah menjadi istriku, kita akan tinggal di mana saja kau suka.”

Lagi-lagi keyakinan Kartini akan hari depannya saling terjalin membentuk gugusan cerita yang panjang dan utuh. Sepertinya ia melihat masa depan yang cerah. Masa depan seorang gadis kampung yang merantau ke kota dan bertemu orang yang menjadi tambatan hatinya. Harapan untuk masa depan adalah kewajaran dan tak berdosa memiliki harapan yang berlebihan.

***

“Mas Agus memakai uang saya dulu. Saya masih punya tabungan, dan sedang tidak membutuhkannya. Mungkin bisa membantu sedikit keperluan.” Agus menolak. Namun akhirnya setengah terpaksa menerima uang yang disodorkan Kartini.

“Dari mana kau dapatkan uang sebanyak ini?” Kartini tergagap mendengar pertanyaan yang sebenarnya ia telah duga. Ia mencoba menguasai keadaan dan mengarahkan pembicaraan ke arah lain.

“Bagaimana keadaanmu, Mas?”

“Kau belum jawab pertanyaanku, Tin?”

“Itu tabunganku yang dipinjam dan kebetulan dikembalikan. Sudahlah Mas, jangan tanya dari mana aku dapat uang, yang penting bisa menambahi kekurangan.” Tiba-tiba Kartini merasakan kepalanya mulai pusing. Agus hanya mengernyitkan dahi melihat kekasihnya muntah-muntah.

“Kamu terlalu capek Tin,”

Agus mengusap rambut Kartini. Suasana senyap. Agus terharu, Kartini dipeluknya dengan erat. Kartini menikmati pelukan itu dengan pasrah menyerahkan segala senyap untuk kekasihnya. Kamar tiga kali tiga itu menjadi saksi pergumulan dua manusia yang saling mencinta dengan definisinya masing-masing. Keharuan itu berubah menjadi panas yang menyelinap dalam benak. Maka yang terjadi, terjadilah.

Setelah malam itu Kartini dan Agus tidak saling bertemu, menjaga jarak agar kerahasiaan hubungan mereka tetap terjaga. Agus kembali dengan dunianya kampusnya dan Kartini tetap berada di rumah majikannya menghitung hari sambil membayangkan hari-hari yang dilewati. Namun setelah lama berpikir ia kembali ragu terhadap jalinan yang ia jalani bersama kekasihnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAFI Tana Toraja

    Sering Lupa Minum Obat? Coba Tips dari PAFI Tana Toraja

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 320
    • 0Komentar

    SIAPA di antara kita yang tidak pernah lupa minum obat? Lupa minum obat, apalagi jika harus diminum secara teratur, bisa menjadi masalah besar. Obat yang tidak diminum sesuai jadwal bisa mengurangi efektivitasnya dan bahkan memperburuk kondisi kesehatan. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tana Toraja pafitanotoraja.org memiliki beberapa tips sederhana namun efektif untuk mengatasi masalah lupa […]

  • Azam Fatoni Jalani Eksekusi di Lapas Semarang

    Azam Fatoni Jalani Eksekusi di Lapas Semarang

    • calendar_month Sel, 22 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.189
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Terpidana Azam Fatoni SH MSi bin HMS Zaen Arifin menjalani eksekusi di Lapas Semarang. Eksekusi tersebut berdasarkan putusan pidana Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Tinggi Semarang dengan nomor putusan: 17/Pid.Sus-TPK/2021/PT.Smg tanggal 20 Desember 2021. Atas putusan banding tersebut baik Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri Kebumen maupun terdakwa menyatakan […]

  • Banjir Kebumen

    Warga Banjareja Gelar Pesta Perkawinan di Tengah Banjir

    • calendar_month Rab, 18 Nov 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.201
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Selasa, 17 November 2020 merupakan hari yang tak terlupakan bagi pasangan Kamaludin dan Ika Yesiyanti. Bagaimana tidak, hari itu adalah hari istimewa mereka secara resmi menjadi pasangan suami istri. Yang bakal tak terlupakan lagi adalah pesta perkawinan yang berlangsung di Dukuh Pacor 2 RT 01 RW 05, Desa Banjareja Kecamatan Kuwarasan itu […]

  • Penghujung 2023, PMI Kebumen Bangun Musholla, Resmikan Cafetaria, dan Terima 1 Unit Ambulans

    Penghujung 2023, PMI Kebumen Bangun Musholla, Resmikan Cafetaria, dan Terima 1 Unit Ambulans

    • calendar_month Sen, 11 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.813
    • 0Komentar

    Sementara itu Bupati Kebumen Arif Sugiyanto merasa bangga bangga dengan PMI Kebumen karena profesionalisme kerjanya yang luar biasa. Dengan dilandasi jiwa kemanusiaan, ketika ada bencana, maka para relawan langsung bergerak. “PMI telah melompat ke depan tidak hanya untuk layanan saja, tapi juga pelatihan. Bantuan yang diberikan juga tidak hanya untuk Kebumen, tapi juga luar Kebumen. […]

  • Wabup Kebumen Arif Sugiyanto meninjau pemeriksaan rapid test di Pasar Pagi Tumenggungan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    1.300 Pedagang Pasar Pagi Tumenggungan Rapid Test Massal, Begini Hasilnya

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 62.223
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kebumen melakukan rapid test secara massal, Sabtu 16 Mei 2020. Rapid test massal gratis ini menyasar sebanyak 1.300 pedagang dan pengunjung Pasar Pagi Tumenggungan Kebumen. Rapid test massal gratis melibatkan hampir 100 personil tim medis. Pemeriksaan dimulai pukul 04.30 wib. Satu per satu para pedagang maupun pengunjung […]

  • Bagian Pemasaran Bank Jateng Cabang Kebumen, Wewed Urip Widodo menyerahkan bantuan kepada Direktur RSUD dr Soedirman dr Widodo Suprihantoro. (Foto: Padmo-KebumenUpdate.com)

    Dukung Penanganan Covid-19, Berikut Bantuan Bank Jateng Kebumen

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.762
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dukungan terhadap penanganan Covid-19 datang dari berbagai pihak, tak terkecuali dari perbankan. Salah satunya ditunjukkan oleh Bank Jateng Cabang Kebumen melalui Program Penanggulangan Covid-19 di Kebumen. Bank Jateng Cabang Kebumen menyerahkan bantuan berupa 500 masker bedah dan 50 set lengkap Alat Pelindung Diri (APD) kepada RSUD dr Soedirman (RSDS) Kebumen. Bantuan diserahkan […]

expand_less