Update
light_mode
Beranda » Entertainment » Cerita Pendek: Sepotong Cinta yang Dusta

Cerita Pendek: Sepotong Cinta yang Dusta

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Senin, 23 Jan 2023
  • visibility 5.268
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kartini gembira. Akhirnya ia dapat menepati janjinya bertemu dengan kekasihnya. Sore itu tanpa diantar Karjo, sopir pribadi keluarga majikannya, Kartini keluar gerbang rumah. Ia menyusuri jalan dengan senyum–senyum sendiri. Sesekali ia merundukkan kepalanya menghindari palang jalan. Seolah tak diijinkan lewat kendaraan yang berbak tinggi. Hanya sedan dan sejenisnya yang dapat memasuki palang itu, selebihnya harus berurusan dengan satpam.

Semerbak aroma deodoran dan serpihan bedak yang melapisi wajah Kartini mengubah senja menjadi semakin penuh gairah. Dengan balutan celana jeans dan di atas jingkat sendal selop Kartini melangkahkan kakinya. Di atas kepercayaan janjinya, Agus akan menjemputnya di pertigaan.

***

“Aku telah melakukan dosa. Ah, bagaimana jika kedua orang tuaku mengetahui. Oh Bapak, anakmu telah melanggar nasehatmu?” Desah Kartini dalam hati. Tapi dekapan manja tangan Agus membuat ia tak dapat menolak segalanya termasuk hari ini. Yang ada hanyalah gelora hasrat purba yang mendorong mereka terus bergumul layaknya sepasang kuda yang dilanda birahi.

“Apa kau tidak malu berhubungan denganku yang seorang pembantu, Mas?” Kartini merebahkan tubuhnya pada dada Agus.

“Aku menerimamu apa adanya.”

“Aku mulai ragu pada hubungan kita?”

“Apa yang kamu ragukan?”

“Suatu saat Mas akan meninggalkanku.”

“Itu kekhawatiran yang berlebihan.”

“Aku takut, Mas.”

“Takut apa?”

“Kau hanya mempermainkanku.”

“Aku sangat mencintaimu!”

Kata-kata itu yang membuat Kartini tenang kembali. Agus selalu dapat menenangkan hatinya yang gundah, kalut, sedih, dan marah. Setiap persoalan yang ia alami selalu saja Agus dapat menyelesaikannya. Bagi Kartini, Agus adalah curahan terakhir untuk mengadu. Ia segalanya bagi Kartini, dan semua keraguan atasnya pupus setelah bijak kata Agus menelusup batinnya.

“Tapi orang tuamu apakah akan setuju?” Agus terdiam. Ditatapnya mata Kartini dalam-dalam. Kata-kata yang demikian lancar keluar dari mulutnya seolah tersekat.

“Mereka pasti setuju. Aku sudah katakan dan mereka tak keberatan. Setelah menjadi istriku, kita akan tinggal di mana saja kau suka.”

Lagi-lagi keyakinan Kartini akan hari depannya saling terjalin membentuk gugusan cerita yang panjang dan utuh. Sepertinya ia melihat masa depan yang cerah. Masa depan seorang gadis kampung yang merantau ke kota dan bertemu orang yang menjadi tambatan hatinya. Harapan untuk masa depan adalah kewajaran dan tak berdosa memiliki harapan yang berlebihan.

***

“Mas Agus memakai uang saya dulu. Saya masih punya tabungan, dan sedang tidak membutuhkannya. Mungkin bisa membantu sedikit keperluan.” Agus menolak. Namun akhirnya setengah terpaksa menerima uang yang disodorkan Kartini.

“Dari mana kau dapatkan uang sebanyak ini?” Kartini tergagap mendengar pertanyaan yang sebenarnya ia telah duga. Ia mencoba menguasai keadaan dan mengarahkan pembicaraan ke arah lain.

“Bagaimana keadaanmu, Mas?”

“Kau belum jawab pertanyaanku, Tin?”

“Itu tabunganku yang dipinjam dan kebetulan dikembalikan. Sudahlah Mas, jangan tanya dari mana aku dapat uang, yang penting bisa menambahi kekurangan.” Tiba-tiba Kartini merasakan kepalanya mulai pusing. Agus hanya mengernyitkan dahi melihat kekasihnya muntah-muntah.

“Kamu terlalu capek Tin,”

Agus mengusap rambut Kartini. Suasana senyap. Agus terharu, Kartini dipeluknya dengan erat. Kartini menikmati pelukan itu dengan pasrah menyerahkan segala senyap untuk kekasihnya. Kamar tiga kali tiga itu menjadi saksi pergumulan dua manusia yang saling mencinta dengan definisinya masing-masing. Keharuan itu berubah menjadi panas yang menyelinap dalam benak. Maka yang terjadi, terjadilah.

Setelah malam itu Kartini dan Agus tidak saling bertemu, menjaga jarak agar kerahasiaan hubungan mereka tetap terjaga. Agus kembali dengan dunianya kampusnya dan Kartini tetap berada di rumah majikannya menghitung hari sambil membayangkan hari-hari yang dilewati. Namun setelah lama berpikir ia kembali ragu terhadap jalinan yang ia jalani bersama kekasihnya.

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Idul Adha Polres Kebumen: Kurban Higienis Diawasi Dokter Hewan, Ribuan Paket Siap Didistribusikan

    Idul Adha Polres Kebumen: Kurban Higienis Diawasi Dokter Hewan, Ribuan Paket Siap Didistribusikan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 624
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran Polres Kebumen kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Sebanyak tujuh ekor sapi dan dua ekor kambing disembelih pada Jumat, 6 Juni 2025. Uniknya, sebagian besar proses pemotongan hewan kurban ini dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kalirejo, Kebumen, sementara satu ekor […]

  • Dilaporkan Polisi, Pencuri Jenitri Ternyata Kakak Sendiri

    Dilaporkan Polisi, Pencuri Jenitri Ternyata Kakak Sendiri

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.452
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kasus pencurian cukup unik terjadi di Desa Kutosari, Kecamatan Kebumen. Pengusaha jenitri Puji Uswatun Jannah (37) warga Dukuh Jetis, Desa Kutosari lapor ke Polsek Kebumen lantaran kehilangan biji jenitri kualitas bagus senilai Rp 100 juta. Kasus tersebut terjadi pada Rabu, 16 Oktober 2019 lalu sekitar pukul 08.00 wib. Pencurian jenitri itu diketahui […]

  • Usai Jalani Fit and Proper Test di DPP PKB, Ini Kata Arif  Sugiyanto dan Zaini Miftah

    Usai Jalani Fit and Proper Test di DPP PKB, Ini Kata Arif Sugiyanto dan Zaini Miftah

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.351
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Sejumlah bakal calon bupati dan wakil bupati Kebumen mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta, Kamis-Jumat (27-28 Februari 2020). Bakal calon bupati dan wakil bupati Kebumen yang telah diusung oleh PDI Perjuangan H Arif Sugiyanto SH dan Hj Ristawati Purwaningsih […]

  • Lahan 1,3 Hektare di Grenggeng Kebumen Terbakar, Diduga Akibat Bakar Sampah Ditinggal Pergi

    Lahan 1,3 Hektare di Grenggeng Kebumen Terbakar, Diduga Akibat Bakar Sampah Ditinggal Pergi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 440
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) — Lahan pekarangan seluas sekitar 1,3 hektare di Dukuh Clungup, Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, terbakar pada Jumat 28 Agustus 2026. Polisi menduga insiden ini dipicu oleh kelalaian warga yang membakar sampah namun meninggalkan lokasi sebelum api padam sepenuhnya. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 13.15 WIB oleh Kepala Dusun I Desa Grenggeng, […]

  • Pabrik Gula

    Kebumen Pernah Memiliki Dua Pabrik Gula

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 19.833
    • 0Komentar

    Sejak diberlakukannya kebijakan Cultuurstelsel, terjadi peningkatan yang luar biasa. Ekspor gula dalam sepuluh tahun mengalami peningkatan 10 kali lipat dari hanya 6.710 ton pada 1830 menjadi 61.750 ton pada 1840 dan 146.670 ton saat Sistem Tanam Paksa dihapus tahun 1870, demikian tulis Khudori dalam  bukunya, Gula Rasa Neoliberalisme: Pergumulan Empat Abad Industri Gula (2005:25). Khudori melanjutkan, “Sistem Tanam […]

  • BAZNAS Kebumen Salurkan ZIS Tahap II Senilai Rp1,5 Miliar untuk 3.032 Mustahiq

    BAZNAS Kebumen Salurkan ZIS Tahap II Senilai Rp1,5 Miliar untuk 3.032 Mustahiq

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 417
    • 0Komentar

    KARANGANYAR  (KebumenUpdate.com) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen menyalurkan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Reguler Tahap II Tahun 2026 sebesar Rp1.562.260.678. Penyaluran yang menyasar 3.032 mustahiq dari tujuh ashnaf ini dipusatkan di Pendopo Kecamatan Karanganyar dan mencakup wilayah Rayon II yang meliputi enam kecamatan, yakni Karanganyar, Karanggayam, Sruweng, Klirong, Petanahan, dan Puring, […]

expand_less