Pesona Golden Sunrise Gunung Prau Via Jalur Wates
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 10 Jul 2022
- visibility 14.735
- comment 0 komentar

Siluet pendaki menunggu momen matahari terbit atau sunrise. (Foto: Hari)
Hingga tiba waktu Subuh, masing-masing dari kami secara bergantian menjalankan salat di dalam tenda. Kemudian menanti momen yang ditunggu-tunggu yaitu matahari terbit, sunrise.
Dari lokasi tenda kami, cukup ideal untuk menunggu terbitnya Sang Fajar. Meskipun masih ada spot favorit lainnya di atas sana (Sunrise Camp), namun dipastikan suasananya lebih ramai karena hampir semua pendaki mendirikan tendanya di area tersebut. Momen sunrise kami abadikan lewat hp masing-masing.
Menuju Sunrise Camp Patak Banteng
Pukul 6.00 WIB kami melanjutkan perjalan yang hanya 30 menit untuk menuju spot akhir dan favorit bagi pendaki Gunung Prau, yaitu sunrise camp Patak Banteng. Di lokasi ini merupakan pertemuan jalur antara Patak Banteng dan jalur lainnya.

Sunrise Camp Patak Banteng. (Foto: Hari)
Terdapat 2 bangunan yang merupakan shelter emergency dan mushola.
Usai mendokumentasikan di area camp sunrise, kami bergegas kembali menuju tenda untuk sarapan dan persiapan turun ke basecamp. Menu yang disajikan di antaranya sosis, nugget, mi goreng, dan minuman hangat.
Saya yang tidak terbiasa sarapan hanya mencukupkan diri dengan minum dan makan buah. Selain karena memang tidak selera dengan menunya. Sementara Akhsan yang masih berpuasa nampak bersabar diri menghadapi teman-temannya yang sarapan.
Pukul 9.00 WIB kami bersiap perjalanan turun ke basecamp. Tidak lupa sampah kami bawa turun kembali. Normalnya untuk perjalanan turun lebih cepat daripada naik. Maka dengan hitung-hitungan ringkas, kami akan tiba di basecamp kira-kira pukul 10.30 WIB.

Pamer foto sebelum kehabisan baterai. (Foto: Hari)
Perjalanan turun relatif aman dan lancar. Masing-masing pos kami lewati, hingga sampai Pos 1 kami sepakat untuk menggunakan jasa ojek kembali.
Pukul 11.00 WIB kami semua telah sampai di basecamp, lalu melapor ke petugas, menyerahkan sampah, dan beristirahat sejenak sampai waktu Salat Duhur. Selanjutnya perjalanan pulang ke Kebumen kami tempuh dengan rute yang sama ketika berangkat.







Saat ini belum ada komentar