Pondok Tahfidz Al Ihsan Wat Taqwa Lil Athfal Bangun Kampus Kedua di Alangamba Karanganyar
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Rab, 27 Agu 2025
- visibility 1.086
- comment 0 komentar

Peletakan batu pertama pembangunan Pondok Tahfidz Al Ihsan Wat Taqwa Lil Athfal di Masjid Al Mukhlisin Karanganyar oleh Bupati Lilis Nuryani. (Foto: Hari)
KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Pembangunan asrama Pondok Tahfidz Al Ihsan Wat Taqwa Lil Athfal di Kampus 2 Karanganyar resmi dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan di Masjid Al Mukhlisin, Jalan Nasional III, Dusun Alangamba, Desa Sidomulyo, Kecamatan Karanganyar, Rabu 27 Agustus 2025.
Hadir Bupati Lilis Nuryani beserta suaminya Ir H Mohammad Yahya Fuad SE. Hadir pula Sekretaris DPRD Munadi, Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Yunita Prasetyani, dan forkopimcam Karanganyar (Camat, Kapolsek, Danramil).

Bupati foto bersama keluarga besar Pondok Tahfidz Al Ihsan Wat Taqwa Lil Athfal dan Yayasan Masjid Al Mukhlisin. (Foto: Hari)
Kedatangan Bupati Lilis dan rombongan disambut Ratmono selaku pembina Yayasan Al Mukhlisin Ulinnuha Kebumen, Ustaz Akmal Asyamaa’il Syarif Lc Ketua Yayasan Al Mukhlisin, serta Dr KH Muhammad Agus Salim Lc MA selaku pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ihsan Wat Taqwa.
Hadir pula Ketua MUI Kebumen KH Nur Sodik, Ustaz Tahrir Masror, perwakilan Kemenag, Badan Wakaf Indonesia (BWI), perangkat desa, dan para santri Al Ihsan Wattaqwa.
Perjalanan dan Visi Ponpes
Dalam sambutannya, Ratmono menceritakan sejarah Yayasan Al Mukhlisin. Ia mengungkapkan bahwa tanah tempat berdirinya Masjid Al Mukhlisin saat ini merupakan tanah wakaf dari kakeknya.
“Tanah ini bersertifikat wakaf perorangan dari keluarga. Insyaallah nanti akan diubah menjadi wakaf atas nama yayasan,” jelas Ratmono.
Ia menambahkan, pembangunan asrama ini bertujuan agar tanah wakaf tersebut semakin bermanfaat, menjadikannya kampus kedua Pondok Tahfidz Al Ihsan Wat Taqwa Lil Athfal.
Sementara itu Ketua Yayasan, Ustaz Akmal Asyamaa’il Syarif, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Lilis Nuryani.
“Kita tahu bahwa ibu adalah sekolah pertama, yang akan menyiapkan generasi ke depan. Semoga Ibu Bupati dipanjangkan umurnya, dimudahkan langkahnya, dan diberi kekuatan dalam memimpin Kabupaten Kebumen,” ujarnya.
Ia juga berharap, dengan adanya sinergi antara Yayasan Al Mukhlisin dan Ponpes Al Ihsan Wat Taqwa Lil Athfal, Kebumen dapat menjadi Kota Santri.
Kolaborasi dan Komitmen Pembangunan
Pengasuh Ponpes Al Ihsan Wat Taqwa, Dr. KH. Muhammad Agus Salim, Lc., M.A., menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan yang luar biasa ini.
Ia menjelaskan bahwa Ponpes Al Ihsan Wat Taqwa berdiri sejak 2019 di Desa Candimulyo dan kini memiliki 271 santri dari tingkat SD hingga SMA.
Ponpes ini memadukan kurikulum 100% umum dan 100% agama, dengan fokus khusus pada program tahfidz Al-Qur’an.
“Santri kami tidak hanya menghafal, tetapi juga memahami isinya. Bahkan, salah satu santri kami berhasil meraih juara tingkat Jawa Tengah dalam lomba membaca kitab,” ungkapnya bangga.
Ia juga menegaskan bahwa kerjasama antara dua yayasan ini telah melalui proses yang teliti, dan diputuskan bahwa Yayasan Al Ihsan yang akan menjalankan operasional di lokasi ini melalui nota kesepahaman dengan Yayasan Al Mukhlisin. Adapun dana pembangunan asrama ini sepenuhnya berasal dari keluarga Ratmono.
“Semoga lembaga ini istikamah, ikhlas, dan semakin maju,” harap KH. Agus Salim.
Apresiasi Pemerintah dan Dukungan Masyarakat
Pada kesempatan ini, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas inisiatif pembangunan ini.
“Pembangunan ponpes ini merupakan wujud nyata kecintaan kita kepada agama. Ini akan menjadi taman ilmu bagi anak-anak kita,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya.
“Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan di bidang keagamaan,” tambahnya.
Tidak hanya itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pembangunan ponpes ini, baik dengan materi maupun doa.
“Semoga dari sini lahir generasi Qur’ani yang cerdas dan bermanfaat bagi Kebumen,” harapnya.
Asrama yang akan dibangun di atas lahan seluas 2.000 m² ini akan memiliki dua blok dengan total tiga lantai, dilengkapi fasilitas kamar, toilet, laundry, dan dapur. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar