Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » The Disruptive Arif: Dua Tahun Menyemarakkan Kebumen

The Disruptive Arif: Dua Tahun Menyemarakkan Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
  • visibility 2.724
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Suka tidak suka dengan langkah-langkah ‘aneh’ yang diambilnya, harus diakui berbagai kebijakan Bupati Arif telah menjadi disrupsi yang hebat bagi Kebumen, tak hanya di tataran birokrasi bahkan hingga pola partisipasi masyarakat dan bentuk relasi/komunikasi antara publik dengan pimpinan wilayah.

Salah satu disrupsi yang layak dicatat adalah Kebumen International Expo (KIE). Ini adalah sebuah ajang pameran terpadu yang dimunculkan sebagai peningkatan dari event tahunan Kebumen Expo. Dengan mendatangkan puluhan artis ibukota serta ratusan stand dari BUMN, UMKM sampai pemerintah daerah tetangga, KIE menjadi sebuah makhluk yang kehadirannya memukau publik.

Berbagai kegiatan pameran selama ini pun menjadi terasa biasa-biasa saja. Lepas dari masih banyaknya kekurangan yang harus diperbaiki dan perdebatan yang mengiringi, KIE menjadi benchmark (tolok ukur) baru dalam penyelenggaraan festival dan pameran di Kebumen.

Disrupsi lain yang layak disebut adalah tentang pengelolaan kawasan perkotaan Kebumen. Selama ini penataan kota praktis hanya sebatas pembuatan taman dan penataan area terbuka, juga perbaikan pedestrian serta drainase secara sporadis. Langkah besar yang dilakukan Arif dengan membuat beberapa perubahan signifikan memberi efek kejut yang dahsyat kepada publik. Kebijakan awal mengubah pola lalu lintas di seputaran jalan protokol serta merta mendapat gelombang protes yang cukup besar meski kemudian mereda seiring terbiasanya publik dengan pola baru.

Baca Juga: Banjir di Perkotaan dan Problem Air Salah Jalan

Ternyata jalur searah hanya intro dari sebuah perubahan yang lebih masif. Perbaikan wajah jalan utama, perombakan drainase, penataan pasar hingga alun-alun menjadi bagian agenda besar untuk memunculkan wajah kota Kebumen yang baru. Sebuah disrupsi penataan wilayah yang tidak hanya menyentuh aspek fisik/infrastruktur namun juga mengangkat fungsi sosial, budaya bahkan juga aksesibilitas bagi difabel dan lansia.

Tak semua disrupsi yang digagas Arif berjalan lancar. Penataan Pasar Tumenggungan hingga sekarang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tak hanya regulasi dan kebijakan yang harus ditegakkan, namun ada pola perilaku dan ketersediaan fasilitas yang juga perlu diselaraskan.

Pengentasan Kemiskinan

Pengentasan kemiskinan dengan mengundang aliran investasi juga menjadi hutang lain yang perlu segera dibayar. Dalam banyak kesempatan, Bupati mengatakan bahwa terkait kemiskinan, Kebumen tak sekadar memerlukan percepatan namun lompatan.

Masuknya modal diharapkan menjadi batu tumpuan untuk lompatan yang lebih tinggi. Sebuah mimpi yang sudah dimulai di masa lalu namun masih juga menunggu wujud nyatanya. Dalam hal ini disrupsi tak hanya dibutuhkan dalam perijinan dan regulasi, namun juga akses, kepastian hukum serta masyarakat yang suportif terhadap masuknya investor.

Semua pihak mengakui bahwa selama dua tahun terakhir, roda mutasi birokrasi berjalan lebih cepat. Bagi sebagian pihak, proses mutasi terkesan serba mendadak dan tidak memberi cukup waktu untuk menunjukkan kinerja terbaik. Di sisi lain, gerak birokrasi yang semakin dinamis juga memunculkan kesadaran tentang perlunya kinerja nyata yang terukur.  Bupati selaku konduktor birokrasi harus bisa menjamin bahwa cepat dan dinamisnya distribusi sumber daya manusia merupakan ikhtiar untuk memunculkan mesin birokasi yang lebih sigap dan dapat diandalkan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Topik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • HNP

    7 Tanda HNP yang Sering Dianggap Masuk Angin atau Pegal Biasa

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 405
    • 0Komentar

    PERNAH merasa punggung nyeri, kesemutan di kaki, atau leher kaku tapi kamu anggap cuma kecapekan atau masuk angin? Hati-hati, bisa jadi itu gejala awal Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau yang lebih dikenal sebagai saraf kejepit. Masalahnya, banyak penderita HNP baru menyadari kondisinya saat sudah parah. Padahal, mengenali gejala sejak dini bisa mencegah kerusakan saraf permanen. […]

  • Belum Ada Rekomendasi DPP, Rudiyanto: Deklarasi DPC Partai Gerindra Kebumen Langkah Terburu-buru

    Belum Ada Rekomendasi DPP, Rudiyanto: Deklarasi DPC Partai Gerindra Kebumen Langkah Terburu-buru

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.584
    • 0Komentar

    Ditanya tentang sikapnya yang berseberangan dengan DPC, Rudiyanto mengatakan bahwa ini merupakan wujud aspirasi yang disampaikan kepada atasan dalam hal ini Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). “Mudah-mudahan DPP mendengar aspirasi kami di akar rumput sesama pengurus DPC, PAC, ranting. Partai Gerindra adalah partai komando, apa yang sudah jadi instruksi dan aturan […]

  • Muktamar PPP

    Gus Yasin Dorong Aklamasi Pemilihan Ketum PPP, Agus Suparmanto Kantongi 70 Persen Dukungan

    • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 674
    • 0Komentar

    JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Pemilihan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Muktamar X di Jakarta diharapkan berlangsung aklamasi. Mekanisme ini dinilai mampu menghindarkan partai dari konflik internal yang kerap berulang. Tokoh PPP sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, menegaskan pentingnya komunikasi intensif. Ia ingin mencari jalan tengah agar Muktamar X […]

  • Pantai Sumberjati

    Satu Korban Terseret Ombak Pantai Sumberjati Ditemukan 3 Kilometer dari Lokasi Kejadian, Begini Kondisinya

    • calendar_month Sen, 4 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.685
    • 0Komentar

    AMBAL (KebumenUpdate.com) – Tim SAR gabungan telah menemukan salah satu dari dua orang yang sebelumnya hilang terseret ombak saat menebar jaring di Pantai Sumberjati, Kecamatan Ambal, Kebumen, Sabtu 2 Oktober 2021. Jasad korban yang sudah ketemu bernama Sofyan Sauri (55) warga Desa Sumberjati, Kecamatan Ambal, Kebumen. Jasad korban tergeletak dalam kondisi sudah meninggal dunia di […]

  • Waduk Sempor

    Jasad Warga Sampang yang Hanyut Ditemukan di Waduk Sempor

    • calendar_month Sen, 25 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.369
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Tim SAR Gabungan menemukan korban yang terjatuh dan hanyut terbawa arus sungai di Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kebumen. Korban bernama Sutiem (47) warga RT 01 RW 03 Dusun Semampir Desa Sampang, Sempor ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di muara sungai Kalianget yang juga Waduk Sempor, Minggu 24 Oktober 2021 Jasad korban terbawa […]

  • KPU Membuka Pendaftaran untuk Pemantau Pilbup Kebumen, Ini Syaratnya

    KPU Membuka Pendaftaran untuk Pemantau Pilbup Kebumen, Ini Syaratnya

    • calendar_month Kam, 22 Agu 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.812
    • 0Komentar

    Adapun syarat pemantau di antaranya merupakan organisasi masyarakat (ormas), berbadan hukum, independen, sumber dana jelas (bagian dari kesukarelaan/mandiri), terdaftar dan akreditasi dari KPU (sesuai objeknya). “Pendaftaran mulai 27 Februari 2024 hingga 16 November 2024. Untuk alurnya, pendaftar bisa mengunduh dokumen di halaman situs KPU atau ambil langsung ke kantor KPU. Lalu diisi dan menyerahkan ke […]

expand_less