Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » The Disruptive Arif: Dua Tahun Menyemarakkan Kebumen

The Disruptive Arif: Dua Tahun Menyemarakkan Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 2 Feb 2023
  • visibility 2.784
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Suka tidak suka dengan langkah-langkah ‘aneh’ yang diambilnya, harus diakui berbagai kebijakan Bupati Arif telah menjadi disrupsi yang hebat bagi Kebumen, tak hanya di tataran birokrasi bahkan hingga pola partisipasi masyarakat dan bentuk relasi/komunikasi antara publik dengan pimpinan wilayah.

Salah satu disrupsi yang layak dicatat adalah Kebumen International Expo (KIE). Ini adalah sebuah ajang pameran terpadu yang dimunculkan sebagai peningkatan dari event tahunan Kebumen Expo. Dengan mendatangkan puluhan artis ibukota serta ratusan stand dari BUMN, UMKM sampai pemerintah daerah tetangga, KIE menjadi sebuah makhluk yang kehadirannya memukau publik.

Berbagai kegiatan pameran selama ini pun menjadi terasa biasa-biasa saja. Lepas dari masih banyaknya kekurangan yang harus diperbaiki dan perdebatan yang mengiringi, KIE menjadi benchmark (tolok ukur) baru dalam penyelenggaraan festival dan pameran di Kebumen.

Disrupsi lain yang layak disebut adalah tentang pengelolaan kawasan perkotaan Kebumen. Selama ini penataan kota praktis hanya sebatas pembuatan taman dan penataan area terbuka, juga perbaikan pedestrian serta drainase secara sporadis. Langkah besar yang dilakukan Arif dengan membuat beberapa perubahan signifikan memberi efek kejut yang dahsyat kepada publik. Kebijakan awal mengubah pola lalu lintas di seputaran jalan protokol serta merta mendapat gelombang protes yang cukup besar meski kemudian mereda seiring terbiasanya publik dengan pola baru.

Baca Juga: Banjir di Perkotaan dan Problem Air Salah Jalan

Ternyata jalur searah hanya intro dari sebuah perubahan yang lebih masif. Perbaikan wajah jalan utama, perombakan drainase, penataan pasar hingga alun-alun menjadi bagian agenda besar untuk memunculkan wajah kota Kebumen yang baru. Sebuah disrupsi penataan wilayah yang tidak hanya menyentuh aspek fisik/infrastruktur namun juga mengangkat fungsi sosial, budaya bahkan juga aksesibilitas bagi difabel dan lansia.

Tak semua disrupsi yang digagas Arif berjalan lancar. Penataan Pasar Tumenggungan hingga sekarang masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Tak hanya regulasi dan kebijakan yang harus ditegakkan, namun ada pola perilaku dan ketersediaan fasilitas yang juga perlu diselaraskan.

Pengentasan Kemiskinan

Pengentasan kemiskinan dengan mengundang aliran investasi juga menjadi hutang lain yang perlu segera dibayar. Dalam banyak kesempatan, Bupati mengatakan bahwa terkait kemiskinan, Kebumen tak sekadar memerlukan percepatan namun lompatan.

Masuknya modal diharapkan menjadi batu tumpuan untuk lompatan yang lebih tinggi. Sebuah mimpi yang sudah dimulai di masa lalu namun masih juga menunggu wujud nyatanya. Dalam hal ini disrupsi tak hanya dibutuhkan dalam perijinan dan regulasi, namun juga akses, kepastian hukum serta masyarakat yang suportif terhadap masuknya investor.

Semua pihak mengakui bahwa selama dua tahun terakhir, roda mutasi birokrasi berjalan lebih cepat. Bagi sebagian pihak, proses mutasi terkesan serba mendadak dan tidak memberi cukup waktu untuk menunjukkan kinerja terbaik. Di sisi lain, gerak birokrasi yang semakin dinamis juga memunculkan kesadaran tentang perlunya kinerja nyata yang terukur.  Bupati selaku konduktor birokrasi harus bisa menjamin bahwa cepat dan dinamisnya distribusi sumber daya manusia merupakan ikhtiar untuk memunculkan mesin birokasi yang lebih sigap dan dapat diandalkan.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Topik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kesehatan Kulit

    Pulihkan Kondisi Kulit: Perawatan Tepat Setelah Liburan Panjang

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 815
    • 0Komentar

    LIBURAN panjang usai. Kulit seringkali jadi “korban”. Paparan sinar matahari, debu, dan perubahan pola tidur bisa membuat kulit kusam dan bermasalah. Artikel dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Tunggal, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara  – pafitunggal.org ini akan memandu Anda memulihkan kondisi kulit dengan tepat. Mengapa Kulit Bermasalah Setelah Liburan? Saat liburan, kita sering mengabaikan […]

  • Ini Alasan Mantan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz Nyaleg DPR RI

    Ini Alasan Mantan Bupati Kebumen Yazid Mahfudz Nyaleg DPR RI

    • calendar_month Sab, 23 Des 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.247
    • 0Komentar

    Kawal Urusan Pusat yang Dibutuhkan di Kabupaten  “Bismillah untuk mewakili Kebumen, Purbalingga, dan Banjarnegara. Harapan kami Kebumen punya wakil sendiri untuk mengawal urusan-urusan pusat yang memang diperlukan di Kebumen. Saya pernah jadi bupati, betapa sulitnya mencari anggaran di pusat kalau tidak ada perwakilan dari Kebumen,” kata Gus Yazid, sapaan akrabnya. Menurutnya, jika terpilih menjadi anggota […]

  • Bekas Pasar Hewan Purbowangi Jadi Lokasi Pembangunan Pabrik Sarung Tangan

    Bekas Pasar Hewan Purbowangi Jadi Lokasi Pembangunan Pabrik Sarung Tangan

    • calendar_month Sel, 28 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.073
    • 0Komentar

    Bupati berkomitmen akan mempermudah proses perizinan bagi para investor. Pembangunan pabrik sarung tangan ini merupakan upaya pemerintah untuk membuat kawasan berikat di wilayah Kebumen barat. “Yang jelas saya Bupati mendorong semua perizinan investasi mudah dengan by sistem. Bukan terima uang di tangan. Tp by sistem. Sementara baru kita mulai dengan pembangunan pabrik sarung tangan seluas […]

  • Kaesang Pangarep Terpukau Kuliner Kebumen, Janjikan Pengembangan Pariwisata

    Kaesang Pangarep Terpukau Kuliner Kebumen, Janjikan Pengembangan Pariwisata

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.745
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Putra bungsu mantan Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, melakukan kunjungan istimewa ke Kabupaten Kebumen dalam rangkaian acara halal bi halal, Kamis 10 April 2025. Kedatangannya di Ruang Arungbinang kompleks Pendopo Kabumian disambut hangat oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani, mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, dr Reza Mardhika. […]

  • Pria Ini Meninggal Saat Menebang Pohon Sengon, Ternyata Ini Sebabnya

    Pria Ini Meninggal Saat Menebang Pohon Sengon, Ternyata Ini Sebabnya

    • calendar_month Sen, 1 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.021
    • 0Komentar

    BUAYAN (KebumenUpdate.com) – Seorang pria penebang pohon, Solihun (40) warga Desa Jladri, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen dilaporkan meninggal dunia saat menebang pohon sengon di Desa Karangbolong, Kecamatan Buayan, Kebumen. Peristiwa nahas itu terjadi Minggu 28 Februari 2021 sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu korban menebang pohon di pekarangan milik Ahmad Daud (40).  Menurut penuturan sejumlah […]

  • Tenggelam

    Tiga Pelajar Tenggelam di Sungai Semali, Dua Meninggal Dunia

    • calendar_month Ming, 21 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.335
    • 0Komentar

    SEMPOR (KebumenUpdate.com) – Dua pelajar ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tenggelam setelah tenggelam di Sungai Desa Semali Kecamatan Sempor Kebumen. Korban, masing-masing berinisial RF (13) warga Kelurahan Serdang Kulon Kecamatan Panongan Kota Tangerang dan MA (13) warga Desa Semali Kecamatan Sempor, Kebumen. Peristiwa memilukan itu terjadi Sabtu 20 Maret 2021 sekitar pukul 12.30 WIB. Awalnya […]

expand_less