Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Opini: Pada Camat Harapan Disemat

Opini: Pada Camat Harapan Disemat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 4.764
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Era Pasca-OVOP

Konsep OVOP (One Village One Product) yang dicetuskan di Jepang pada tahun 1980 sempat pula dicanangkan di Indonesia, termasuk di Kebumen. Secara harafiah konsep ini diartikan setiap desa memiliki produk unggulan masing-masing yang tidak hanya menjadi bahan jualan keluar, namun juga mengangkat citra wilayah produsen sehingga akan mengundang masuknya investor, SDM berkualitas dan wisatawan.

Mengingat konsep ini dibawa dari Jepang, tentu tak dapatlah serta merta kita terjemahkan village sebagaimana pengertian desa atau kelurahan di Indonesia. Bisa jadi produk tersebut menjadi unggulan bersama bagi beberapa desa. Pemerintah Kabupaten Kebumen lewat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) pun melakukan pemetaan kawasan berbasis komoditi yang jatuhnya melingkupi beberapa desa, bahkan lintas kecamatan seperti kawasan anyaman pandan, gula semut dan kawasan wisata.

Secara tradisional, konsep OVOP ternyata sudah pula dilaksanakan oleh nenek moyang kita sebagai respon atas kondisi geografis dan potensi lokal yang dimiliki. Ambil contoh di kawasan Kecamatan Karanggayam, khususnya di desa-desa sekitar Pasar Soma. Masing-masing desa di sana secara turun-temurun mengembangkan produk khas masing-masing : Desa Glontor memproduksi perabot bambu, Clapar dan Logandu menyuplai bibit tembakau dan tanaman lainnya, Selogiri mengolah singkong menjadi gaplek sementara warga Gunungsari  menjadi pedagangnya. Pasar Soma kemudian menjadi trading centre yang mempertemukan berbagai produk itu dengan para pedagang dari luar wilayah.

Situasi di atas menunjukkan bahwa pengembangan wilayah memerlukan sinergitas dan kolaborasi antardesa. Potensi masing-masing desa berkembang optimal ketika menemukan pelengkapnya di desa lain. Di samping itu, acapkali wilayah produksi sebuah komoditi meluas melampaui batas desa, misal komoditi pandan dan gula semut.

Dalam konteks inilah kecamatan mendapatkan posisi strategisnya. Kecamatan dapat bergerak lebih fokus dibanding kabupaten, di sisi lain memiliki ruang gerak lebih luas dibanding desa. Pengembangan wilayah secara tematik dengan basis kolaborasi antardesa akan lebih mungkin terwujud jika camat/kecamatan menjalankan fungsi strategis tentu tanpa keluar dari regulasi fungsinya.

Dorongan simbolik Bupati lewat pembuatan logo kecamatan semestinya diikuti oleh dinas dan lembaga daerah dengan menempatkan Camat sebagai mitra strategis dalam perencanaan, bukan semata pengawas pelaksanaan program pemerintah. Sekalipun sudah ada Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan, tetap dibutuhkan ruang yang lebih luas bagi pihak kecamatan untuk menggali gagasan dan menemukenali potensi wilayah yang mesti dikembangkan secara sinergis dan kolaboratif.

Di sisi lain, para camat juga dipanggil untuk menelaah lebih dalam panggilan tugasnya. Keterbatasan wewenang penggunaan anggaran janganlah menjadi alasan untuk tidak memunculkan gagasan-gagasan brilian bagi pengembangan wilayah. Kerja keras, kerja cakap dan kerja cerdas para camat mutlak dibutuhkan agar proses pembuatan logo kecamatan menjadi sarana untuk membentuk brand positif kecamatan masing-masing tak sekedar menjadi lomba menggambar.

*) Penulis adalah anggota IBAN (Indonesia Brand Activists Network)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jabatan Wakapolres Kebumen Diisi Kompol Muhammad Nurkholis

    Jabatan Wakapolres Kebumen Diisi Kompol Muhammad Nurkholis

    • calendar_month Ming, 4 Feb 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.378
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kompol Muhammad Nurkholis SH mengisi jabatan Wakapolres Kebumen terhitung mulai Minggu 4 Februari 2024. Upacara penerimaan jabatan berlangsung di ruang pertemuan Gedung Tribrata Mapolres Kebumen dihadiri PJU Polres, Kapolsek jajaran, serta Bhayangkari. Baca juga: Kompol Andi Mohamad Akbar Mekuo Jabat Wakapolres Kebumen Kompol Muhammad Nurkholis sebelumnya merupakan Kapolsek Gunungpati Polrestabes Semarang. “Selamat datang […]

  • Ruang Publik Hidup, Budaya Lestari: Pentas Wayang Orang di Alun-Alun Pancasila

    Ruang Publik Hidup, Budaya Lestari: Pentas Wayang Orang di Alun-Alun Pancasila

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.611
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Rintik hujan yang sempat mengguyur tak mengurangi antusiasme masyarakat untuk datang ke Alun-alun Pancasila Kebumen, Jumat malam 27 Maret 2026. Kehadiran mereka bertujuan untuk menyaksikan pementasan wayang orang bertajuk “Sang Srikandi” yang dibawakan oleh Sanggar Budaya Larasati. Asisten Sutradara pementasan, Eko Haryono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Dinas Pariwisata […]

  • Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz bersama pejabat menunjukkan aplikasi "Pancen Maen" saat peluncuran. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Pancen Maen, Urus Administrasi Kependudukan Cukup Lewat Smartphone

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.751
    • 0Komentar

    Pemohon Cetak Dokumen Kependudukan Sendiri Tak hanya itu, pemohon juga bisa melakukan pencetakan seluruh dokumen kependudukan sendiri, kecuali KTP-elektronik dan KIA . Dengan menggunakan kertas HVS 80 gram berwarna putih dengan ukuran A4. Penggunaan kertas ini untuk pencetakan Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perceraian dan lain-lain. Sedangkan untuk pengecekan keaslian dokumen kependudukan, […]

  • Miris, Jalan Menuju Objek Wisata Ini Rusak Parah

    Miris, Jalan Menuju Objek Wisata Ini Rusak Parah

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.448
    • 0Komentar

    PURING (KebumenUpdate.com) – Pada musim penghujan seperti sekarang ini, Kebumen tidak hanya rawan terhadap bermacam bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Saat curah hujan tinggi, biasanya akan diikuti oleh banyaknya  jalan yang rusak di Kebumen. Munculnya jalan berlubang pada musim penghujan terjadi di semua ruas jalan baik di jalan nasional yang […]

  • 38 Lokasi Sholat Idul Adha Muhammadiyah 28 Juni 2023 di Kebumen

    38 Lokasi Sholat Idul Adha Muhammadiyah 28 Juni 2023 di Kebumen

    • calendar_month Sel, 27 Jun 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.028
    • 0Komentar

    24. PCM Pejagoan Tempat: Lapangan Desa Pejagoan Khatib: Ust Muslih Imam: Ust Muslih 25. PCM Puring     Tempat: Halaman Kantor PCM Puring di Krandegan Khatib: Ust Ahmad Muharor Imam: Ust Sukarno 26. PCM Puring Tempat: Halaman SD IT LH PURING Khatib: Khotib M Khojim Imam: Khotib M Khojim 27. PCM Mirit     Tempat: Masjid Mambaul […]

  • Potret Ritual Sedekah Laut Nelayan TPI Pasir Kebumen

    Potret Ritual Sedekah Laut Nelayan TPI Pasir Kebumen

    • calendar_month Jum, 16 Okt 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) — Warga dan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pasir, Desa Pasir Kecamatan Ayah, kembali menggelar tradisi tahunan sedekah laut, Jumat 16 Oktober 2026. Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat saat warga berbondong-bondong membawa nasi kenduri dan duduk bersila di bawah tenda atau gubuk bambu beratap klari (daun kelapa). Acara sedekah laut diawali dengan […]

expand_less