Breaking News
light_mode
Topik Populer
Beranda » Opini » Opini: Pada Camat Harapan Disemat

Opini: Pada Camat Harapan Disemat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 4.535
  • comment 0 komentar

Era Pasca-OVOP

Konsep OVOP (One Village One Product) yang dicetuskan di Jepang pada tahun 1980 sempat pula dicanangkan di Indonesia, termasuk di Kebumen. Secara harafiah konsep ini diartikan setiap desa memiliki produk unggulan masing-masing yang tidak hanya menjadi bahan jualan keluar, namun juga mengangkat citra wilayah produsen sehingga akan mengundang masuknya investor, SDM berkualitas dan wisatawan.

Mengingat konsep ini dibawa dari Jepang, tentu tak dapatlah serta merta kita terjemahkan village sebagaimana pengertian desa atau kelurahan di Indonesia. Bisa jadi produk tersebut menjadi unggulan bersama bagi beberapa desa. Pemerintah Kabupaten Kebumen lewat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) pun melakukan pemetaan kawasan berbasis komoditi yang jatuhnya melingkupi beberapa desa, bahkan lintas kecamatan seperti kawasan anyaman pandan, gula semut dan kawasan wisata.

Secara tradisional, konsep OVOP ternyata sudah pula dilaksanakan oleh nenek moyang kita sebagai respon atas kondisi geografis dan potensi lokal yang dimiliki. Ambil contoh di kawasan Kecamatan Karanggayam, khususnya di desa-desa sekitar Pasar Soma. Masing-masing desa di sana secara turun-temurun mengembangkan produk khas masing-masing : Desa Glontor memproduksi perabot bambu, Clapar dan Logandu menyuplai bibit tembakau dan tanaman lainnya, Selogiri mengolah singkong menjadi gaplek sementara warga Gunungsari  menjadi pedagangnya. Pasar Soma kemudian menjadi trading centre yang mempertemukan berbagai produk itu dengan para pedagang dari luar wilayah.

Situasi di atas menunjukkan bahwa pengembangan wilayah memerlukan sinergitas dan kolaborasi antardesa. Potensi masing-masing desa berkembang optimal ketika menemukan pelengkapnya di desa lain. Di samping itu, acapkali wilayah produksi sebuah komoditi meluas melampaui batas desa, misal komoditi pandan dan gula semut.

Dalam konteks inilah kecamatan mendapatkan posisi strategisnya. Kecamatan dapat bergerak lebih fokus dibanding kabupaten, di sisi lain memiliki ruang gerak lebih luas dibanding desa. Pengembangan wilayah secara tematik dengan basis kolaborasi antardesa akan lebih mungkin terwujud jika camat/kecamatan menjalankan fungsi strategis tentu tanpa keluar dari regulasi fungsinya.

Dorongan simbolik Bupati lewat pembuatan logo kecamatan semestinya diikuti oleh dinas dan lembaga daerah dengan menempatkan Camat sebagai mitra strategis dalam perencanaan, bukan semata pengawas pelaksanaan program pemerintah. Sekalipun sudah ada Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan, tetap dibutuhkan ruang yang lebih luas bagi pihak kecamatan untuk menggali gagasan dan menemukenali potensi wilayah yang mesti dikembangkan secara sinergis dan kolaboratif.

Di sisi lain, para camat juga dipanggil untuk menelaah lebih dalam panggilan tugasnya. Keterbatasan wewenang penggunaan anggaran janganlah menjadi alasan untuk tidak memunculkan gagasan-gagasan brilian bagi pengembangan wilayah. Kerja keras, kerja cakap dan kerja cerdas para camat mutlak dibutuhkan agar proses pembuatan logo kecamatan menjadi sarana untuk membentuk brand positif kecamatan masing-masing tak sekedar menjadi lomba menggambar.

*) Penulis adalah anggota IBAN (Indonesia Brand Activists Network)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bantuan Sosial Keagamaan di Kebumen Tahun 2024 Alami Kenaikan, Ini Besarannya

    Bantuan Sosial Keagamaan di Kebumen Tahun 2024 Alami Kenaikan, Ini Besarannya

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.324
    • 0Komentar

    Bupati berharap bantuan sosial keagamaan ini bisa menambah kesejahteraan masyarakat. Serta bisa meningkatkan peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang berakhlak dengan adanya guru-guru ngaji, dan tempat-tempat ibadah yang layak.

  • Presiden Jokowi

    Harga Gabah Rendah Saat Panen Raya, Ini Kata Presiden Jokowi

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.552
    • 0Komentar

    Produksi padi nasional tahun 2022 mencapai 54,75 juta ton GKG atau mengalami kenaikan sebanyak 333,68 ribu ton atau 0,61 persen apabila dibandingkan produksi 2021 yang hanya 54,42 juta ton GKG. Sedangkan luas panen pada 2022 mencapai 10,45 juta hektare, mengalami kenaikan sebanyak 40,87 ribu hektare atau naik 0,39 persen apabila dibandingkan dengan luas panen 2021 […]

  • Goa Karangbolong

    Karangbolong: Menelusuri Kisah Panjang yang Merentang

    • calendar_month Rab, 15 Apr 2026
    • account_circle Teguh Hindarto
    • visibility 587
    • 0Komentar

    Melalui sebuah berita pendek dengan judul, Pasanggrahan Karangbolong en de Eetbare Vogelnestjes (Pesanggrahan Karangbolong dan Sarang Burung Walet) yang dimuat surat kabar De Locomotief (19 Mei 1931) kita mendapatkan sejumlah keterangan menarik mengenai wilayah geografis Karangbolong, aspek ekonomi dan aspek budaya di Karangbolong (Teguh Hindarto, 2023, Yang Hilang Yang Bertahan di Karangbolong: Dari Sarang Walet […]

  • Kran Air Siap Minum

    Masjid Agung Kebumen Dilengkapi Kran Air Siap Minum dan Ruang Ramah Anak, Bantuan PDAM

    • calendar_month Sab, 18 Nov 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.475
    • 0Komentar

    Menurut Zein Musta’in, kran air siap minum yang dipasang memiliki standar kualitas air minum dan sudah lolos uji kualitas pada laboratorium pemerintah yang telah terakreditasi penuh. “Sudah dipastikan higienis dan memiliki kualitas yang baik jadi masyarakat Kebumen bisa langsung meminum air dari KASM ini,” ujar Zein Mustain yang memberikan contoh bagaimana cara meminum air dari […]

  • Kapal Terbalik

    Kapal KM Tauladan Terbalik di Perairan Mirit Kebumen, 6 ABK Selamat. Begini Kronologinya

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.274
    • 0Komentar

    Kemudian seorang tekong kapal bernama Dasino berinisiatif naik menuju ke atas kapal yang terbalik guna menghubungi pemilik kapal untuk melaporkan kejadian yang mereka alami. Menerima berita tersebut, Basarnas Cilacap menurunkan tim rescuer untuk melakukan pertolongan dan evakuasi terhadap ABK Kapal KM Tauladan yang terbalik di perairan Mirit, Kebumen. Pentingnya Penggunaan Life Jacket Bagi Nelayan Adah […]

  • UNIMUGO

    Angkatan Pertama UNIMUGO, 39 Apoteker Baru Ikuti Sumpah Profesi

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.164
    • 0Komentar

    Prosesi sumpah yang dijalani para apoteker baru, menurut Herniyatun, bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah ikrar suci. “Sebuah komitmen moral bahwa dalam menjalankan profesi, para apoteker akan selalu berpegang pada kode etik, mengutamakan keselamatan pasien, menjaga integritas ilmu, dan senantiasa berkontribusi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” tegasnya. Pesan Rektor UNIMUGO kepada Apoteker Baru Rektor berpesan kepada […]

expand_less