Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Opini: Pada Camat Harapan Disemat

Opini: Pada Camat Harapan Disemat

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Kam, 24 Mar 2022
  • visibility 4.699
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Era Pasca-OVOP

Konsep OVOP (One Village One Product) yang dicetuskan di Jepang pada tahun 1980 sempat pula dicanangkan di Indonesia, termasuk di Kebumen. Secara harafiah konsep ini diartikan setiap desa memiliki produk unggulan masing-masing yang tidak hanya menjadi bahan jualan keluar, namun juga mengangkat citra wilayah produsen sehingga akan mengundang masuknya investor, SDM berkualitas dan wisatawan.

Mengingat konsep ini dibawa dari Jepang, tentu tak dapatlah serta merta kita terjemahkan village sebagaimana pengertian desa atau kelurahan di Indonesia. Bisa jadi produk tersebut menjadi unggulan bersama bagi beberapa desa. Pemerintah Kabupaten Kebumen lewat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) pun melakukan pemetaan kawasan berbasis komoditi yang jatuhnya melingkupi beberapa desa, bahkan lintas kecamatan seperti kawasan anyaman pandan, gula semut dan kawasan wisata.

Secara tradisional, konsep OVOP ternyata sudah pula dilaksanakan oleh nenek moyang kita sebagai respon atas kondisi geografis dan potensi lokal yang dimiliki. Ambil contoh di kawasan Kecamatan Karanggayam, khususnya di desa-desa sekitar Pasar Soma. Masing-masing desa di sana secara turun-temurun mengembangkan produk khas masing-masing : Desa Glontor memproduksi perabot bambu, Clapar dan Logandu menyuplai bibit tembakau dan tanaman lainnya, Selogiri mengolah singkong menjadi gaplek sementara warga Gunungsari  menjadi pedagangnya. Pasar Soma kemudian menjadi trading centre yang mempertemukan berbagai produk itu dengan para pedagang dari luar wilayah.

Situasi di atas menunjukkan bahwa pengembangan wilayah memerlukan sinergitas dan kolaborasi antardesa. Potensi masing-masing desa berkembang optimal ketika menemukan pelengkapnya di desa lain. Di samping itu, acapkali wilayah produksi sebuah komoditi meluas melampaui batas desa, misal komoditi pandan dan gula semut.

Dalam konteks inilah kecamatan mendapatkan posisi strategisnya. Kecamatan dapat bergerak lebih fokus dibanding kabupaten, di sisi lain memiliki ruang gerak lebih luas dibanding desa. Pengembangan wilayah secara tematik dengan basis kolaborasi antardesa akan lebih mungkin terwujud jika camat/kecamatan menjalankan fungsi strategis tentu tanpa keluar dari regulasi fungsinya.

Dorongan simbolik Bupati lewat pembuatan logo kecamatan semestinya diikuti oleh dinas dan lembaga daerah dengan menempatkan Camat sebagai mitra strategis dalam perencanaan, bukan semata pengawas pelaksanaan program pemerintah. Sekalipun sudah ada Musyawaran Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kecamatan, tetap dibutuhkan ruang yang lebih luas bagi pihak kecamatan untuk menggali gagasan dan menemukenali potensi wilayah yang mesti dikembangkan secara sinergis dan kolaboratif.

Di sisi lain, para camat juga dipanggil untuk menelaah lebih dalam panggilan tugasnya. Keterbatasan wewenang penggunaan anggaran janganlah menjadi alasan untuk tidak memunculkan gagasan-gagasan brilian bagi pengembangan wilayah. Kerja keras, kerja cakap dan kerja cerdas para camat mutlak dibutuhkan agar proses pembuatan logo kecamatan menjadi sarana untuk membentuk brand positif kecamatan masing-masing tak sekedar menjadi lomba menggambar.

*) Penulis adalah anggota IBAN (Indonesia Brand Activists Network)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relokasi Rumah Warga Desa Jintung, PMI Kebumen Berikan Bantuan Senilai 20 Juta

    Relokasi Rumah Warga Desa Jintung, PMI Kebumen Berikan Bantuan Senilai 20 Juta

    • calendar_month Rab, 21 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.289
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Pasca bencana tanah longsor yang menimpa Desa Jintung Kecamatan Ayah pada November lalu, PMI Kebumen berikan bantuan kepada warga yang harus merelokasi rumahnya. Bantuan tersebut berupa uang tunai senilai 20 juta rupiah untuk merelokasi rumah warga. Selain itu, bantuan juga diberikan dalam bentuk paket sembako seperti beras dan mi instan. Baca juga:Ketua […]

  • Bantuan Sosial

    Bantuan Sosial Rp 500 Ribu untuk Sopir, Kernet dan Juru Parkir Cair

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.680
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen merealisasikan rencana pemberian bantuan sosial kepada warga yang terdampak PPKM Darurat. Kali ini penerima bantuan adalah para sopir angkot, kernet hingga juru parkir yang ada di kota Kebumen. Masing-masing menerima bantuan sosial sebesar Rp 500.000. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH memberikan bantuan secara simbolis di Bank Jateng Cabang Kebumen, […]

  • Pemkab Kebumen

    Perubahan Nomenklatur Sejumlah OPD Pemkab Kebumen yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Rab, 5 Jan 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.460
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tahun 2022 kembali terjadi perombakan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di jajaran Pemkab Kebumen. Pemkab Kebumen berupaya melakukan penyederhanaan birokasi dengan melebur dua organisasi perangkat daerah (OPD). Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) digabungkan dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menjadi Dinas Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Kemudian Dinas Perumahan […]

  • Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Merapat! Ini 3 Lokasi Rumah Subsidi Terjangkau di Kebumen

    Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Merapat! Ini 3 Lokasi Rumah Subsidi Terjangkau di Kebumen

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 853
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen menggelar sosialisasi dalam rangka penyediaan rumah subsidi, layak huni, dan terjangkau bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai swasta, dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 KORPRI, berlangsung Rabu 19 November 2025 di Gedung Pertemuan Setda Kebumen. Hadir dalam acara tersebut Bupati, […]

  • Prediksi Jumlah Penumpang KA di Daop 5  Selama Natal dan Tahun Baru

    Prediksi Jumlah Penumpang KA di Daop 5 Selama Natal dan Tahun Baru

    • calendar_month Rab, 18 Des 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.560
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pada masa angkutan Natal 2019 dan tahun baru (Nataru) 2020, jumlah penumpang kereta api (KA) yang naik di wilayah Daop 5 Purwokerto termasuk Kebumen menuju ke berbagai jurusan diprediksi mencapai 283.690 orang. Jumlah tersebut naik sekitar 4 % dibandingkan realisasi tahun 2018/2019 yakni sebanyak 274.777 penumpang. 134 KA akan Melakukan Perjalanan di […]

  • Owner Muncul Group

    Rayakan Tahun Baru Imlek 2574, Owner Muncul Group Bagikan 500 Paket Sembako

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.142
    • 0Komentar

    Setelah itu, saat berpamitan dilakukann tradisi memberikan angpao kepada para tamu yang hendak pulang. Setelah itu, ratusan karyawannya hadir. Mereka nampak sumringah karena mendapat angpao Imlek. Sosok yang Aktif di Kegiatan Kemanusiaan Anggota DPRD Kebumen Dodi Suprijanto menilai Sugeng Budiawan merupakan sosok yang dermawan karena sering membantu kepada warga yang kurang beruntung. Sugeng Budiawan merupakan […]

expand_less