Breaking News
light_mode
Beranda » News » 101 Pelajar di Petanahan Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

101 Pelajar di Petanahan Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Jum, 26 Sep 2025
  • visibility 729
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

PETANAHAN (KebumenUpdate.com) – Sedikitnya 101 pelajar di Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis 25 September 2025. Mereka harus mendapat perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat.

Dari jumlah tersebut, korban berasal dari lima sekolah. Terbanyakd dari Madrasah Wathoniyah Islamiyah (MWI) Karangduwur 54 pelajar. Kemudian SDN Tegalretno 26 pelajar, SDIT Imam Syafii 15 pelajar, SDN Ampelsari lima pelajar, dan PAUD Munggu satu pelajar.

Para pelajar dirawat di dua lokasi berbeda, yakni PKU Muhammadiyah Petanahan dan Puskesmas Petanahan. Banyaknya pasien membuat ruang puskesmas penuh sehingga perawatan dialihkan ke aula dan beberapa ruangan lain.

“Ruang rawat hanya 10 bed. Jadi aula kami gunakan untuk merawat,” ujar Kepala Puskesmas Petanahan, dokter R Sunarko Slamet kepada wartawan.

Pantauan di Puskesmas, pelajar tampak lemas dengan selang infus terpasang. Wajah mereka pucat, namun sebagian mulai pulih setelah mendapat perawatan. “Kondisi pasien secara umum membaik,” kata dokter Sunarko.

Pelajar Mengaku Menyantap Soto dan Perkedel

Hingga Kamis malam, di Puskesmas Petanahan terdapat 28 pelajar masih dirawat, 13 di antaranya masih diinfus karena kondisi tadi sempat ngedrop namun sudah membaik. Sedangkan 15 masih observasi tidak diinfus. Selain itu ada 10 anak yang menjalani rawat jalan. Sementara itu 29 anak yang juga menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Petanahan. 17 rawat jalan, 12 rawat inap.

Sejumlah pelajar mengaku sakit perut, mual, hingga muntah usai makan siang dengan menu soto dan perkedel kiriman dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Gejala muncul sore hari dan semakin parah pada malam harinya.

“Saya makan siang, lalu sore pusing. Malam baru dibawa ke puskesmas,” ungkap salah satu pelajar. Makin Tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • 60,25 Persen Peserta JKN-KIS, Iurannya Ditanggung Pemerintah

    60,25 Persen Peserta JKN-KIS, Iurannya Ditanggung Pemerintah

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.050
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepesertaan program JKN-KIS saat ini didominasi oleh segmen Penerima Bantuan Iuran-Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang merupakan program jaminan kesehatan untuk fakir miskin dan orang tidak mampu. Iuran segmen PBI dibayarkan oleh pemerintah melalui dana APBN maupun APBD. Peserta yang iurannya dibayar oleh pemerintah ini mendapatkan pelayanan yang sama dengan peserta JKN-KIS yang lain […]

  • Ruwat Kabumian: Gunungan Hasil Bumi dan Unggas yang Dilepas Bupati jadi Rebutan Warga

    Ruwat Kabumian: Gunungan Hasil Bumi dan Unggas yang Dilepas Bupati jadi Rebutan Warga

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kemeriahan dan makna mendalam menyelimuti Ruwat Kabumian di Kebumen pada Kamis malam, 26 Juni 2025. Ribuan pasang mata terpukau oleh arak-arakan gunungan hasil bumi yang melambangkan kemakmuran dan rasa syukur, menjadi daya tarik utama dalam gelaran budaya tahunan yang sukses diselenggarakan oleh Pemkab Kebumen bersama para budayawan. Gunungan ini tak hanya indah […]

  • Tak Ada Event KIE di 2024, Expo Keagamaan Sebagai Gantinya

    Tak Ada Event KIE di 2024, Expo Keagamaan Sebagai Gantinya

    • calendar_month Jum, 3 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 5.337
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Event Kebumen International Expo (KIE) yang dua tahun sebelumnya rutin diadakan, tahun ini ditiadakan. Alasan ditiadakannya event KIE dikarenakan terbatasnya anggaran. Menurut Bupati Arif Sugiyanto, konsep KIE idealnya diselenggarakan dua tahun sekali karena membutuhkan anggaran yang cukup besar. Pasalnya, KIE bukan hanya sebatas expo tapi juga pertunjukan musik, seni, dan budaya. Baca […]

  • Jalan Daendels

    Korban Jeglongan Berjatuhan di Jalan Daendels Kebumen, Begini Kondisinya

    • calendar_month Rab, 9 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.678
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kerusakan jalan menjadi problem tahunan yang terus berulang. Curah hujan yang tinggi membuat kerusakan di jalan nasional, jalan provinsi, jalan kabupaten maupun jalan desa. Bahkan kerusakan jalan juga terjadi di jalan nonstatus salah satunya Jalan Daendels. Di sepanjang Jalan Daendels hampir semua mengalami kerusakan parah. Dari pantauan di lapangan, kerusakan jalan mulai […]

  • Pemancing Hilang

    Pemancing Hilang di Pantai Lampon Ditemukan di Pantai Surumanis

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 289
    • 0Komentar

    AYAH (KebumenUpdate.com) – Tim SAR gabungan menemukan seorang pemancing yang dilaporkan terjatuh di kawasan Tanjung Karang Penganten, Pantai Lampon, Kecamatan Ayah, Kebumen, Minggu 26 April 2026 sore. Korban bernama Pawit Riyanto (33) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian intensif. Korban merupakan warga Desa Purwoharjo, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen. Ia sebelumnya dilaporkan hilang […]

  • Kuat Hermawan Santoso

    Kuat Hermawan Santoso Masuk Bursa Pilgub Jateng, Relawan Bolone Mase Kebumen Siap Dukung

    • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.969
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sejumlah nama tokoh muncul dalam bursa kandidat pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024. Salah satu nama yang mengemuka adalah Kuat Hermawan Santoso. Nama Kuat Hermawan Santoso yang merupakan Koordinator Nasional Relawan Bolone Mase mengemuka dalam polling bersanding dengan nama-nama lain seperti Hendrar Prihadi (mantan Walikota Semarang), Sudaryono (Ketua DPW […]

expand_less