Mengenang Kembali R.A.A Tirtokoesoemo dan R.A.A Iskandar Tirtokoesoemo
- account_circle Teguh Hindarto
- calendar_month Sab, 24 Jan 2026
- visibility 1.110
- comment 0 komentar

R.A.A. Tirtokoesoemo dan R.A.A. Iskandar Tirtokoesoemo. Sumber: Soembangsih, Gedenkboek Boedi Oetomo 1908-1918/Istimewa
Dalam sebuah artikel berjudul, Het Inlandschen Ziekenhuis Nirmala te Karanganyar (Rumah Sakit Pribumi di Karanganyar) yang dimuat harian Bataviasch Nieuwsblad (10 Mei 1925) disebutkan perihal tarikh pendirian rumah sakit sbb, “Nirmala didirikan 1 Januari 1919, namun peletakan batu pertama untuk rumah sakit baru dapat dilakukan pada 3 Desember 1922 sementtara pembukaan dilakukan pada 15 Juni 1924 dan disusul aula wanita diresmikan pada 30 April 1925”. Sejak tahun 2018, keberadaan bangunan Nirmala menjadi Puskesmas Karanganyar (Teguh Hindarto, Wetan Kalu Kulon Kali: Mengenang Kabupaten Karanganyar Hingga Penggabungan Dengan Kabupaten Kebumen 1936, Yogyakarta: Deepublish, 2021)
Beliau wafat pada usia 83 tahun di tahun 1967 karena sebuah kecelakaan (terserempet jeep) dan pejabat presiden Suharto nampak hadir dalam sebuah foto yang dimiliki keluarga (Ibid., Teguh Hindarto).

Jika dalam buku dan beberapa artikel saya yang dimuat di blog selalu mengingatkan jasa dan kontribusi beliau sebagai pejabat bumiputra dengan memberikan rekomendasi pemasangan papan penanda cagar budaya serta menjadikan sebagai salah satu nama jalan di Kecamatan Karanganyar, maka di tahun 2024 salah satu dari rekomendasi tersebut telah tercapai dengan ditetapkannya kompleks makam R.A.A. Tirtokoesoemo dan R.A.A. Iskandar Tirtokoesoemo sebagai Cagar Budaya (Surat Keputusan Bupati No 400.6.1/758 Tahun 2024). Menjadikan nama beliau berdua sebagai nama jalan dan mengajukan R.A.A. Tirtokoesoemo sebagai pahlawan nasional menjadi opsi terbuka yang dapat dipertimbangkan oleh pemerintah daerah.
Masa lalu, kunci memahami masa kini. Anda tidak akan mengetahui hal-hal di masa kini (entah berupa bangunan, makam tokoh, kebijakkan dsj) tanpa memahami masa lalu sebagai akar dan latar belakang.
Kiranya, tulisan pendek ini dapat semakin mendekatkan masyarakat mengenai tokoh penting yang saat ini terbaring tenang di kompleks pemakaman desa Karangkemiri. Makin tahu Indonesia
Teguh Hindarto, Founder Historical Study Trips (HST) dan Anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kebumen
- Penulis: Teguh Hindarto








Saat ini belum ada komentar