Pemancing Terbawa Arus Sungai Lukulo
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 24 Nov 2024
- visibility 457
- comment 0 komentar

Pencarian pemancing yang terbawa arus Sungai Lukulo. (Foto: Dok. Basarnas Cilacap)
KARANGGAYAM (KebumenUpdate.com) – Seorang warga Desa Clapar, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen diduga hanyut terbawa arus Sungai Lukulo persisnya di Desa Karangrejo, Karanggayam, Minggu 24 November 2024.
Mugiyanto (33) nama pria tersebut diduga hanyut saat memancing ikan dan terpeleset di Sungai Lukulo. Hingga Minggu malam korban masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan. Operasi pencarian yang melibatkan berbagai pihak itu, hingga Minggu malam belum membuahkan hasil.
Adapun Tim SAR Gabungan terdiri atas Basarnas Cilacap, TNI, Polri, BPBD Kebumen, Kecamatan Karanggayam, Pemdes Clapar, Pemdes Karangrejo, serta komunitas relawan seperti Bagana, Kowarawa, Tagana, Ubaloka, Destana Karangrejo, SAR MTA, RAPI, dan masyarakat setempat.
Baca Juga: Innalillahi, Tiga Bocah Tenggelam di Sungai Lukulo
Koordinator Lapangan Basarnas Cilacap, Nurul Fauzan, menyampaikan bahwa kondisi di lapangan saat ini debit Sungai Lukulo sedang tinggi dengan arus yang deras, sehingga menyulitkan tim dalam penyisiran di titik awal korban dilaporkan hilang.
“Selain itu, cuaca yang kurang mendukung menjadi kendala tambahan,” ujarnya.
Pencarian Dilanjutkan Senin
Dalam upaya pencarian ini, Basarnas dan BPBD Kebumen telah menyiagakan LCR 2 dan 1 rafting serta perlengkapan penyelamatan lainnya. Tim juga terus menyebarluaskan informasi kepada masyarakat untuk membantu proses identifikasi jika ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Upaya pencarian pada hari pertama yaitu melakukan assesment di permukaan air menggunakan thermal UAV, koordinasi dengan keluarga survivor, perangkat desa, saksi, dan potensi SAR yang terlibat,” ujar Kepala Kantor SAR Cilacap M Abdullah.
Baca Juga: Kembali Terjadi, Seorang Bocah Ditemukan Meninggal di Irigasi
Pencarian akan dilanjutkan, Senin 25 November 2024. Tim SAR mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan melaporkan segera apabila menemukan petunjuk yang dapat membantu evakuasi.
“Kami berkomitmen untuk terus melakukan pencarian hingga korban ditemukan,” tambah seraya berharap pencarian segera membuahkan hasil.







Saat ini belum ada komentar