Tim PKM Dosen UPB Berdayakan Kelompok Tani Kakao di Desa Kajoran Melalui Pelatihan dan Pemasaran Digital
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 16 Okt 2025
- visibility 408
- comment 0 komentar

Dokumentasi pelatihan pemasaran. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Universitas Putra Bangsa (UPB) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan petani lokal. Melalui serangkaian kegiatan pelatihan, tim dosen UPB berupaya meningkatkan kapasitas dan daya saing kelompok tani kakao di Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen dalam pengelolaan, pengolahan, dan pemasaran produk berbasis kakao.
Kegiatan ini melibatkan kelompok tani Tani Mulya sebagai mitra utama, dengan pelaksanaan tiga pelatihan utama. Pertama, pelatihan fermentasi kakao yang diselenggarakan pada Senin, 09 September 2025, difokuskan pada peningkatan kualitas biji kakao melalui proses fermentasi yang tepat.
Para peserta dilatih memahami tahapan fermentasi, teknik pengendalian suhu, dan cara menjaga kualitas aroma serta cita rasa cokelat.

Selanjutnya, pada Minggu, 28 September 2025, dilaksanakan pelatihan diversifikasi produk kakao. Dalam kegiatan ini, para petani dibimbing untuk mengolah biji kakao menjadi berbagai produk turunan bernilai tambah, seperti selai cokelat, cokelat batang, cokelat karamel, permen cokelat dan teh yang terbuat dari daun cokelat.
Pelatihan ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru dan menambah pendapatan kelompok tani.
Puncak kegiatan PKM berlangsung pada Jumat, 03 Oktober 2025, dengan pelatihan strategi pemasaran berbasis direct-to-consumer (D2C). Materi ini menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk menjangkau konsumen secara langsung melalui media sosial, marketplace, dan platform digital lainnya.
Melalui pendekatan D2C, produk kakao lokal diharapkan mampu menembus pasar yang lebih luas tanpa bergantung pada pengepul lokal.
Ketua Tim PKM, Heri Mahyuzar, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung keberlanjutan usaha petani kakao.
“Kami ingin kelompok tani di Kajoran tidak hanya mampu menghasilkan kakao berkualitas, tetapi juga memahami bagaimana memasarkan produknya secara modern dan mandiri,” ujarnya.

Kegiatan ini turut didukung oleh anggota tim, Susridar, S.P., M.Si., dan Irawan Wibisonya, S.P., M.Si., yang masing-masing memberikan materi dan pendampingan teknis selama pelatihan berlangsung.
Ketua Kelompok Tani Tani Mulya, Rasito, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas pelaksanaan program ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim dosen UPB yang telah memberikan banyak ilmu dan pendampingan. Melalui pelatihan ini, kami jadi lebih paham cara fermentasi yang benar dan bagaimana memasarkan produk kakao secara digital. Ini sangat bermanfaat bagi kemajuan kelompok kami,” ungkapnya.
Tim PKM Dosen UPB juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Ditjen Risbang Kemdiktisaintek yang telah memberikan dukungan pendanaan melalui Program PKM dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun 2025 di Desa Kajoran, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen.
Dukungan ini menjadi faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan berkelanjutan di bidang pertanian kakao. Dengan adanya program ini, diharapkan kelompok tani Tani Mulya dapat menjadi contoh bagi petani lainnya dalam menerapkan praktik pengolahan dan pemasaran kakao yang berkelanjutan, inovatif, dan berorientasi pasar.







Saat ini belum ada komentar