PDAM-DPUPR Kebumen Koordinasi Bersama, Lanjutkan Penggalian Drainase di Jalan Soekarno-Hatta
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 16 Jul 2022
- visibility 1.590
- comment 0 komentar

Dirut Perumda Air Minum dan Kadinas PUPR menyingkronkan gambar. Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pengerjaan galian jalan untuk saluran drainase di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta terus berlanjut. Agar kejadian pecahnya pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) milik Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa akibat terkena alat berat tak terulang, penggalian mendapatkan pengawasan dari PDAM.
Dari pantauan lapangan tampak Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Zein Musta’in bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Haryono Wahyudi ST MT melakukan koordinasi bersama di lokasi pekerjaan, Sabtu, 16 Juli 2022. Hadir pula dari konsultan dan pekerja lapangan.
Baca Juga: Pipa Bocor Disenggol Ekskavator, 9 Ribu Pelanggan PDAM Kelabakan
Mereka mensingkronkan gambar rencana dan gambar milik PDAM mengingat di area galian terdapat pipa milik PDAM Kebumen dan PDAB Provinsi Jateng. Jadi petugas di lapangan mengetahui posisi maupun kedalaman.
“Saya berharap dengan koordinasi bersama ini, kejadian pecahnya pipa tidak terjadi lagi. Saat ekskavator mulai melakukan penggalian tidak lagi mengenai pipa PDAM,” ujar Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Zein Musta’in di sela-sela koordinasi bersama.
Pelanggan PDAM Diminta Sediakan Bak Penampungan

Petugas mengukur letak dan kedalaman pipa. (Foto: Padmo)
Zein Musta’in mengingatkan kepada pelanggan PDAM untuk menyediakan bak penampungan air. Sehingga saat terjadi aliran mati secara tiba-tiba sampai 15-18 jam, pelanggan masih memiliki cadangan air bersih.
Kepala Dinas PUPR Kebumen Haryono Wahyudi menyampaikan bahwa kerusakan pipa terjadi karena kedalaman bervariasi sehingga ada beberapa yang kemudian terkena ekskavator.
Baca Juga: Aliran PDAM Bumkot dan Pejagoan Mati, Ternyata Ini Sebabnya
“Tapi ini sudah bisa teratasi, dan kita terus melakukan pemantuan dan pembenahan, sehingga ke depan kita yakin tidak ada lagi kerusakan,” ucapnya.
Haryono menambahkan, penggalian drainase itu merupakan bagian kegiatan pemeliharaan Jalan Soekarno Hatta. Pihaknya menargetkan pekerjaan selesai pada 15 Desember 2022.
Saluran Drainase di Jalan Sutoyo Barat

Air sisa kebocoran pipa PDAM akibat terkena alat berat. (Foto: Padmo)
Salah satu titik krusial adalah penggalian untuk drainase karena di dalamnya ternyata ada beberapa pipa air bersih baik milik PDAM Kebumen maupum PDAB Provinsi Jateng.
“Kami mohon maaf soal kemarin karena ada sedikit permasalahan teknis. Saat menggali mengenai pipa PDAM. Tetapi terkait kegiatan kami sudah kolaborasi di lapangan,” ujarnya.
Baca Juga: Banjir di Perkotaan dan Problem Air Salah Jalan
Sementara itu, untuk pembuatan drainase utama Jalan Soekarno-Hatta antara Tugu Lawet sampai Pegadaian. Selain di sisi utara, saluran drainase juga berada di sisi selatan jalan.
Nantinya air mengalir ke arah selatan langsung menuju ke Sungai Luk Ulo. Selain itu, penggalian drainase juga dilakukan di Jalan Sutoyo dari arah Alun-alun sampai ke perempatan Bakso Urip.
“Sedangkan untuk Sutoyo sebelah timur akan dikerjakan tahun depan,” ujar Haryono Wahyudi.







Saat ini belum ada komentar