Ternyata Baru 5,7 Persen Kendaraan Roda Empat di Kebumen Terdaftar di MyPertamina
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 24 Agu 2022
- visibility 4.377
- comment 0 komentar

SPBU sosialisasikan sistem pembelian BBM bersubsidi dengan QR Code melalui standing banner. (Foto: Padmo)
Dengan demikian nantinya akan mendapatkan kode QR yang digunakan untuk transaksi membeli BBM bersubsidi.
“Kami masih melakukan perbaikan dari sisi infrastruktur digitalisasi yang ada di SPBU,” ujarnya.
Kendaraan Terdaftar di Kebumen Masih Minim

Antrean sepeda motor mengisi BBM di SPBU. (Foto: Padmo)
Di Kabupaten Kebumen pengguna kendaraan roda empat, yang sudah mendaftar masih sangat minim yakni kisaran 5,7 persen.
“Sebenarnya makin sedikit yang daftar kita semakin senang. Karena itu bisa merepresentasikan kalau masyarakat itu mampu untuk membeli BBM nonsubsidi. Harapan kami, masyarakat yang sekiranya butuh silahkan mendaftar,” ujarnya.
Imam menambahkan, untuk kendaraan roda empat pembelian BBM sesui ketentuan BPH Migas akan dibatasi sebanyak 60 liter perhari. Kendaraan roda empat angkutan kuota dibatasi 80 liter perhari. Sedangkan untuk kendaran roda enam ke atas dibatasi 200 liter perhari.
Baca Juga: SPB Pertades BUMDes Karya Sejahtera Candirenggo Resmi Beroperasi
Harga keekonomian Pertalite saat ini Rp 17.200/liter. Sedangkan harga subdisi Rp 7.650 dehingga selisihnya hampir Rp 10.000. Sedangkan solar selisihnya Rp 13.000/liter dari nilai keekonomian. Jika masyarakat menggunakan pertalite 5 liter perminggu artinya subsidi negara yang diterima sebesar Rp 50.000. Sebulan sekitar Rp 200.000 dan pertahun Rp 2,4 juta.







Saat ini belum ada komentar