Dihadiri Puluhan Penyair, SRMB Launching Buku Antologi Puisi “Kuputarung 2”
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 4 Agu 2019
- visibility 4.551
- comment 0 komentar

Para pamong SRMB menunjukkan buku antologi puisi "Kuputarung 2"
Hadir juga penyair Bambang Eka Prasetya Nittrimaya dari Magelang, dan Bunga Awalong dari Yogyakarta. Tampak juga Kabid PAUD Dikmas dan Kebudayaan Dra Seha Rahayu MM dan Ketua Umum DKD Kebumen Pekik Sat Siswonirmolo.
Salah satu pamong SRMB, Bambang Indrajeet mengatakan penerbitan buku, terutama buku puisi dan karya sastra lainnya, diupayakan akan menjadi agenda rutin dan dilakukan secara berkelanjutan. Upaya ini dinilai paralel dengan tradisi komunitas pembelajar yang berdiri pada Januari 2003, dimana mayoritas pegiatnya memiliki latar belakang aktivitas seni sastra, selain musik dan teater.
“Ada keinginan untuk melakukan upaya-upaya pemajuan kegiatan seni pada kalangan yang lebih luas, termasuk dikalangan muda terdidik di sekolah pelajar dan mahasiswa” ujar Bambang di sela-sela acara.
Terbitan ketiga, antologi puisi “Kuputarung-2” menjadi bagian lanjut penerbitan buku, setelah buku antologi puisi pertama yang diterbitkan SRMB “Kuputarung-1” antologi bersama (2009), dan “Bulan Menggantung” (2014).
Baca Juga: Puisi Damai Muhammadiyah, Sejukkan Suhu Politik Jelang Pemilu
Pada antologi ini, ada nuansa beragam mulai romantisme dan berbagai kegelisahan, cinta, pengingkaran, kesucian yang hasut, kerinduan yang tragis, kematian yang melangit hingga membumikan teologi.
“Membaca puisi dalam buku antologi itu, pada derajat tertentu serasa menemukan kembali nilai kemanusiaan yang setiap hari seakan semakin terkikis fitrahnya,” kata Aris Panji Ws dalam sekapur sirihnya.
Pitra Suwita menambahkan untuk waktu yang akan datang, akumulasi karya sastra dimungkinkan dengan pendekatan tematik, atau dihimpun melalui lomba penulisan sastra. “Selain lomba baca puisi yang memang sudah dilakukan,” ujarnya. (ndo)









Saat ini belum ada komentar