Solidaritas Bencana, PMI Kebumen Distribusikan Bantuan Kemanusiaan ke Banjarnegara
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sen, 24 Nov 2025
- visibility 283
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kebumen menunjukkan aksi cepat tanggap dengan mengirimkan bantuan logistik dan lima orang relawan untuk penanganan darurat bencana tanah longsor di Desa Pandanarum, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Distribusi bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kebumen, Drs. H. Sabar Irianto, didampingi oleh Pengurus Kabid Penanggulangan Bencana, Drs. Bambang Widadi. Rombongan bantuan bertolak dari markas PMI Kabupaten Kebumen pada Jumat, 21 November 2025.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa mengirimkan bantuan keluar daerah ke Banjarnegara yang sudah beberapa hari terakhir mengalami tanah longsor yang cukup hebat,” ujar Sabar Irianto.
Fokus Bantuan Siap Pakai
Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan mendesak dan siap pakai bagi para penyintas. Logistik tersebut meliputi 50 kg beras, paket sembako, makanan siap saji, baby kit (perlengkapan bayi), hygiene kit (perlengkapan sanitasi), dan family kit (perlengkapan keluarga).
“Bantuan yang kita bawa sifatnya siap pakai, karena dalam kondisi darurat harus segera kita kirimkan agar cepat dimanfaatkan,” tambah Sabar Irianto.
Selain logistik, PMI Kebumen juga mengirimkan lima orang relawan yang memiliki masa tugas satu pekan ke depan. Mereka akan berfokus membantu penanganan di lokasi bencana, khususnya pada sektor dapur umum serta Water, Sanitation, and Hygiene (WASH) atau sanitasi.
“Kami kirimkan relawan yang sudah ahli di bidangnya. Saat ini, tenaga di dapur umum sangat dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan makan para penyintas, dan bidang sanitasi juga sangat diperlukan di tempat-tempat bencana,” jelasnya lebih lanjut.
Data Terkini Bencana dan Imbauan Waspada
Berdasarkan laporan infografis dari PMI Kabupaten Banjarnegara per Minggu, 23 November 2025, tercatat jumlah pengungsi mencapai 1.019 jiwa.
Total korban yang ditemukan meninggal dunia adalah 12 jiwa, sementara 16 jiwa masih dalam proses pencarian. Saat ini, terdapat lima titik pengungsian utama di Posko Situkung, Desa Pandanarum, Banjarnegara.
Di akhir pernyataan, Sabar Irianto juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kebumen.
“Kami menghimbau kepada masyarakat Kebumen untuk selalu waspada karena curah hujan harian sudah cukup tinggi. Kewaspadaan ini terutama ditujukan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan tinggi,” pungkasnya. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar