Seniman Campursari Berjalan Kaki 13 Kilometer, Adukan Nasib ke Bupati
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 19 Agu 2021
- visibility 3.833
- comment 0 komentar

Sutim saat akan memasuki halaman Pendopo Rumdin Bupati Kebumen. Foto: Istimewa)
Sutim berharap apapun kebijakan pemerintah, sekiranya yang memihak kepada para seniman. Apabila mendapatkan kesempatan untuk pentas, para seniman juga siap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Saat ini masyarakat yang akan menggelar hajatan pun masih ketakutan aparat akan membubarkan.
“Seandainya kami boleh pentas dengan protokol kesehatan atau bagaimana. Saat ini yang punya hajat ketakutan, mau nanggap ketakutan. Kami seniman mau makan apa kalau begini terus,” keluhnya.
Pentas di Pendopo

Para seniman foto bersama Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH. (Foto: Istimewa)
Sementara itu, sesampainya di pendopo rumah dinas bupati, sejumlah seniman turut bergabung. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto menyambut baik para seniman itu. Bupati merasa prihatin dengan kondisi para seniman saat ini. Untuk itu dia berjanji akan memulai kegiatan berkesenian dari pendopo rumah dinasnya, supaya mereka bisa berkarya dan mendapatkan rezeki.
Kondisi seperti ini, kata bupati, semua lapisan masyarakat merasakannya. Akan tetapi yang paling penting bersama-sama dalam menanggulangi Covid-19. Jadi keselamatan itu yang paling penting untuk saat ini. Selama ini para seniman juga telah mendukung program dari pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan.
“Pak sutim ini mewakili kawan-kawannya sudah menjerit bahwa karyanya tidak bisa terekspos dengan baik,” ucapnya.
Baca Juga: Seniman Ebleg Deklarasi Dukung Arif-Rista di Pilbup Kebumen, Ini Alasannya







Saat ini belum ada komentar