Ratusan Warga Desa Wadasmalang Demo, Nilai Penanganan Kasus Korupsi Lamban
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 13 Mei 2022
- visibility 6.332
- comment 0 komentar

Ratusan warga Desa Wadasmalang menggelar aksi unjukrasa di kantor desa setempat. (Foto: Istimewa)
Warga meminta penengakan hukum dan keadilan.
“Jangan sampai kendor. Itu ada kendala apa, sih. Sudah jelas saudara Hadi telah mengakui dan membuat surat pernyataan yang diketahui oleh kepala desa, sekretaris dan perangkatnya. Jadi kurang bukti apa? Lama-lama masyarakat tidak kuat menahan emosi dan amarah. Sehingga hari ini menggelar audiensi, termasuk menyampaikan aspirasi masyarakat untuk menuntut keadilan. Jangan sampai pemerintah desa maupun tim penyidik tipikor terkesan menutup-nutupi masalah,” ujarnya.
Terkesan Lamban
Wiji menyampaikan bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan ke Tipikor Polres Kebumen dari tanggal 24 Februari 2022. Tetapi sampai sekarang terkesan lambat. Pihaknya belum menerima lagi Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) dari kepolisian.
“Masyarakat tidak sabar menginginkan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujarnya.
Kepala Desa Wadasmalang Darimun menyampaikan bahwa nilai kerugian yang ditimbulkan diperkirakan Rp 257 juta. Jumlah itu sesuai dengan pengakuan yang bersangkutan. Anggaran tersebut berasal dari dana desa (DD), alokasi dana desa (ADD), Pendapatan Asli Desa (PADes) dan Banprov 2021.









Saat ini belum ada komentar